Kamis 03 November 2022, 12:35 WIB

Dua Kadis di Sikka Dicopot Dijadikan Staf Ahli Bupati Robby Idong

Gabriel Langga | Nusantara
Dua Kadis di Sikka Dicopot Dijadikan Staf Ahli Bupati Robby Idong

MI/Gabriel Langga
Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo melantik dua pejabat menjadi staf ahli Bupati Sikka, Kamis (3/11/2022)

 

BUPATI Sikka Fransiskus Roberto Diogo secara resmi mencopot dua kepala dinas dari jabatannya. Dua kadis yang dicopot yakni Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sikka Ir. Hendrikus Blasius Sali dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kensius Didimus. Selanjutnya keduanya pun dilantik dan mengisi jabatan baru sebagai staf ahli Bupati Sikka, Kamis (3/11).

Menurut Bupati Sikka yang biasa disapa Robby Idong, opini selama ini yang berkembang bahwa menjadi staf ahli bupati dianggap sebagai hukuman itu salah. Padahal, menjadi staf ahli merupakan pekerjaan yang sangat hebat.

"Orang selalu menganggap bahwa staf ahli itu orang buangan. Ini yang salah.  Staf ahli itu orang yang paling dekat dengan bupati setelah istri bupati. Menjadi Staf Ahli bupati itu pekerjaan yang sangat hebat, sehingga jangan menganggapnya sebagai hukuman. Anggapan menjadi staf ahli adalah hukuman merupakan sebuah tradisi yang jelek," ujar dia.

Ia pun mengaku bahwa selama menjadi Bupati Sikka dan memimpin daerah ini, dirinya belum merasakan adanya staf ahli Bupati yang selalu mendampinginya mulai dari memberikan masukan atau dalam hal pengambilan kebijakan.

Ia pun mencontohkan di Provinsi bahwa staf ahli gubernur sangat berfungsi. "Kemana gubernur hadir, staf ahli hadir. Malah ada juga staf khusus. Sehingga bisa memberi masukan kepada gubernur saat itu juga."

Untuk itu, ujar Robby Idong, staf ahli Bupati itu sangat berperan aktif dalam  mempengaruhi kebijakan seorang Bupati terutama dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak. "Jadi yang dilantik ini adalah staf ahli bupati bukan staf ahli Sekda," tegas dia.

Dirinya pun berharap agar kedua Pejabat Senior yang dilantik dan memiliki pengalaman yang besar bisa membantu Bupati meski nanti masa jabatannya sebagai bupati akan berakhir di 20 September 2023 mendatang. "Pekerjaan staf ahli itu bisa mempengaruhi kebijakan. Dua senior ini punya pengalaman yang besar. Kami harapkan bisa membantu bupati," pungkas Robby Idong. (OL-13)

Baca Juga: Puluhan Desa di Flotim tidak Dapat Sinyal, Siswa Kesulitan Belajar Daring

 

Baca Juga

Ist

Relawan Puan Gelar Beragam Kegiatan di Parepare dan Barru, Sulsel

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 14:58 WIB
Rangkaian kegiatan dimulai di Kota Parepare dengan pembagian 150 karung beras berukuran lima kilogram untuk warga kurang mampu di...
MI/HO

Laju Delman di Kuningan Meriahkan Dukungan untuk Ganjar

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 14:05 WIB
Perwakilan DPW Jawa Barat, Kamila, menyebut Delman tetap menjadi transportasi favorit di Kabupaten Kuningan karena menjadi simbol kota...
MI/Moh Irfan.

30 Ribu Warga Riau Tunggu Kedatangan Anies Baswedan Besok

👤Fitra Asrirama 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 13:08 WIB
Sekitar 30 ribu warga menunggu kedatangan Anies Baswedan di Provinsi Riau. Berbagai persiapan dilakukan untuk menyambut bakal calon...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya