Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
TIGA hari pascabencana banjir yang menggenangi wilayah Trenggalek, Jawa Timur, sejumlah pengungsi dan korban banjir mulai terserang berbagai macam penyakit. Demam, pusing, diare, dan gatal-gatal merupakan keluhan umum yang diderita oleh sebagian pengungsi di Kantor Basarnas Trenggalek.
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengatakan, sumber penyakitnya adalah air yang digunakan atau dikonsumsi warga yang kurang bersih, akibat sisa-sisa kotoran yang ditinggalkan pascabanjir. Air tersebut telah mencemari air tanah maupun sumur sejak banjir yang terjadi Senin (17/10/2022).
“Kita telah menerjunkan tim medis dari dinas kesehatan dan puskesmas untuk berkeliling guna menangani sejumlah penyakit yang mulai menderita para pengungsi dan korban banjir,” ujar Mochamad di Trenggalek pada Kamis (20/10/2022).
Mochamad menambahkan, pihaknya akan mengupayakan sumber air atau sumur baru untuk mencukupi kebutuhan terkait air bersih. (Mef/A-3)
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Grup UT akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak serta memperkuat sinergi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah
Peninjauan banjir Pekalongan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan banjir secara berlapis.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
BNPB bersama kementerian/lembaga, pemerintah daerah, unsur TNI/Polri, serta mitra swasta terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang.
Hujan berintensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, memicu banjir dan tanah longsor.
Gempa bumi bermagnitudo 5,5 yang mengguncang Jawa Timur bagian selatan, pada Selasa (27/1) pagi berdampak langsung di Kabupaten Trenggalek.
Salah satu temuan krusial tim adalah ancaman sampah kiriman dari hulu sungai saat curah hujan tinggi. Masalah ini menjadi hambatan serius bagi pertumbuhan bibit mangrove baru.
Kehadiran tim BTB di lokasi bencana mencerminkan komitmen Baznas untuk selalu cepat tanggap, menjadi tangan pertama yang menjangkau mereka yang terdampak musibah.
Pemilihan Trenggalek sebagai lokasi program didasarkan pada potensi lokal yang tinggi dalam pengembangan peternakan domba.
Langkah ini merupakan rangkaian kegiatan Pemberdayaan Desa Binaan (PDB) tahun 2024 menuju Agro-eco Cultural Tourism Jajar Gumregah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved