Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR yang melanda belasan desa di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, merendam ratusan rumah warga. Bahkan satu jembatan kecil runtuh atau ambruk akibat derasnya arus air.
"Ketinggian air di beberapa desa ada yang berkisar 50 sentimeter sampai 100 sentimeter. Ada pula yang sudah mencapai 2,5 meter. Curah hujan masih tinggi di hulu," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kotawaringin Timur, Rihel, di Sampit, Jumat (9/9).
Rihel mengatakan, berdasarkan laporan yang diterimanya Jumat pagi, banjir melanda Kecamatan Antang Kalang, Telaga Antang, Bukit Santuai, Antang Kalang, Parenggean dan Kota Besi. Banjir terjadi akibat sungai meluap setelah hampir setiap hari diguyur hujan deras dalam pekan ini.
BPBD turun memantau perkembangan banjir di sejumlah lokasi. Koordinasi juga terus dilakukan dengan pemerintah desa untuk mengetahui perkembangan banjir dari waktu ke waktu.
Beberapa warga ada yang mengungsi ke rumah kerabat mereka yang tidak terkena banjir. Warga yang masih bertahan di lokasi banjir juga diimbau selalu waspada demi keselamatan jika kondisi banjir dikhawatirkan bertambah parah.
Pemerintah desa sudah diminta melaporkan warga yang menjadi korban banjir. Laporan juga diperlukan untuk mengetahui jika ada warga yang memerlukan bantuan kebutuhan pokok sehingga bisa segera didistribusikan.
Baca juga: Polres Pasaman Barat Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi
"Saat ini di Desa Tewai Hara Kecamatan Bukit Santuai, Desa Tumbang Manya, Tumbang Kalang, Rasau Tumbuh, dan Hanjalipan mulai terendam. Ada enam desa di Kecamatan Parenggean dengan 341 rumah yang terendam. Untuk banjir di Tewai Hara, Tumbang Manya, Tumbang Kalang, Rasau Tumbuh dan Hanjalipan, kami masih berkoordinasi terkait jumlah rumah yang terendam," ujar Rihel.
Derasnya arus banjir membuat Jembatan Sungai Babi di Desa Karang Sari, Kecamatan Parenggean ambruk pada Kamis (8/9) malam. Akibatnya lalu lintas menuju ke Kecamatan Tualan Hulu dialihkan melalui jalan milik perusahaan tambang.
"Pak Bupati telah menginstruksikan kami bersama DPUPR untuk segera melakukan penanganan supaya jembatan tersebut dapat dilintasi kembali. Kami bersama DPUPR akan ke lapangan untuk melakukan perbaikan," kata Staf Ahli Bupati Kotim Bidang Sumber Daya Manusia dan Kemasyarakatan Raihansyah. Masyarakat di lokasi banjir diimbau untuk selalu waspada terhadap kemungkinan banjir yang bertambah parah. Keselamatan harus selalu diutamakan dalam setiap situasi dan tindakan di lokasi bencana. (Ant/OL-14)
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Lurah Jimbaran, I Wayan Kardiyasa mengatakan di wilayahnya ada tiga rumah warga yang masih tergenang air hujan selain juga halaman sekolah TK Kumara Sari.
Warga desa yang terbiasa hidup dengan keterbatasan dinilai lebih mudah beradaptasi saat harus kehilangan harta benda.
HINGGA malam hari ini Kota Denpasar dan Bali umumnya masih diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Data yang dihimpun BPBD Kabupaten Badung hingga Selasa (24/2) pukul 09.00 Wita sejak Senin (23/2) pukul 18.00 Wita, menyebutkan ada 8 kejadian banjir di Kuta dan 1 di wilayah Kuta Selatan.
Bantuan benih diberikan setelah sebanyak 1.031 petani yang terdampak banjir mengadu dan beraudiensi langsung ke Plt Bupati Asep Surya Atmaja.
Spanduk peringatan dipilih sebagai media edukasi karena dinilai lebih mudah dilihat dan diingat, khususnya oleh anak-anak. Selama ini, larangan secara lisan sering kali tidak diindahkan.
Hujan lebat yang terjadi selama 11 jam sejak 1 Desember pukul 02.00 WIB hingga 2 Desember pukul 13.00 WIB itu mengakibatkan 56 rumah terdampak, dengan 56 KK atau sekitar 150 jiwa terdampak.
BMKG Maritim mengingatkan potensi pasang tinggi atau banjir rob diperkirakan pada 6–13 Desember 2025.
BKSDA Resort Sampit mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap kemunculan buaya selama banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kotawaringin Timur.
Rekaman video yang beredar memperlihatkan dua unit alat berat dikerahkan untuk membongkar lantai jembatan yang rusak.
Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Memasuki musim kemarau, Kabupaten Kotawaringin Timur kini berada dalam status waspada tinggi terhadap potensi Karhutla
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved