Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Malam Tahun Baru, Pemprov Jatim akan Gelar Doa Bersama di Islamic Center

Faishol Taselan
31/12/2025 15:59
Malam Tahun Baru, Pemprov Jatim akan Gelar Doa Bersama di Islamic Center
Islamic Centre Surabaya.(Dok. Web Islamic Centre Surabaya.)

PEMERINTAH Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) memastikan tidak akan menggelar perayaan pergantian Tahun Baru 2026. Pemprov menggelar doa bersama saat malam tahun baru di Islamic Centre Surabaya.

Sekdaprov Jatim Adhy Karyono di Surabaya, Selasa (23/12) mengatakan tidak ada perayaan di malam tahun baru, sebagai bentuk empati atas musibah bencana yang terjadi di Sumatra.

Pemprov Jatim hanya akan menggelar acara salawat pada Selasa (30/12) malam di Islamic Centre, Surabaya. “Kami hanya ada berselawat tanggal 30 malam di Islamic Center karena kita sedang musibah,”  kata Adhy.

Sekdaprov Jatim itu juga mengimbau kepada bupati/wali kota supaya tidak menggelar acara pesta rakyat dalam rangka berempati kepada saudara-saudara di Aceh, Sumatra Barat dan Sumatra Utara yang masih terdampak bencana.

“Tentu ini juga mengimbau kepada bupati, wali kota di dalam perayaan natal ini tidak terlalu menunjukkan pesta rakyat tapi mungkin untuk bisa berempati dengan musibah yang ada di Sumatera dan Aceh,” jelasnya.

Sementara itu sebelumnya, Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim memastikan mekanisme pengamanan menjelang Natal dan Tahun Baru di Jatim akan berjalan optimal.

Khofifah mengatakan pada momentum Nataru nanti akan ada peningkatan mobilitas masyarakat. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh instansi lintas sektoral dalam memberikan pelayanan.

Di bidang kesehatan, Khofifah meminta agar seluruh fasilitas pelayanan kesehatan, baik rumah sakit maupun puskesmas, dimaksimalkan dan siaga di berbagai titik strategis.

Khofifah juga meminta kesiapan sektor pendukung lainnya, seperti PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik serta Pertamina untuk memastikan ketersediaan stok BBM selama masa libur Nataru. “Kesiapan ini penting mengingat meningkatnya mobilitas masyarakat antar daerah selama libur Natal dan Tahun Baru,” katanya. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya