Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA ekstrem di berbagai wilayah di Indonesia sudah diprediksi terus terjadi pada minggu pertama Desember ini. Di pesisir laut Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim mengingatkan potensi pasang tinggi atau banjir rob diperkirakan pada 6–13 Desember 2025.
Melalui rilis nasionalnya, BMKG menyampaikan bahwa potensi banjir rob akibat fenomena astronomis awal Desember. Berdasarkan analisis pasang surut, lebih dari 20 daerah terpantau berisiko mengalami kenaikan permukaan air laut. Untuk wilayah Kalimantan Tengah, rob diprediksi dapat terjadi di sekitar area Sungai Kotawaringin hingga Teluk Sampit.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim Multazam pun mengeluarkan himbauan. “Kami meminta warga yang tinggal di daerah rendah untuk lebih waspada. Kombinasi Perigee dan Bulan Purnama sering kali membuat pasang air laut mencapai titik maksimal,” jelasnya kepada wartawan, Senin (1/12).
Ia mengingatkan masyarakat untuk terus mengikuti perkembangan informasi dari sebagai pedoman menghadapi perubahan kondisi cuaca, peringatan cuaca ekstrem, maupun potensi gelombang tinggi.
Multazam menegaskan bahwa data tersebut menjadi rujukan penting bagi para petugas dalam mengambil langkah antisipasi. “Pantau terus informasi terbaru. Kalau ada keadaan darurat, jangan ragu menghubungi Hotline Kedauratan BPBD Kotim,” katanya.
Multazam menambahkan, pasang tinggi berpotensi mengganggu mobilitas warga, terutama yang beraktivitas di bantaran sungai atau kawasan pesisir. Karena itu, pihaknya berharap masyarakat benar-benar memperhatikan lingkungan sekitar selama beberapa hari mendatang. “Kami berharap semua warga bisa tetap waspada dan siaga untuk menghindari dampak buruk dari pasang maksimum air laut,” ujarnya. (M-1)
Senin (19/1) banjir di Kota Pekalongan meluas dari sebelumnya melanda 2 Kecamatan, kini telah merendam ribuanvrunah di 5 kecamatan yakni Wiradesa, Tirto, Sragi, Siwalan, dan Wonokerto.
BMKG memperingatkan potensi cuaca ekstrem di berbagai wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan, seiring masih signifikannya pengaruh dinamika atmosfer global.
Pelaksanaan OMC dilakukan secara terukur dengan merujuk pada data prakiraan cuaca terbaru.
Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) selama sepekan ke depan.
Cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari telah menyebabkan banyaknya bencana longsor, banjir, pohon tumbang.
Meski beberapa bagian pesawat dan korban telah terlihat, proses evakuasi belum dapat dilakukan akibat cuaca ekstrem dan kondisi medan yang berat di lokasi.
Selain akibat naiknya permukaan air laut, banjir rob di di wilayah tersebut juga terjadi akibat curah hujan tinggi dan cuaca ekstrem.
Bahaya yang mengintai tidak hanya air laut, tapi juga dampak ikutan seperti angin puting beliung.
Di perairan utara Jawa Tengah masih berlangsung banjir rob, sementara itu gelombang tinggi 1,25-2,5 meter juga terjadi di perairan Karimunjawa akibat cuaca ekstrem.
Kepala BRIN Arif Satria menyatakan kesiapan riset dan inovasi Giant Sea Wall untuk mengatasi banjir rob dan penurunan tanah di Pantura Jawa.
Pada Minggu (4/1), kapal Dumai Line yang sedang melayani rute Dumai-Batam diterjang ombak tinggi dan angin kencang, menciptakan suasana mencekam di antara penumpang.
Peringatan tersebut disampaikan oleh Forecaster BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam, Anisa S, berdasarkan hasil analisis data pasang surut air laut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved