Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKRETARIS Daerah (Sekda) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Cecep S Alamsyah menegaskan dirinya tidak berminat maju dalam pilkada Cianjur 2024 mendatang. Penegasan ini disampaikan Cecep terkait beredarnya kabar dirinya akan maju pada pilkada 2024.
Sebelumnyan beredar flyer yang seolah-olah menyiratkan Cecep S Alamsyah bakal maju pada pilkada mendatang. Flyer yang saat ini sudah menjadi isu tersebut beredar luas di media-media sosial.
Flyer tersebut memuat foto Sekda Kabupaten Cianjur mengenakan jas dan berpeci. Terdapat tulisan 'Di Atas Bumi Tatar Santri, untuk Cianjur Aku Mengabdi'.
Ditemui di ruang kerjanya, Cecep menepis isu yang beredar tersebut. Cecep mengaku tak merasa pernah membuat atau memesan flyer yang dimaksud.
"Saya tidak tahu itu siapa mana yang membuat itu dan motifnya apa. Kemungkinan ada dua motif yang melatarbelakanginya," terang Cecep, Senin (10/10).
Motif pertama, sebut Cecep, mungkin kalangan itu mendukung atau mendorong terhadap sesuatu yang tidak diketahui Cecep secara pasti. Motif kedua, bisa jadi arahnya bukan mendorong pencalonan pada Pilkada Kabupaten Cianjur 2024.
"Di situ ada tulisan mengabdi. Bagi saya itu maknanya bias. Tidak bisa diartikan dorongan maju pada Pilkada. Mengabdi itu dimensinya luas. Sekarang saja kan saya juga sedang mengabdi sebagai ASN," tegasnya.
Cecep menegaskan dirinya tidak sama sekali memiliki niat atau ambisi maju pada Pilkada Kabupaten Cianjur 2024 nanti. Ia mengaku akan menyelesaikan pengabdiannya sebagai ASN hingga masuk masa pensiun pada 2026.
"Karena posisi saya di birokasi sebagai ASN atau Sekda, situasi dan kondisi ini aman memengaruhi tugas-tugas. Saya khawatirkan akan membuat suasana di lingkungan birokasi, terutama dengan kepala daerah, menjadi tidak kondusif," sebutnya.
Bagi Cecep sah-sah saja seandainya ada kalangan elemen masyarakat yang mendorong atau memberikan semangat kerja. Bahkan Cecep mengaku tersanjung atas dukungan itu.
"Itu sah-sah saja. Saya juga tentu tersanjung dan respek ada kalangan masyarakat yanf mendorong. Tapi perlu ditegaskan lagi saya tidak niat atau ambisi maju pada Pilkada. Saya hanya ingin menyelesaikan tugas sebagai ASN hingga pensiun pada 2026 nanti," pungkasnya. (OL-15)
Di Kabupaten Karawang dampak banjir cukup luas, yakni melanda 12 kecamatan dan 23 desa, dengan total 3.932 kepala keluarga terdampak.
Dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, tujuh wilayah diprakirakan akan diguyur hujan lebat hingga hujan sangat lebat. Sedangkan, 18 wilayah hujan sedang dan hujan lebat
Pendapatan normal Jawa Barat di angka Rp26,9 triliun.
BUPATI Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa kabar soal ratusan korban akibat adanya asap di area tambang emas PT Aneka Tambang (Antam) Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tidak benar.
Perluasan pelanggan ini didukung oleh ketersediaan sumber air baku yang semakin stabil, baik dari Sungai Ciliwung maupun Kali Angke.
Sementara itu, cuaca ekstrem berupa angin kencang merusak rumah warga di Bekasi dan Sukabumi.
Dalam situasi tersebut, kemunculan partai baru justru memunculkan tanda tanya besar soal tujuan pendiriannya.
Pembaruan UU Pemilu merupakan mandat yang telah diberikan pimpinan DPR RI kepada Komisi II untuk dibahas secara mendalam.
DOSEN Departemen Politik dan Pemerintahan Fisipol UGM, Dr. Mada Sukmajati menilai, argumen Pilkada melalui DPRD atau Pilkada tidak langsung masih perlu didukung data ilmiah.
WAKIL Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan bahwa DPR RI bersama Pemerintah telah sepakat tidak melakukan revisi UU Pilkada
WAKIL Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan penerapan pemungutan suara elektronik atau e-voting dalam pelaksanaan pilkada dapat menghemat anggaran secara signifikan.
Perludem menilai rencana DPR membahas terpisah revisi Undang-Undang Pemilu dan Undang-Undang Pilkada kemunduran demokrasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved