Senin 19 September 2022, 16:10 WIB

Ganjar Salurkan Bansos untuk IKM Sebesar Rp 905 Juta

mediaindonesia.com | Nusantara
Ganjar Salurkan Bansos untuk IKM Sebesar Rp 905 Juta

Ist/Pemprov Jateng
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo salurkan program bantuan sosial kepada Industri Kecil Menengah (IKM) total sebesar Rp 905 juta.

 

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo salurkan program bantuan sosial kepada Industri Kecil Menengah (IKM) total sebesar Rp 905 juta.

Bantuan tersebut dilakukan dalam rangka pengendalian inflasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tahun 2022.

Dari total anggaran tersebut, ada sebanyak 1.810 IKM penerima di Jawa Tengah. Dan, 65 IKM di antaranya berada di Kabupaten Klaten. Setiap IKM mendapat bantuan Rp 500 ribu berupa bahan baku produksi.

"Iya jadi ini teman-teman (IKM) yang saat pandemi kemarin mereka ada problem, maka bantuan kita antara lain memberikan bantuan bahan baku seperti trigu, gula minyak goreng," ujar Ganjar yang sekaligus meninjau Roti Yana Bakery di Kelurahan Gumulan, Klaten, Senin (19/9/2022).

Roti Yana Bakery tersebut menjadi salah satu penerima bantuan sosial kali ini. Sebab, meski terdampak pandemi Covid-19, IKM tersebut masih bisa survive.

Baca juga: Gerak Cepat Ganjar Pranowo Atasi Kelangkaan Solar untuk Nelayan

"Ibu-ibu ini ada di komunitas sampai hari ini masih bisa berdagang. Saya senang tadi bercerita pabrik rotinya yang kecil ini berkembang dan saat pandemi turunnya tidak terlalu banyak karena cara menjualnya bagus," lanjutnya.

Ganjar melanjutkan, IKM yang saat ini masih berupaya bangkit perlu dilakukan pendampingan, binaan, serta bantuan modal. Maka, diharapkan dapat mengambil permodalan di bank dengan bunga rendah.

Di Klaten ada fasilitas kredit dari Bank Klaten dengan subsidi bunga. Pelaku IKM dapat bunga 2 persen saja.

"Nah, sekarang mereka butuh dampingan, binaan, butuh modal. Maka tadi silakan ambil di bank agar mereka naik kelas," jelasnya.

Orang nomor satu di Jawa Tengah itupun memuji produksi IKM yang ada. Baik mulai produk, packaging, sampai marketingnya.

"Maka, tadi Pak Kadis Perindag sampaikan ayo masuk e-katalog lokal agar kita juga bisa membeli. Kan kita punya aplikasi blangkon itu, masuk saja," tuturnya.

Namun, Ganjar memberi peringatan kalau pelaku IKM harus disiplin pembukuan.

"Nah, model semacam inilah yang harus didampingi agar mereka naik kelas. Maka kita peringatkan mereka jangan lupa nyatat. Order berapa, untung berapa, untuk operasional berapa. Terus kemudian membayar cicilan berapa. Kalau mau reinvest disiapkan mesin, bahan baku atau. Itu pemerintah yang dampingi," tandasnya. (RO/OL-09)

Baca Juga

Ist

Ketua Komnas HAM Temui Lukas Enembe

👤Marcel Kelen 🕔Rabu 28 September 2022, 22:34 WIB
KETUA Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik bertemu dengan Gubenur Papua Lukas Enembe yang kini menjadi tersangka gratifikasi oleh...
DOK.MI

Satgas Bangka Sebut Kehabisan Stok Vaksin Covid-19

👤Rendy Ferdiansyah 🕔Rabu 28 September 2022, 22:23 WIB
Stok vaksin jenis AstraZeneca, Pfizer, dan Moderna di Bangka mengalami kekosongan sejak beberapa hari...
ANTARA

Bulog DIY Gelar Pasar Murah Bahan Pokok

👤Agua Utantoro 🕔Rabu 28 September 2022, 22:16 WIB
MENCEGAH dampak buruk akibat kenaikan harga BBM bagi masyarakat, Perum Bulog Kanwil DIY menggelar Operasi Pasar Murah Bahan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya