Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) berperan aktif dalam menyelesaikan problem bangsa di daerahnya masing-masing. Seperti slogan yang selalu dipegang alumni Gadjah Mada, yakni migunani alias bermanfaat untuk semua masyarakat.
"Sing penting kui guyub, rukun lan migunani (yang penting itu guyub, rukun dan bermanfaat bagi masyarakat)," kata Ganjar saat melantik pengurus cabang Keluarga Alumni Gadjah Mada (KAGAMA) Banyuwangi dan Jember, Minggu (28/8).
Ganjar yang juga Ketua Pengurus Pusat KAGAMA mengatakan, untuk bisa migunani pada masyarakat, hal yang utama adalah guyub dan rukun. Hubungan antar anggota KAGAMA harus dijaga agar berjalan baik.
Baca juga : Ganjar Lantik Pengurus Kagama Wilayah Sumatra Utara
"Caranya bagaimana? Berkegiatanlah yang menyenangkan. Ojo serius-serius (jangan terlalu serius) dan jangan tegang-tegang. Sing penting seneng (yang penting bahagia)," ucapnya.
Maka itu di KAGAMA banyak anggotanya yang berkegiatan sesuai dengan hobinya. Ada KAGAMA Orchid, organisasi alumni UGM pecina anggrek, ada KAGAMA Lari Untuk Berbagi yang anggotanya pecinta lari, KAGAMA Yoga dan lain sebagainya.
"Kegiatannya ojo serius-serius, rodo receh tidak apa-apa. Tapi ada saatnya, ketika bangsa memanggil, kita punya kontribusi. Seperti di Banyuwangi ini, bagaimana kita berkontribusi pada pelestarian budaya tradisional," jelas Ganjar.
Baca juga : Civitas UGM Desak Presiden Jokowi kembali ke Koridor Demokrasi
"Di sini kan ada adat Osing yang luar biasa, ini harus dijaga dan dikembangkan. Ada UMKM, baju adat, hingga potensi lain termasuk generasi SDM-nya. Di sini kan terkenal Farel, penyanyi cilik yang hebat. Nah saya yakin ada banyak potensi lain yang bisa diangkat oleh teman-teman," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Pengda KAGAMA Jawa Timur, Arif Afandi mengatakan, sebenarnya pelantikan Pengcab KAGAMA Jember dan Banyuwangi ini sudah lama dijadwalkan. Namun karena pandemi, kegiatan baru terlaksana hari ini.
"Sudah nunggu lama sekali, teman-teman Jember dan Banyuwangi ini sudah menanti dilantik pak Ganjar. Alhamdulillah hari ini bisa terlaksana," katanya.
Baca juga : Hadapi Pemilu 2024, IKA USU Jakarta Dukung Demokrasi dan Jaga Netralitas
Arif mengatakan, meski baru dilantik, namun Pengcab KAGAMA Jember dan Banyuwangi sudah lama berkegiatan. Mereka aktif ikut dalam setiap kegiatan bersama masyarakat.
"Meski banyak yang sudah senior-senior, tapi semangat mereka luar biasa. Mudah-mudahan setelah pelantikan ini, mereka semakin aktif dalam berkontribusi pada daerahnya masing-masing dengan membawa nama baik UGM," pungkasnya. (RO/OL-09)
Baca juga : Lantik Pengurus 2023-2027, IAS Berkomitmen Jaga Prestasi Smandel
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta percepatan penanganan tanah longsor yang terjadi di Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes.
Jumlah PPPK paruh waktu di Jawa Tengah mencapai 13.077 orang, terbesar secara nasional.
Ia menegaskan, dinamika yang terjadi di Kabupaten Pekalongan tidak boleh mengganggu jalannya pemerintahan, utamanya pelayanan kepada masyarakat.
Pemerintah provinsi Jateng siap menyambut belasan juta orang masuk yang masuk pada Lebaran 2026. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menekankan pentingnya keselamatan
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meraih penghargaan Kinerja Pengelolaan Sampah 2026 dari Menteri Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengintruksikan intervensi pasar untuk dapat mengendalikan harga kebutuhan.
Peran alumni menjadi salah satu faktor penting dalam pengembangan lembaga pendidikan.
Jejaring alumni dan organisasi perantau bukan hanya tempat berkumpul, tetapi ruang untuk menyatukan gagasan dan menghadirkan kontribusi nyata bagi kampung halaman,
Ramadan adalah momentum terbaik untuk menyatukan kembali energi kebaikan lintas angkatan.
Sejak diaktifkan kembali pada 25 Februari 2012, IKA Notariat UI terus bertransformasi menjadi wadah komunikasi dan kontribusi bagi almamater serta masyarakat.
EMPAT alumni telah mengembalikan dana sebesar Rp1 hingga Rp2 miliar karena terbukti dijatuhi sanksi akibat tak menjalankan kewajiban mereka. Hal itu disampaikan Direktur Utama LPDP
Prestasi ini menjadi bukti bahwa ekosistem akademik yang kolaboratif mampu melahirkan capaian kelas dunia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved