Jumat 23 September 2022, 08:35 WIB

Tersangka Bendahara BPBD Flotim Mangkir Lagi dari Panggilan Jaksa

Gabriel Langga | Nusantara
Tersangka Bendahara BPBD Flotim Mangkir Lagi dari Panggilan Jaksa

HO/MI-Humas Kejari Flotim
Sekda Flotim ditahan Kejaksaan Negeri Flotim pada Kamis (22/9), sementara bendahara BPBD Flotim dua kali mangkir pemeriksaan.

 

BENDAHARA Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi pengelolaan anggaran percepatan penanganan Covid 19 tahun anggaran 2020, kembali mangkir dari panggilan Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Flotim.

Kepala seksi pidana khusus  (Pidsus) Kejari Flotim, Cornelis S.Oematan kepada mediaindonesia.com, menyebutkan penyidik telah menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus ini. Yakni, Sekretariat Daerah (Sekda) Kabupaten Flotim berinisial PIG, Kepala BPBD Flotim, AHB dan bendahara BPBD Flotim berinisial PLT.

"Ketiganya terbukti melakukan penyimpangan dugaan korupsi dana Covid-19 hingga negara mengalami kerugian sebesar Rp1.569.264.000," papar dia.

Dari ketiga tersangka tersebut, jelas Oematan, pihaknya sudah menahan Kepala BPBD Flotim, AHB pada Kamis 15 September 2022. Sementara itu, Sekda Flotim dan bendahara Flotim tidak memenuhi panggilan jaksa. Selanjutnya, pihak dari Kejari pun kembali melakukan pemanggilan terhadap kedua tersangka tersebut.

Pada Kamis, 22 September 2022, ungkap dia, Sekda Flotim datang memenuhi panggilan penyidik. Usai diperiksa, Sekda Flotim berinisial PIG selaku Ex Officio Ketua Gugus Pelaksana Satuan Gugus Penanganan Covid19 tahun 2020 ditahan.

"Kita periksa Sekda Flotim. Setelah diperiksa yang bersangkutan langsung ditahan. Penahanan ini sesuai dengan Sprindik Penahanan Nomor : Print-02/N.3.q6/Fd.1/09/2022, tanggal 22 September 2022. Alasan penahanan karena telah memenuhi syarat obyektif dan subyektif penahanan. Pasal sangkaan yang disangkakan kepada tersangka  Primair Pasal 2 Subsider Pasal 3 jo pasal 18 UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP" ungkap dia.

Sementara,  bendahara BPBD Flotim berinisial PLT, penyidik telah melakukan pemanggilan sebagai tersangka. Namun yang bersangkutan tidak mengindahkannya tanpa keterangan yang jelas.

"Kita sudah panggil dua kali tetapi yang bersangkutan tidak datang tanpa keterangan yang jelas. Kita akan layangkan panggilan ketiga, jika tidak datang lagi kita akan melakukan upaya paksa," tegas dia. (OL-13)

Baca Juga: Jadi Tersangka Korupsi Dana Covid-19, Sekda Flotim Ditahan

Baca Juga

dok.Polsek Sukaratu

Banjir Bandang Terjang Empat Desa di Sukaratu Kabupaten Tasikmalaya

👤Adi Kristiadi 🕔Selasa 04 Oktober 2022, 09:25 WIB
HUJAN deras yang terjadi sejak siang menyebabkan Sungai Ciloseh meluap dan mengakibatkan jebolnya tanggul aliran Sungai...
MI/Alexander P Taum

BPS Latih Kemampuan 128 Petugas Regsosek di Lembata

👤Alexander P. Taum 🕔Selasa 04 Oktober 2022, 09:15 WIB
SEBANYAK 128 Petugas Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) mengikuti pelatihan guna mendukung pencapaian penyelenggaraan statistik...
ANTARA FOTO/Didik Suhartono

GMPI Jatim Juga Minta Kapolri Listyo Sigit Copot Kapolda Jatim

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 04 Oktober 2022, 09:04 WIB
PW GMPI Jawa Timur mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mencopot Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta atas tragedi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya