Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMBERIKAN layanan terbaik kepada nasabah adalah sebuah kewajiban bagi lembaga keuangan.
Hal inilah yang mendasari Bank Lestari Banten (BPR) meresmikan kantor cabang terbaru Bank Lestari Banten (BPR) yang berlokasi di Foresta Business Loft, Tanggerang, Banten.
Dengan dibukanya kantor cabang baru ini, Bank Lestari Banten (BPR) berupaya untuk selangkah lebih dekat dengan nasabah dan memberikan pelayanan terbaik dengan cepat.
Peresmian kantor cabang baru Bank Lestari Banten (BPR) ini dilaksanakan pada Selasa (8/11) bertempat di Bank Lestari Banten (BPR) Kantor Cabang Foresta, Foresta Business Loft 6 Lot 8-9, Kelurahan Lengkong Kulon, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten.
Peresmian ini mengundang Kepala OJK Kantor Regional 1 DKI Jakarta dan Banten Roberto Akyuwen, serta Ketua Perbarindo DKI Jaya dan Sekitarnya Ricardo Simatupang.
Acara peresmian juga dihadiri Alex Purnadi Chandra selaku Founder Lestari Group, Ontaryo Chandra selaku Komisaris Utama Bank Lestari Banten (BPR), dan jajaran direksi serta komisaris Lestari Group lainnya.
Pada kesempatan ini, Roberto Akyuwen selaku Kepala OJK Kantor Regional 1 menyampaikan harapannya agar BPR semakin bertumbuh di tahun-tahun berikutnya.
Baca juga: Turunkan Gizi Buruk, Bank Lestari Jakarta (BPR) Adakan Kegiatan Lestari For Kids
"Resesi ekonomi tahun 2023 memang membuat khawatir. Kita semua boleh khawatir tapi jangan takut berlebihan karena pertumbuhan ekonomi kita masih stabil di 5,5% per kuartal," kata Roberto.
"Apalagi industri BPR yang terus tumbuh dan bisnisnya meningkat meski di masa pandemi. Kita tetap harus positif industri BPR akan terus tumbuh di tahun-tahun mendatang," ujar Roberto.
Ia juga menambahkan agar seluruh BPR di Indonesia bisa berkolaborasi dan tumbuh bersama.
Dalam keterangan pers, Kamis (10/11), Eka Desyanti selaku Direktur Utama Bank Lestari Banten (BPR) menyampaikan harapannya terkait kantor cabang baru dari Bank Lestari Banten (BPR).
"Kami berharap, pembukaan kantor cabang baru ini bisa membawa inspirasi dan ide-ide baru untuk pelayanan kita serta bisa menjadi wadah bagi BPR-BPR di Indonesia khususnya yang ada di wilayah Banten untuk saling berkolaborasi untuk membawa harapan-harapan baru bagi perekonomian masyarakat," tutup Eka. (RO/OL-09)
Back to Back Loan merupakan program pinjaman yang memungkinkan nasabah memperoleh kredit dengan menjaminkan dana simpanan mereka sendiri di bank yang sama.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 24 Tahun 2025 tentang Pengelolaan Rekening pada Bank Umum
AFTECH dan Perbanas menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi antara perbankan dan fintech sebagai langkah krusial dalam memperluas akses kredit nasional.
Menurutnya, pemerintah daerah justru membutuhkan anggaran untuk dibelanjakan untuk pembangunan daerah.
DPR RI desak pemerintah daerah klarifikasi dana Rp234 triliun yang mengendap di bank.
Finnet aktif membantu proses penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan mesin electronic data capture (EDC) di salah satu Bank BUMN.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Menurut Pramono, pencatatan saham Bank Jakarta di BEI tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan publik, tetapi juga mendorong profesionalisme perusahaan.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah menarik dana pemerintah sebesar Rp75 triliun dari total penempatan Rp276 triliun Saldo Anggaran Lebih (SAL) di sistem perbankan.
MANTAN Kepala PPATK Yunus Husein menilai pemajangan uang tunai hasil rampasan kasus korupsi dan sitaan negara oleh aparat penegak hukum tidak diperlukan dan cenderung tidak efisien.
PERUBAHAN status Bank Syariah Indonesia (BSI) menjadi persero dinilai memperkuat posisi bank tersebut, terutama dari sisi kredibilitas dan persepsi keamanan.
Bank Indonesia (BI) menyebut penurunan suku bunga kredit perbankan cenderung lebih lambat. Karena itu, BI memandang penurunan suku bunga kredit perbankan perlu terus didorong.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved