Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJAK pertama kali menjabat sebagai Presiden, Joko Widodo merupakan Presiden yang paling sering berkunjung ke tanah Papua. Jokowi tercatat kurang lebih telah 15 kali menginjakkan kakinya di Bumi Cendrawasih tersebut.
Hal itu dilakukan sebagai bentuk perhatian, keseriusan, dan kecintaan pemerintah Jokowi terhadap masyarakat Papua untuk membangun berbagai infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan rakyat Papua.
Ketua Umum Rampai Nusantara (RN) Mardiansyah menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) punya perhatian besar terhadap pembangunan di wilayah timur Indonesia, termasuk Papua.
Baca juga: Pengamat Apresiasi Jokowi Keluarkan Perpres Demi Jaga Ketahanan Pangan Indonesia
"Sejak menjabat presiden, Pak Jokowi memiliki perhatian yang sangat besar pada pembangunan di Indonesia wilayah timur termasuk Papua," kata Mardiansyah dikutip, Selasa (1/11).
Menurutnya, kebijakan pemerintah membangun Indonesia sentris sudah tepat, pembangunan tidak lagi hanya fokus di Jawa, melainkan juga ke seluruh wilayah Indonesia, tidak terkecuali wilayah Indonesia Timur.
Kebijakan pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin terhadap pembangunan di wilayah timur Indonesia, kata Mardiansyah, sudah terbukti dan lebih baik.
"Kebijakan presiden tersebut sudah terlihat hasilnya, terutama infrastruktur di Papua saat ini yang sudah jauh lebih baik," ucapnya.
Mardiansyah juga memastikan, dirinya bersama pengurus RN Papua terus mendukung kebijakan pembangunan infrastruktur Presiden Jokowi, lantaran hal tersebut demi kemajuan dan kesejahteraan rakyat.
Wilayah Indonesia Timur, khususnya tanah Papua, kata Mardiansyah memiliki sumber daya alam yang melimpah sudah seharusnya dimaksimalkan untuk percepatan pembangunan dan kesejahteraan rakyat Papua.
"Rampai Nusantara di Tanah Papua memiliki semangat untuk bisa memastikan, mengawal dan mendorong keadilan dan kesejahteraan rakyat Papua," ungkapnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo tercatat melakukan kunjungan kerja yang ke-15 kalinya ke Provinsi Papua selama menjabat. Terakhir Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Papua didampingi Ibu Negara Iriana, pada Agustus 2022.
Saat itu, Presiden Jokowi meluncurkan Papua Football Academy (PFA) di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura.
Mantan Wali Kota Solo itu menyebut tanah Papua terkenal berhasil melahirkan banyak talenta sepak bola nasional seperti Boaz Salossa, Elie Aiboy, Ramai Rumakiek, dan lainnya.
“Tadi, Pak Dirut (Dirut PT Frepoort) sudah menyampaikan Rully Nere, ada yang kenal? Kita ingat juga Yohanes Auri betul? Ada juga kita ingat Aples Tecuari, ada juga yang saya ingat Alexander Pulalo, ada juga Boaz Salossa, ada juga Elie Aiboy, kalau ke sini lagi ada Ramai Rumakiek, dan Ricky Kambuaya,” ujar Jokowi.
Selain meluncurkan PFA, Presiden Jokowi juga membagikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM agar menjaga daya beli masyarakat Papua tetap terjaga.
“Agar daya beli masyarakat, konsumsi masyarakat menjadi lebih baik,” ucap Jokowi. (RO/OL-1)
Kelima warga itu sebelumnya berangkat ke Papua pada 14 Februari 2026 untuk bekerja dalam proyek pembangunan yang dijanjikan oleh seorang mandor.
11 bandara perintis di tiga provinsi Papua kini telah diamankan sepenuhnya oleh pasukan TNI setelah Februari lalu ditutup akibat gangguan keamanan oleh kelompok kriminal bersenjata atau KKB
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya analisis dan evaluasi terhadap kebijakan yang sudah tidak relevan dengan kondisi terkini.
Papua Connection menyerukan penghentian kekerasan bersenjata di Tanah Papua, khususnya yang menyasar warga sipil, guru, dan tenaga kesehatan.
Insiden penyerangan terjadi di Pos Pengamanan PT Kristal Kilometer 38, Kampung Lagari Jaya, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire.
KAPOLRES Nabire AKBP Samuel Tatiratu, mengatakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya menyerang pos milik PT Kristalin yang berlokasi di Makimi, Kabupaten Nabire.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved