Rabu 09 November 2022, 21:20 WIB

Ribuan Aremania Peringati 40 Hari Tragedi Kanjuruhan dengan Doa Bersama

mediaindonesia.com | Nusantara
Ribuan Aremania Peringati 40 Hari Tragedi Kanjuruhan dengan Doa Bersama

ANTARA/H Prabowo
Ribuan Aremania doa bersama dalam peringatan 40 hari Tragedi Kanjuruhan di halaman Stadion Kanjuruhan, Malang, Rabu (9/11) malam.

 

RIBUAN pendukung Arema FC atau yang dikenal Aremania menggelar doa bersama untuk memperingati 40 hari peristiwa tragedi yang menyebabkan 135 orang meninggal dunia di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (9/11).
 
Aremania mulai mendatangi kawasan Stadion Kanjuruhan, pada Rabu petang kurang lebih pukul 18.30 WIB. Doa bersama tersebut dilakukan tepat di depan pintu masuk VIP Stadion Kanjuruhan dan diikuti oleh ribuan Aremania serta sejumlah elemen masyarakat lainnya.
 
Media Officer Arema FC Sudarmaji mengatakan bahwa dalam kesempatan itu seluruh pemain Singo Edan, manajemen, ofisial tim termasuk karyawan Arema FC mengikuti doa bersama untuk memberikan doa terbaik kepada korban tragedi Kanjuruhan.
 
"Kami ingin mengirimkan doa terbaik untuk para korban," kata Sudarmaji.
 
Sebelum memanjatkan doa untuk para korban meninggal dunia akibat tragedi usai pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya tersebut, sejumlah perwakilan menyalakan lilin yang membentuk tulisan Arema.
 
Setelah itu, ribuan Aremania bersama sejumlah elemen masyarakat lainnya melantunkan doa bersama yang dimulai kurang lebih pada pukul 20.00 WIB. Terlihat seluruh pemain Arema FC juga turut serta dalam doa bersama untuk para korban tersebut.


Baca juga: KNVB Kirim Karangan Bunga, Bukti Tragedi Kanjuruhan Jadi Duka Dunia


Sementara itu, pelatih Arema FC Javier Roca menambahkan skuad Arema FC selalu mendoakan Aremania yang menjadi korban dalam peristiwa memilukan pada 1 Oktober 2022 tersebut. Ia berharap, para korban tersebut damai di sisi Sang Pencipta.
 
"Setiap ada kegiatan apa pun, kita selalu mendoakan Aremania yang menjadi korban. Semoga damai di sisi-Nya," katanya.
 
Sebelum mengikuti doa bersama tersebut, para pemain Arema FC juga
menyempatkan diri untuk berdoa di depan pintu 13 Stadion Kanjuruhan. Pada pintu 13 itu, merupakan tempat dimana paling banyak korban meninggal dunia para malam tragedi itu.
 
Pada Sabtu (1/10), terjadi kericuhan usai pertandingan antara Arema FC dan Persebaya Surabaya dengan skor akhir 2-3 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Kekalahan itu menyebabkan sejumlah suporter turun dan masuk ke dalam area lapangan.
 
Kerusuhan tersebut semakin membesar di mana sejumlah flare dilemparkan termasuk benda-benda lainnya. Petugas keamanan gabungan dari kepolisian dan TNI berusaha menghalau para suporter tersebut dan pada akhirnya menggunakan gas air mata.
 
Akibat kejadian itu, sebanyak 135 orang dilaporkan meninggal dunia akibat patah tulang, trauma di kepala dan leher dan asfiksia atau kadar oksigen dalam tubuh berkurang. Selain itu, dilaporkan juga ada ratusan orang yang mengalami luka ringan termasuk luka berat. (Ant/OL-16)

 

Baca Juga

ANTARA

UMK Jawa Barat Telah Ditetapkan, Ini Daftarnya

👤Naviandri 🕔Kamis 08 Desember 2022, 19:02 WIB
GUBERNUR Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil telah menetapkan besaran upah minimum kabupaten/kota yang...
ANTARA

Harga Kebutuhan Pokok di Kota Sukabumi Fluktuatif Jelang Nataru

👤Benny Bastiandy 🕔Kamis 08 Desember 2022, 18:50 WIB
HARGA sejumlah komoditas kebutuhan masyarakat di Kota Sukabumi, Jawa Barat, terpantau masih berfluktuasi menjelang Natal 2022 dan Tahun...
DOK MI

Jelang Libur Nataru, Kota Pekalongan Siaga Lonjakan Covid-19

👤Akhmad Safuan 🕔Kamis 08 Desember 2022, 18:33 WIB
MESKIPUN tidak besar dan tidak ada lonjakan kasus covid-19 di Kota Pekalongan, Jawa Tengah, namun menghadapi liburan Natal dan tahun baru...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya