Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Menteri (Wamen) Hukum dan HAM, Edward Oemar Sharif Hiariej, mengapresiasi pola pembinaan yang diterapkan Lapas Kelas II B Cianjur. Terlebih, di lapas yang berada di Jalan Aria Cikondang itu memiliki Pondok Pesantren Terpadu At-Taubah.
"Saya tadi mengunjungi, ada pola Lapas Kelas II B Cianjur. Ada satu yang menarik bahwa ada beberapa mantan warga binaan yang sempat mengikuti pesantren, kemudian saat kembali ke masyarakat mereka bisa menularkan ilmunya," terang Eddy Hiariej, sapaan akrab Edward Oemar Sharif Hiariej, kepada wartawan di Lapas Kelas II B Cianjur, Rabu (7/9).
Pesantren Terpadu At Taubah Lapas Kelas II B Cianjur merupakan pioner berdirinya pesantren-pesantren lain di lingkungan lapas di Indonesia. Pesantren At-Taubah didirikan sejak 2012.
Setiap warga binaan yang muslim, wajib mengikuti syiar keagamaan di Pesantren Terpadu At-Taubah. Mereka dibekali berbagai ilmu keagamaan agar kelak kembali ke masyarakat bisa lebih berdaya guna, selain memiliki berbagai keterampilan lain untuk modal berusaha.
"Jadi, yang paling penting adalah pola pembinaan. Kita harapkan, pola pembinaan di lapas bisa menyadarkan warga binaan ketika kembali ke masyarakat tidak mengurangi perbuatan pidana dan bisa diterima (masyarakat)," tegas Eddy Hiariej.
Pola pembinaan warga di Lapas Kelas II B Cianjur merupakan suatu hal yang positif. Bahkan bisa menjadi contoh bagi pola pembinaan di lapas lainnya. "Kalau masukan bagi Lapas Cianjur, ya tingkatkan kinerja. Ini berlaku bagi lapas di mana-mana," ucapnya.
Ia menambahkan, Undang-Undang Pemasyarakatan yang baru belum lama ini sudah disahkan. Satu di antaranya mengatur hak-hak terpidana yang harus segera diberikan. "Sekarang kita sedang menyusun PP (peraturan pemerintah) dalam rangka itu dan juga untuk mengurangi overkapasitas," pungkasnya.
Kepala Lapas Kelas II B Cianjur, Heri Aris Susila, menjelaskan kunjungan kerja Wamen Hukum dan HAM untuk meninjau Lapas Cianjur sekaligus Kantor Imigrasi Cianjur. Sebelumnya, sebut Aris, Wamen menghadiri sosialisasi RKUHP di Bandung.
"Peninjauan lebih kepada melihat pola pembinaan yang kami lakukan kepada warga binaan," kata Aris.(OL-15)
Mereka memiliki komitmen bersama dalam mendorong transformasi ekonomi daerah yang berbasis tata kelola yang baik dan prinsip keberlanjutan.
Melalui aplikasi Sapawarga, masyarakat dapat mengetahui informasi terkini perihal mudik di Jabar hingga jalur mudik yang aman
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi beri pengecualian larangan motor bagi siswa di pelosok. Aturan resmi berlaku tahun ajaran 2026/2027 dengan syarat ketat. Cek rinciannya.
Apabila surat tersebut tidak ditanggapi dalam 21 hari kerja, maka pihaknya akan melanjutkan upaya hukum melalui gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah menyiapkan skema kompensasi bagi pengemudi angkutan lokal sebagai langkah untuk mengurangi potensi kemacetan selama arus mudik
Seorang ibu di Subang, Jawa Barat kini harus berhadapan dengan hukum setelah menghabisi nyawa anak kandungnya sendiri yang masih berusia enam tahun.
Lapas Kelas I Cipinang bergerak cepat menjalin koordinasi dengan Bareskrim Polri untuk mengusut dugaan pengendalian peredaran vape etomidate yang melibatkan warga binaan.
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menyatakan bahwa paparan dan usulan yang disampaikan oleh Anggota DPD RI Muhammad Hidayattollah menjadi catatan dan atensi bagi kementerian.
Dalam disertasinya yang berjudul Konfigurasi Resiprokal Determinan, Pencegahan, dan Penanganan Kerusuhan pada Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan Negara di Indonesia.
Meskipun diterjang bencana alam, Lapas Sibolga memastikan seluruh proses pengamanan berjalan baik.
PRODUKSI berbagai macam produk berbasis serabut kelapa di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Jawa Barat menunjukkan capaian signifikan.
Banjir setinggi kurang lebih 50 cm masih menggenangi lingkungan lapas dan rutan di Sumatra Utara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved