Kamis 01 September 2022, 17:49 WIB

Sebut Polisi sebagai Warga Sambo di Medsos, Seorang Wanita di Sikka Ditangkap

Gabriel Langga | Nusantara
Sebut Polisi sebagai Warga Sambo di Medsos, Seorang Wanita di Sikka Ditangkap

MI/GABRIEL
Tangkapan video permintaan maaf SM, warga Wuring, Sikka, NTT, karena dianggap telah menghina Satlantas Polres Sikka, Rabu (31/8).

 

SEORANG wanita diketahui bernama Sumiarti Masry, warga Wuring, Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, terpaksa diamankan oleh Polres Sikka, Rabu (1/8).

Wanita berhijab ini diamankan karena unggahan di media sosial Facebook yang menyebutkan warga Ferdy Sambo memang meresahkan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh mediaindonesia.com, Kamis (1/9), peristiwa ini berawal dari salah satu pemilik akun Facebook bernama Ryna Nhozee membuat status dengan kata-kata "Ngerii ew polisi tilang sampai masuk di Wuring".

Kebetulan, Rabu pagi itu Satlantas Polres Sikka memang sedang menggelar razia pemeriksaan kendaraan di wilayah pertigaan Wuring tersebut.

Dari statusnya, ada beberapa warganet yang membalas dengan komentar seperti yang dilakukan Alhan Suksin. Ia menyebutkan bahwa polisi uang tidak ada lagi begitu sudah. Lantas masuk komentar dari pelaku yang menyebutkan polisi yang melakukan penilangan itu merupakan warga Ferdy Sambo yang meresahkan.


Baca juga: Untuk Dapat Proyek, Kontraktor Wajib Setor ke Istri Bupati Manggarai


Terhadap komentarnya tersebut, pihak dari Polres Sikka langsung bergerak cepat dan mencari pelaku. Petugas akhirnya berhasil menemukan Sumiarti Masry dan membawanya ke Polres Sikka untuk diinterogasi atas komentarnya tersebut.

Sumiarti pun langsung membuat video permohonan maaf terhadap Satlantas Polres Sikka karena menyebutnya sebagai warga Ferdy Sambo, mantan Kadiv Propam Polri yang kini sedang tersangkut kasus pembunuhan berencana terhadap ajudannya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.

"Saya minta maaf kepada Satlantas Polres Sikka karena komentar tidak baik dengan menyebutkan warga Ferdy Sambo memang meresahkan," ujar Sumiarti.

Sementara itu, Kabag Humas Polres Sikka AK Margono tidak dapat dimintai keterangan karena teleponnya tidak aktif. Begitu pula Kasat Lantas Polres Sikka AK Firmanuddin belum membalas pertanyaan dari mediaindonesia.com. (OL-16)

Baca Juga

ANTARA/R D Putra

125 Jenazah Korban Tragedi Kanjuruhan sudah Diambil Keluarga

👤Bagus Suryo 🕔Senin 03 Oktober 2022, 23:23 WIB
Hal itu diungkapkan Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo. Menurutnya, tidak ada lagi jenazah yang belum...
DOK.MI

Polisi Gagalkan Pajero Bawa Paket 20 Kg Sabu dari Medan ke Palembang

👤Yoseph Pencawan 🕔Senin 03 Oktober 2022, 23:05 WIB
Di areal tersebut polisi menghentikan sebuah mobil Mitsubishi Pajero bernomor polisi B 1786 PJG. Mobil tersebut ditumpangi dua pria...
ANTARA/Yulius Satria Wijaya

Sopir Bus Gagalkan Pengiriman 4,5 Kg Ganja ke Jakarta

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 03 Oktober 2022, 22:54 WIB
Dua pelaku yang mengirim paket tersebut, kata dia, saat ini masih dalam pencarian. Namun, identitas keduanya sudah dikantongi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya