Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM dari Badan SAR Nasional (Basarnas) Pos Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, mencari Andika, 29, warga Desa Meunasah Teungoh, Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, yang dilaporkan hilang terseret arus sungai di kawasan wisata Krueng Isep, Kecamatan Beutong, kabupaten setempat, Kamis (3/11) sore.
"Korban dilaporkan hilang saat menyeberang sungai hendak ke kebun," kata Koordinator Basarnas Pos Meulaboh, Aceh Barat, Liza Irwansyah, Kamis.
Ia mengatakan awalnya korban Andika diduga hendak pergi ke kebun miliknya seorang diri di kawasan Krueng Isep, Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya, dengan cara menyeberang sungai.
Baca juga: Minibus Hantam Dua Sepeda Motor di Aceh Besar, Tiga Orang Tewas
Namun, saat berusaha menyeberang sungai dalam kondisi guyuran hujan, di tengah sungai, tiba-tiba air naik sehingga kemudian korban terseret arus.
Saat kejadian itu, rekan korban sempat melihat korban terseret arus, kemudian kejadian tersebut dilaporkan kepada aparat desa dan Basarnas guna dilakukan upaya pencarian.
"Saat ini kami masih bergerak menuju ke lokasi kejadian untuk mencari keberadaan korban," kata Liza menambahkan.
Dalam upaya pencarian tersebut, pihaknya mengerahkan lima orang personel dan sejumlah peralatan lainnya. (Ant/OL-16)
Kementerian PUPR bersama TNI AD membangun kembali delapan kilometer jalan untuk memperlancar transportasi dan memulihkan layanan dasar warga pedalaman pascabencana hidrometeorologi.
Meski sosialisasi dan larangan terus dilakukan Polres Aceh Barat, pembukaan lahan dengan cara membakar masih terjadi, dengan luas karhutla di Aceh Barat.
Berdasarkan data Sat Intelkam Polres Aceh Barat permintaan pengurusan SKCK membludak sejak dua hari terakhir yang mencapai 500 pemohon perhari.
Rafa, 15, seorang remaja harus menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat karena diserang seekor buaya.
Sebanyak 20 desa yang tersebar di empat kecamatan di Kabupaten Aceh Barat terendam banjir dengan ketinggian antara 30 cm hingga 40 cm. Kondisi tersebut masih terjadi pada Rabu (5/3) malam.
KEMENTERIAN Agama (Kemenag) RI melalui Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren mengaku sangat prihatin atas peristiwa penyiraman air cabai pada santri di Aceh Barat.
Menjelang 12 hari memasuki Bulan Suci ramadan 1457 H, kondisi warga penyintas banjir besar di Aceh Tengah masih sangat memprihatinkan.
Ini merupakan bentuk kepedulian USK terhadap mahasiswa terdampak sekaligus upaya meringankan beban ekonomi mereka.
Mahasiswa diingatkan agar sebaik mungkin menghindari hal-hal yang merugikan.
Untuk menutupi kebutuhan pupuk tanaman padi, mereka harus beralih ke pupuk nonsubsidi.
Sebanyak 20 sumur bor berteknologi RO dibangun di wilayah terdampak banjir Aceh untuk menyediakan air bersih dan mendukung pemulihan warga.
Dampak dari kondisi cuaca ini, kata dia, juga berpotensi terjadi gelombang tinggi yang berkisar antara 1,5 meter hingga 2,5 meter di perairan wilayah Aceh bagian barat dan selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved