Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
GERHANA bulan total merupakan peristiwa langka. Hal ini pun tak mau dilewatkan oleh para pelajar di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Mereka mengamati fenomena alam tersebut dengan menggunakan teleskop di Gedung IKIP Muhammadiyah Maumere, Selasa (8/11).
Para pelajar terdiri dari siswa SMA dan SMP. Pengamatan tersebut difasilitasi oleh Pusat Studi Astronomi IKIP Muhammadiyah Maumere dan Komunitas Langit Sikka.
Ketua Pusat Studi Astronomi IKIP Muhammadiyah Maumere Adi Jupriansah menuturkan pengamatan gerhana bulan total dilakukan dengan menggunakan satu teleskop yang dimulai sejak sore hingga malam. Dalam pengamatan gerhana bulan total ini, ia mengaku cuaca di Kabupaten Sikka dalam keadaan buruk disertai dengan rintik hujan sehingga menghalangi aktivitas pengamatan.
"Sebenarnya tadi bisa kita melihat gerhana bulan, tetapi cuacanya pas sedang berawan sehingga bulan kadang muncul, kadang hilang tidak bisa melihat utuh. Cuaca lah yang membuat kita tidak bisa melihat secara utuh," kata Adi.
Baca juga: Tertutup Awan Tebal, Gerhana Bulan tidak Terlihat di Medan
Dia pun menuturkan cuaca buruk melanda Kabupaten Sikka sejak pukul 14.00 Wita, sehingga membuat aktivitas pengamatan kurang memuaskan. Selain melibatkan pelajar, pengamatan juga dilakukan bersama mahasiswa IKIP Muhammadiyah Maumere dari jurusan IPA dan pendidikan Kimia.
"Usai pengamatan bersama gerhana bulan total, kita laksanakan salat gerhana dan diskusi dengan LPPAIK IKIP Muhammadiyah Maumere," ungkapnya.(OL-5)
Februari 2026 menghadirkan parade planet langka. Merkurius, Venus, Neptunus, Saturnus, Uranus, dan Jupiter akan terlihat bersamaan, puncaknya pada 28 Februari.
Penemuan baru ini telah dipublikasikan pada jurnal Nature Astronomy yang menjelaskan bahwa katai putih langka kemungkinan berasal dari penggabungan bintang
Komet C/2026 A1 (MAPS), anggota Kreutz sungrazer yang langka, diprediksi dapat bersinar terang di langit Bumi pada April 2026, seterang Venus, jika bertahan dari panas Matahari.
Teleskop raksasa Tiongkok ini akan ditempatkan di Kota Delingha, Provinsi Qinghai, pada ketinggian sekitar 4.800 meter di atas permukaan laut.
Asteroid KY26, target terbaru misi Hayabusa2, ternyata jauh lebih kecil dari perkiraan. Observasi teleskop dunia, termasuk Very Large Telescope (VLT) di Chile dengan dukungan radar.
Baru-baru ini, Teleskop Luar Angkasa Hubble berhasil menangkap gambar sebuah bintang yang meledak menjadi supernova, baik sebelum maupun sesudah.
DI tengah khidmat Ramadan, fenomena alam menakjubkan menyapa langit Indonesia.
Benarkah gerhana bulan tanda bencana? Simak 5 mitos gerhana bulan dari berbagai budaya dunia, mulai dari naga langit hingga jaguar, serta fakta astronominya.
OBSEVATORIUM Astronomi Itera Lampung (OAIL) akan menggelar pengamatan fenomena Gerhana Bulan Total yang diperkirakan terjadi pada Selasa, 3 Maret 2026.
Pada tanggal 3 Maret, gerhana bulan total dapat terlihat pada malam hari di Asia Timur dan Australia serta sepanjang malam di kawasan Pasifik.
Tahun 2026 menghadirkan 4 fenomena gerhana matahari dan bulan. Cek jadwal lengkap dan satu-satunya gerhana yang bisa diamati dari Indonesia di sini.
Warga memadati Taman Ismail Marzuki, Jakarta, untuk berburu momen langka gerhana bulan total atau blood moon, Minggu (7/9) malam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved