Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR di atas 1 meter merendam wilayah Kecamatan Tomilito, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, sejak Minggu (13/11) sore, pukul 17.55 Wita, dan terparah merendam Desa Leyao.
"Mohon kami dikirimkan bantuan perahu karet untuk membantu warga mengungsi di tempat aman," kata Kepala Desa Leyao, Kecamatan Tomilito, Arfan Muhsin, di Gorontalo, Minggu.
Ia mengatakan tiga dusun di wilayah itu terendam banjir dengan arus deras akibat curah hujan tinggi.
Air datang dari wilayah hutan dan mengalir sangat deras hingga warga tak sempat menyelamatkan harta benda, juga kesulitan mengevakuasi diri dan anggota keluarga ke tempat aman.
"Seluruh rumah terendam banjir. Dengan kondisi arus air yang sangat kencang, kami mohon bantuan perahu karet. Saya pun hingga saat ini sulit menyeberang dari rumah untuk memantau kondisi masyarakat," katanya.
Tiga dusun di desa tersebut, dihuni 210 kepala keluarga atau 1.966 jiwa. Seluruhnya, kata Arfan, terdampak banjir.
Tokoh pemuda wilayah Tomilito, Army Syahrudin Buna, mengatakan 3 desa di kecamatan tersebut tergolong rawan banjir, yaitu Desa Leyao, Bubode dan Milango.
Baca juga: Jalan dan Jembatan di Cianjur Selatan Banyak yang Rusak
Sejak Minggu sore, beberapa dusun di Desa Milango juga terendam banjir, bahkan untuk masuk ke 3 desa ini melalui Desa Milango, warga yang menggunakan motor dan mobil akan mengalami kesulitan sebab di dusun Milango bawah, air merendam permukiman mencapai lutut orang dewasa atau 50 cm dengan kondisi jalan berlubang.
"Kondisi ini sangat rawan untuk dilalui," katanya.
Hal yang sama terjadi di Desa Bubode. Air di daerah aliran sungai hampir meluber ke jalan dan permukiman warga dengan kondisi curah hujan yang tinggi.
"Kami berharap, bantuan segera datang. Khususnya membantu warga terdampak mengungsi ke tempat aman," katanya.
Sementara itu, Koordinator Pos SAR Gorontalo Utara, Anto Hurain, mengatakan pihaknya telah menerjunkan tim ke wilayah terdampak banjir.
"Tim kami telah menuju lokasi, dilengkapi sejumlah peralatan khususnya perahu karet," katanya.
Ia berharap bisa melewati beberapa medan yang terendam banjir untuk membantu evakuasi warga.
Beberapa desa dilaporkan terendam banjir di wilayah Kecamatan Tomilito, yaitu Desa Jembatan Merah, Milango, Leyao, dan Bubode. (Ant/OL-16)
Pembangunan Pelabuhan Internasional Anggrek memiliki prioritas dalam melibatkan seluruh elemen warga lokal Gorontalo Utara, termasuk penyerapan tenaga kerja warga lokal.
Selain Pelabuhan Anggrek, juga akan dibangun Kawasan Industri yang direncanakan untuk menjadi pusat pengumpulan sumber daya pertanian dan perikanan dari kawasan Indonesia Timur
Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel mengatakan bahwa rakyat jangan jadi penonton pembangunan. Karena tujuan pembangunan adalah memajukan dan menyejahterakan rakyat.
UPACARA pengibaran bendera pada peringatan hari kemerdekaan Indonesia yang ke 78 di warnai aksi heroik oleh seorang siswa di Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo.
Jutaan ekor udang laut masuk ke pemukiman warga Dusun Pongoala, Desa Buladu, Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo.
Gobel menyebut, munculnya harapan kemajuan Gorontalo ditandai oleh hadirnya tiga proyek strategis besar.
Luas panen dan produksi padi di Gorontalo
Ribuan mushaf tersebut akan disalurkan melalui lembaga pendidikan Islam, masjid, dan komunitas pengajar Alquran di berbagai desa.
Kunjungan Duta Besar Australia untuk Indonesia Rod Brazier di Manado juga merayakan hubungan pendidikan antara Indonesia dan Australia.
Video yang diduga direkam pada Juni 2025 itu menunjukkan Wahyudin Moridu dari Fraksi PDIP sedang berada di dalam mobil bersama seorang wanita yang diduga selingkuhannya
Objek Wisata Oluhuta Paradise di Gorontalo
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved