Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Giliran Warga Kotawaringin Timur Diminta Bersiap Potensi Banjir Rob

Sri Suryanti
02/12/2025 12:28
Giliran Warga Kotawaringin Timur Diminta Bersiap Potensi Banjir Rob
Foto udara panorama Pantai Ujung Pandaran di Sampit, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, beberapa waktu lalu.(Antara/ Makna Zaezar)

CUACA ekstrem di berbagai wilayah di Indonesia sudah diprediksi terus terjadi pada minggu pertama Desember ini. Di pesisir laut Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim mengingatkan potensi pasang tinggi atau banjir rob diperkirakan pada 6–13 Desember 2025.

 

Melalui rilis nasionalnya, BMKG menyampaikan bahwa potensi banjir rob akibat fenomena astronomis awal Desember. Berdasarkan analisis pasang surut, lebih dari 20 daerah terpantau berisiko mengalami kenaikan permukaan air laut. Untuk wilayah Kalimantan Tengah, rob diprediksi dapat terjadi di sekitar area Sungai Kotawaringin hingga Teluk Sampit.

 

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim Multazam pun mengeluarkan himbauan. “Kami meminta warga yang tinggal di daerah rendah untuk lebih waspada. Kombinasi Perigee dan Bulan Purnama sering kali membuat pasang air laut mencapai titik maksimal,” jelasnya kepada wartawan, Senin (1/12).

 

Ia mengingatkan masyarakat untuk terus mengikuti perkembangan informasi dari sebagai pedoman menghadapi perubahan kondisi cuaca, peringatan cuaca ekstrem, maupun potensi gelombang tinggi.

 

Multazam menegaskan bahwa data tersebut menjadi rujukan penting bagi para petugas dalam mengambil langkah antisipasi. “Pantau terus informasi terbaru. Kalau ada keadaan darurat, jangan ragu menghubungi Hotline Kedauratan BPBD Kotim,” katanya.

 

Multazam menambahkan, pasang tinggi berpotensi mengganggu mobilitas warga, terutama yang beraktivitas di bantaran sungai atau kawasan pesisir. Karena itu, pihaknya berharap masyarakat benar-benar memperhatikan lingkungan sekitar selama beberapa hari mendatang. “Kami berharap semua warga bisa tetap waspada dan siaga untuk menghindari dampak buruk dari pasang maksimum air laut,” ujarnya. (M-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Bintang Krisanti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik