Rabu 21 September 2022, 11:13 WIB

Kota Yogyakarta Dapatkan Tambahan 3.664 Keluarga Penerima Manfaat BLT BBM

Mediaindonesia.com | Nusantara
Kota Yogyakarta Dapatkan Tambahan 3.664 Keluarga Penerima Manfaat BLT BBM

Antara
Ilustrasi

 

Kota Yogyakarta mendapat tambahan sebanyak 3.644 keluarga penerima manfaat (KPM) sebagai penerima susulan untuk program bantuan langsung tunai dampak kenaikan bahan bakar minyak (BLT BBM) yang akan diberikan akhir pekan ini.

“Data penerima tetap dari pusat melalui data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) sebagai sumber data utamanya,” kata Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta Maryustion Tonang di Yogyakarta, Rabu.

Menurut dia, bantuan langsung tunai (BLT) penyesuaian harga BBM tersebut akan didistribusikan pada Jumat (23/9) dan Sabtu (24/9) melalui Kantor Pos Yogyakarta dan penerima akan mendapat undangan untuk pencairan bantuan.

Nilai bantuan yang akan diserahkan tetap sama yaitu Rp300.000 untuk periode September-Oktober. “Penerima susulan ini hanya akan menerima BLT BBM saja. Tidak seperti pada pencairan bantuan sebelumnya karena penerima juga mendapat bantuan program sembako Rp200.000,” katanya.

Pencairan BLT BBM di Kota Yogyakarta sudah dimulai pada Sabtu (10/9) kepada 18.007 KPM yang masuk pada distribusi batch pertama ditambah 4.478 KPM yang masuk pada distribusi batch kedua sehingga total penerima manfaat BLT BBM mencapai 22.485 KPM.

Hingga akhir pekan lalu, penyerapan BLT BBM sudah mencapai sekitar 95 persen dan masyarakat yang belum sempat melakukan pencairan bantuan dapat langsung datang ke Kantor Pos Yogyakarta mulai Senin (19/9).

Untuk mencairkan bantuan, penerima membawa KTP dan KK asli sesuai nama yang tercetak dalam undangan dan bagi penerima yang tidak bisa datang langsung, maka disediakan layanan kunjungan penerima untuk penyaluran bantuan.

Sedangkan terkait adanya keluhan masyarakat yang merasa masuk dalam DTKS tetapi tidak mendapat BLT BBM, Maryustion mengatakan bahwa DTKS tidak hanya berisi data penerima bantuan sosial dari pemerintah.

“DTKS tidak hanya berbicara masalah kemiskinan saja, tetapi juga ada pemberdayaan sosial dan pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial. Jadi, memang, bukan hanya penerima bantuan sosial saja,” katanya.

Selain itu, lanjut Maryustion, sebelum menetapkan data penerima BLT BBM juga dilakukan verifikasi dengan data kependudukan agar data penerima valid karena dimungkinkan ada penerima yang sudah meninggal dunia. (Ant/OL-12)

 

Baca Juga

Antara

Warga Evakuasi Polisi Korban Ledakan ke RS Moewardi Surakarta

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Minggu 25 September 2022, 21:45 WIB
Adapun ledakan kencang itu memakan satu korban, yakni Bripka Dirgantara...
Antara

Ledakan di Asrama Polisi Sukoharjo Berasal dari Paket Kardus

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Minggu 25 September 2022, 21:28 WIB
Dari ledakan tersebut, terdapat satu korban, yakni Bripka Dirgantara...
dok.pribadi

Pemuka Agama Papua: Pejabat Publik Punya Tanggung Jawab Kepada Tuhan

👤Selamat Saragih 🕔Minggu 25 September 2022, 20:36 WIB
PENDETA Alberth Yoku, Tokoh Agama di Sinode GKI Sentani Papua, angkat bicara terkait mangkirnya panggilan KPK terhadap Gubernur Papua,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya