Jumat 16 September 2022, 22:22 WIB

Polres Brebes Ringkus 4 Tersangka Pengedar Uang Palsu

Supardji Rasban | Nusantara
Polres Brebes Ringkus 4 Tersangka Pengedar Uang Palsu

MI/SUPARDJI
Kapolres Brebes AKB Faisal Febrianto (ketiga dari kiri) menunjukkan barang bukti berupa uang palsu di Mapolres Breber, Jateng, Jumat (16/9).

 

KEPOLISIAN Resor Brebes, Jawa Tengah, meringkus empat tersangka jaringan pengedar uang palsu (upal) yang biasa beroperasi di daerah Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Modus yang mereka lakukan dengan cara menyetor uang palsu melalui agen bank di desa dan setelah masuk rekening, kemudian uang diambil melalui mesin anjungan tunai mandiri (ATM).

Hal itu terungkap dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Brebes, Jumat (16/9). Sudah ada tiga agen bank di Kecamatan Sirampog, Brebes, yang menjadi korban. Adapun aksi terakhir para tersangka sebelum diringkus di Desa Benda.

Ketiga tersangka berinisial KD, B, US, dan A. Saat itu, mereka telah mengedarkan uang rupiah palsu pecahan Rp100.000. Aksi mereka dilakukan di beberapa agen bank di Desa Benda, Kecamatan Sirampog.

Selain di Brebes, tersangka juga sudah mengedarkan upal di wilayah Jabar kurang lebih sebanyak 1.200 lembar pecahan Rp100.000 atau senilai Rp120 juta.

Kapolres Brebes AKB Faisal Febrianto mengungkap cara kerja komplotan ini. Tersangka KD mula-mula mencampur uang rupiah asli dengan uang rupiah palsu pecahan Rp100.000 ke rekening bank atas nama tersangka B.


Baca juga: Polisi Sebut Kasus Pembunuhan di Semarang Mengerucut ke Pelaku


"Setelah berhasil melakukan transaksi tersangka KD meninggalkan lokasi. Tidak lama, mereka pun langsung menarik uang yang baru disetorkan itu melalui ATM. Korban agen bank baru menyadari adanya uang palsu saat menyetor ke bank. Uang yang diterima dari nasabah terdeteksi palsu saat melalui mesin hitung," ujar Faisal.

Faisal menyebut, dari kejadian itu para korban mengalami kerugian uang total Rp2,9 juta dan melaporkan ke Polsek Sirampog. Selanjutnya, Satreskrim Polres Brebes melakukan pengembangan dan berhasil menangkap US dan A.

"Dari keterangan dua orang itu, polisi kemudian menciduk KD dan B. Selain mengamankan tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 571 lembar uang rupiah palsu pecahan Rp100.000 emisi 2016," beber Faisal.

Menurut Faisal, total uang palsu yang dijadikan barang bukti hasil pengembangan kasus tersebut mencapai Rp80 juta. "Barang bukti lainnya berupa lembar bukti transfer agen bank ke rekening tersangka B, 445 lembar BAN atau pengikat uang, dua buah kartu ATM, dan dua unit handphone," jelasnya.

Para tersangka terancam Pasal 36 ayat (3) Jo Pasal 26 ayat (3) dan atau Pasal 36 ayat (2) Jo Pasal 26 ayat (2) UU Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang. Para tersangka terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara. (OL-16)

Baca Juga

ANTARA/R D Putra

125 Jenazah Korban Tragedi Kanjuruhan sudah Diambil Keluarga

👤Bagus Suryo 🕔Senin 03 Oktober 2022, 23:23 WIB
Hal itu diungkapkan Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo. Menurutnya, tidak ada lagi jenazah yang belum...
DOK.MI

Polisi Gagalkan Pajero Bawa Paket 20 Kg Sabu dari Medan ke Palembang

👤Yoseph Pencawan 🕔Senin 03 Oktober 2022, 23:05 WIB
Di areal tersebut polisi menghentikan sebuah mobil Mitsubishi Pajero bernomor polisi B 1786 PJG. Mobil tersebut ditumpangi dua pria...
ANTARA/Yulius Satria Wijaya

Sopir Bus Gagalkan Pengiriman 4,5 Kg Ganja ke Jakarta

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 03 Oktober 2022, 22:54 WIB
Dua pelaku yang mengirim paket tersebut, kata dia, saat ini masih dalam pencarian. Namun, identitas keduanya sudah dikantongi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya