Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG anak berinisial E, 11, siswa kelas 5 sekolah dasar, warga Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, terperosok ke dalam gorong-gorong drainase.
Peristiwa nahas itu terjadi, Senin (3/10) pukul 13.30 WIB. Korban baru ditemukan di wilayah Perumahan Abdi Negara dalam kondisi tak bernyawa.
Kepala Bidang SDM Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Garut, Tubagus Agus Sofyan, mengatakan, kejadian tersebut berawal saat korban sedang bermain bola bersama teman-temannya saat kondisi tengah hujan sekitar pukul 13.00 WIB.
Meski hujan deras, korban terus melanjutkan bermain bola bersama para temannya. Ia diduga terperosok dan masuk ke lubang drainase.
"Berdasarkan informasi dari pihak kecamatan, memang korban bersama teman-temannya itu tengah bermain bola saat wilayah di Garut diguyur hujan deras. Kami menduga korban yang masih bermain bola terperosok ke dalam lubang drainase dan terseret arus drainase cukup jauh. Warga yang mengetahuinya langsung melakukan upaya pencarian," katanya, Senin.
Baca juga: Korban Tragedi Kanjuruhan di RSSA Malang Tinggal 26 Orang
Ia mengatakan, proses pencarian terhadap E dilakukan oleh BPBD, TNI, polisi dibantu warga. Mereka berupaya menelusuri aliran gorong-gorong dan berhasil menemukan korban di wilayah Perumahan Abdi Negara, Kecamatan Karangpawitan. Saat ditemukan, tubuh korban sulit dikeluarkan hingga para petugas langsung melakukan pembongkaran. Setelah dievakuasi, korban langsung dibawa ke Puskesmas Karangpawitan.
"Kami meminta agar orangtua harus memperhatian anaknya ketika mereka sedang bermain bersama teman-temannya. Kejadian ini semoga menjadi contoh bagi orangtua lain agar tidak kembali terulang. Dan untuk korban sudah langsung dimakamkan oleh keluarga di pemakaman umum," ujarnya.
Menurutnya, hujan deras yang terjadi sekarang ini menyebabkan beberapa ruas jalan banjir meski tidak sampai menggenangi permukiman. Meski demikian, warga harus tetap waspada. Kejadian lainnya juga masih dipantau petugas termasuk di wilayah lain mengingat kondisi curah hujan sangat tinggi.
"Mudah-mudah hujan deras yang terjadi sejak siang hingga malam tak ada kejadian apa pun tapi kami meminta agar masyarakat sekarang ini harus siaga dan waspada. Karena, curah hujan akan terus terjadi di wilayah Jawa Barat mengingat pada kejadian bencana di Garut pada beberapa waktu lalu itu sampai sekarang ini masih terus dilakukan," paparnya. (OL-16)
Pupuk bersubsidi kini lebih murah dan mudah ditebus. HET turun 20%, petani Garut sudah bisa tebus pupuk sejak awal 2026.
Jalan penghubung itu ambles sepanjang 50 meter
JEMBATAN gantung Cimanisan, Kecamatan Pendeuy, Kabupaten Garut, Jawa Barat ambruk akibat luapan dan derasnya air Sungai Cikaengan.
Secara komulatif sejak 2004 hingga 2025 tercatat ada 1.806 kasus dengan angka kematian 470 meninggal dunia.
"Kasus DBD yang terjadi pada awal bulan Januari hingga September 2025 selama ini mengalami peningkatan, karena masyarakat masih abai membersihkan lingkungan sekitar."
Gempa Garut tersebut terjadi sekitar pukul 15:24 WIB yang berlokasi di 140 kilometer barat daya dari Kabupaten Garut, atau tepatnya ada di kedalaman 13 kilometer laut.
Kementerian Pertanian menargetkan distribusi 4 juta dosis vaksin PMK secara nasional sepanjang 2026.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
DUA pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di Desa Wanakerta, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, Jawa Barat, diamuk massa setelah ketahuan mencuri sepeda motor.
SATUAN Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya, Jawa Barat, berhasil menangkap pelaku berinisial W, warga Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
OTT ini terjadi pada Kamis, 5 Februari 2026, malam. KPK menyita ratusan juta atas penangkapan ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved