Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu melaporkan sekitar 73,5 hektare sawah petani di daerah itu terdampak banjir.
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bengkulu Jaduliwan di Kota Bengkulu, Rabu (7/9), mengatakan bahwa selain sawah, sekitar 9 ha lahan perkebunan juga terdampak banjir.
"Banjir yang terjadi di delapan wilayah di Provinsi Bengkulu menyebabkan puluhan ha sawah dan kebun terendam banjir," kata Jaduliwan.
Sawah yang terdampak banjir berada di Kota Bengkulu seluas 50 ha, 23,5 ha sawah di Kabupaten Rejang Lebong, dan 9 ha perkebunan di Kabupaten Bengkulu Selatan.
Sementara itu, saat ini ada 5 kabupaten/kotayang telah menetapkan status tanggap darurat banjir yaitu Kota Bengkulu, Kabupaten Mukomuko, Kabupaten Bengkulu Utara, Kabupaten Seluma, dan Kabupaten Bengkulu Selatan.
Baca juga: Pencarian Pesawat Latih Milik TNI AL Terhalang Cuaca Buruk
Akibat kejadian tersebut, sebanyak 7.881 kepala keluarga (KK) terdampak bencana, 19 fasilitas pendidikan, 1 rumah sakit terendam banjir, dan 22 jembatan mengalami kerusakan.
"Akibat kejadian tersebut diperkirakan kerugian yang ditimbulkan mencapai Rp171 miliar," ujarnya.
Menurut Jaduliwan, saat ini kondisi banjir di beberapa wilayah Bengkulu mulai surut dan masyarakat mulai membersihkan rumah dari bekas lumpur.
Sebelumnya, BPBD Provinsi Bengkulu menyebutkan bahwa 5 daerah di Provinsi Bengkulu dilanda banjir dan 3 daerah diterjang longsor pada
akhir awal September 2022.
Sekretaris BPBD Provinsi Bengkulu Kristian Hermansyah mengatakan, longsor dan banjir tersebut disebabkan cuaca ekstrem dengan hujan lebat disertai dengan angin kencang.
"Ada 5 wilayah di Provinsi Bengkulu yang terendam banjir dan menyebabkan puluhan rumah warga terendam," kata Kristian. (Ant/OL-16)
Disnakeswan Provinsi Bengkulu, telah menyalurkan sebanyak 19.400 dosis vaksin PMK dari pemerintah pusat ke sepuluh kabupaten/ kota yang ada sebagai upaya pencegahan wabah pada hewan ternak.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Bengkulu, mendapatkan sebanyak 1.172 unit Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) pada 2026.
Virus Nipah dapat ditularkan melalui hewan, salah satunya kelelawar, yang kerap mengonsumsi buah-buahan di alam terbuka.
Ternak yang terserang tersebut, tersebar ditiga kecamatan yakni Tanjung Kemuning, sebanyak 83 ekor, Padang Guci Hilir, 6 ekor dan Luas, 42 ekor.
Kebutuhan pokok masyarakat yang dijual seperti beras, terigu, gula pasir, telor, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, mi instan dan kebutuhan pokok lainnya.
IDAI juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam pemenuhan fasilitas kesehatan anak.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Agam (BPBD) menyatakan dua jembatan darurat di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, hanyut terbawa banjir.
Menurut BPBD, korban meninggal dunia merupakan warga Pacitan yang tertimpa reruntuhan dinding saat gempa terjadi.
Ada dua fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan, yaitu Sekolah Dasar (SD) Jetis dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) 1 Jetis, dengan kerusakan cukup berat.
Analisa cuaca harian menjadi pijakan utama dalam pengambilan keputusan strategis.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan penanganan bencana tanah bergerak di Kabupaten Tegal tidak boleh berhenti pada fase tanggap darurat.
BPBD Kudus mengatakan longsor terjadi di Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog tersebut karena intensitas hujan yang sangat lebat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved