Kamis 03 November 2022, 08:30 WIB

Mulai Hari Ini Tarif Kapal Fery Basel-Belitung Naik 13 Persen

Rendy Ferdiansyah | Nusantara
Mulai Hari Ini Tarif Kapal Fery Basel-Belitung Naik 13 Persen

MI/PAlce Amalo
Sejumlah armada milik PT ASDP Indonesia Fery Cabang Kupang sandar di dermaga Pelabuhan Bolok, Kamis (24/1

 

DAMPAK kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi membuat tarif angkutan kapal roro (Fery) rute Sadai Bangka Selatan -Tanjung Ru Belitung naik sebesar 13 hingga 17 persen.

"Kenaikan tarif ini dampak dari kenaikan BBM sejak September lalu. Meski ada kenaikan, juga ada peningkatan pelayanan dan kapasitas," kata Kabid Angkutan Pelayaran Dishub Babel, Nadirsyah, Kamis (3/11/2022).

Nadirsyah mengatakan, dasar penentuan kenaikan tarif ini sesuai Surat Keputusan (SK) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Nomor 188.44/696/DISHUB/2022  berlaku sejak 1 November 2022.

Ia menyebutkan. Untuk jenis muatan penumpang kelas ekonomi, dewasa sebelumnya Rp 115 ribu per orang, naik Rp 15 ribu atau 13 persen menjadi Rp130 ribu. Untuk penumpang bayi yang sebelumnya Rp12 ribu per orang, naik Rp2 ribu atau 17 persen lebih, menjadi Rp14 ribu.

Selanjutnya. Untuk kendaraan golongan VII yang sebelumnya Rp6.565.000 per unit, naik Rp 912 ribu menjadi Rp 7.477.000,-. Kendaraan golongan VIII dari sebelumnya Rp 9.305.000,- per unit, naik Rp 1.294.000,- menjadi Rp 10.599.000,-. Dan kendaraan golongan IX dari sebelumnya Rp
13.450.000,- naik 1.873.000,- menjadi Rp 15.323.000,-.

"Untuk kendaraan golongan VII, VIII dan IX kenaikan tarifnya sama, di 14 persen dari tarif sebelumnya. Persentase kenaikan ini lebih rendah jika dibanding daerah lainnya yang mencapai 20 persen bahkan lebih," ujarnya.

Sementara GM ASDP Cabang Bangka, Christopher mengatakan, adanya kenaikan harga BBM yang terjadi pada 3 September sebesar 23 persen, berdampak pada biaya pokok produksi kapal, sehingga ASDP dan pemerintah daerah sepakat mengubah tarif angkutan lintasan Sadai ke Tanjung Ru.

"Meskipun ada kenaikan tarif, namun ada juga peningkatan pelayanan yang kita lakukan, dari peningkatan kapasitas muat yang awalnya satu kapal hanya bisa menyeberangkan 9 kendaraan dengan 100 orang penumpang, sekarang dapat menyeberangkan 20 kendaraan sampai 300 orang. Kapasitas yang kita tingkatkan juga ada kelas ekonomi, VIP dan eksekutif," kata Christopher.

Christopher menjelaskan, meski harga BBM sudah naik sejak September lalu, tarif angkutan ini belum naik karena dari September sampai Oktober, masih ada perbaikan di dermaga sadai, sehingga operasional dari Sadai ke tanjung ruh dihentikan sementara.

"Selama ada perbaikan di dermaga, kita tidak ada kerugian, hanya penurunan produksi saja yang biasa 100 persen hanya 40 persen meski biaya meningkat," ujarnya.(OL-13)

Baca Juga: Kenaikkan Tarif Angkutan Penyeberangan Dinilai Terlalu Kecil

 

Baca Juga

MI/VOUCKE LONTAAN

Kapolda Sulawesi Utara Irjen Setyo Budiyanto Sidak Sejumlah SPBU di Kota Manado

👤Voucke Lontaan 🕔Sabtu 10 Desember 2022, 12:35 WIB
Kapolda menerima laporan dari masyarakat terkait adanya antrean di SPBU untuk mendapatkan BBM jenis...
dok.humas pemprov jateng

Festival Adat Budaya Nusantara II di Jateng, Ganjar Sambut Raja-Raja se-Nusantara

👤Haryanto 🕔Sabtu 10 Desember 2022, 12:00 WIB
SEBANYAK 264 utusan kerajaan, lembaga adat, dan suku seluruh Nusantara menghadiri acara Festival Adat Budaya Nusantara ke-II di Kawasan...
Dok. DPR RI

RS Adi Husada Undaan Wetan Dinilai Layak  Bagi Pelayanan Kesehatan Dewan

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 10 Desember 2022, 09:58 WIB
"Kami dari BURT sudah meninjau langsung dan RS Adi Husada kita nyatakan layak untuk memberikan pelayanan kepada Anggota DPR dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya