Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH truk bermuatan tebu di Desa Panjang, Kecamatan Bae, Kudus, Jawa Tengah ambruk di rumah warga menimpa dua warga beserta sepeda motor yang berada di depan rumah, Kamis (25/8).
Kondisi truk tebu bernopol K 1584 HL, yang dikendarai Aris, warga Mayong, Jepara, yang sarat muatan, membuat jalan Kabupaten ditutup sementara untuk proses evakuasi.
Menurut kesaksian penyedia jasa tambal ban, yang juga pemilik rumah yang halamannya tertimpa muatan tebu Suprayitno mengatakan, sebelum truk oleng usai berbelok ke kiri di persimpangan lampu merah, truk terlihat oleng hingga akhirnya ambruk tepat di depan rumahnya sekitar pukul 21.30 WIB.
Baca juga: Gudang Tas di Kudus Ludes Terbakar
Saat itu, Suprayitno tengah menambal ban kendaraan warga yang kini menjadi korban.
"Tiba-tiba itu jalan miring dan aku langsung lari ke dalam. Soalnya, truk juga sudah dekat. Bruak, muatan tebu roboh di depan rumah, serta atap rumah saya ambrol," kata Suprayitno kepada wartawan, Kamis (25/8)
Beruntung Suprayitno behasil menyelamatkan diri, beberapa detik sesaat setelah truk oleng menimpa teras rumahnya yang juga usaha jasa tambal ban.
Sementara dua perempuan yang tengah menambal ban terimpa robohnya atap depan rumah serta tebu. Korban yang menderita luka cukup serius dilarikan ke rumah sakit dr Loekmonohadi, Kudus.
"Tadi korbannya menangis kesakitan, katanya itu yang satu luka cukup serius. Kalau tadi sopirnya itu langsung keluar menanyakan kondisi korbannya gimana-gimana, dan tidak lama langsung dievakuasi BPBD Kudus ke rumah sakit," jelasnya.
Akibatnya, kondisi rumah bagian depan roboh, dan mengalami kerusakan di bagian depan.
Satu unit kompresor dan perlengkapan tambal ban juga masih tertimbun tebu. Satu unit sepeda motor korban yang tengah menambal ban juga turut tertutup reruntuhan tebu.
Sementara itu, Kanitlaka Satlantas Polres Kudus Ipda Firman Abit Prasetya, melalui petugas di lokasi kejadian, Bripka Ahmad Sarofi, mengungkapkan kecelakaan tersebut diduga akibat truk bermuatan tebu berjalan terlalu ke kiri sehingga membuat truk nahas tersebut oleng kekiri menimpa rumah warga beserta dua orang.
"Truk berjalan dari utara ke selatan melewati lampu merah pertigaan Panjang dan Bacin ketimur sedikit dan oleng di TKP," ujar Bripka Sarofi kepada wartawan, Jumat (26/8) dini hari.
Sementara, kondisi truk bermuatan tebu yang memakan bagian jalan membuat arus lalu lintas harus dialihkan untuk proses evakuasi dengan alat berat.
"Kan itu muatan masih ada di truk kurang lebih separuh, karena berat dan medannya sempit proses evakuasi berlangsung cukup lama," terangnya.
Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, supir truk diamankan pihak kepolisian. Proses evakuasi truk berlangsung hingga lebih dari 4 jam, muatan tebu yang menimpa rumah warga berhasil dievakuasi pada Jumat (26/8) pagi. (OL-1)
Dua kecelakaan laut terjadi di NTT (18/2). Seorang pemancing di Maumere ditemukan meninggal dunia, sementara tiga nelayan di Rote Ndao berhasil diselamatkan Tim SAR.
DINAS Perhubungan atau Dishub Karawang, Jawa Barat, berikut kronologi Dishub Karawang menutup akses ke jalan raya Tanggul Rawagabus setelah terjadi kecelakaan mautÂ
Diduga karena kurangnya kehati-hatian pengemudi, bus hilang kendali dan menabrak bagian belakang truk yang berada tepat di depannya.
PT Transjakarta menyampaikan belasungkawa atas insiden kecelakaan di Jalan Margasatwa Raya, Jakarta Selatan.
Sebanyak 200 pohon perindang di ring road Bantul masuk kategori berbahaya dan prioritas ditebang, terutama jenis munggur yang mudah patah.
Langkah ini merupakan bagian dari rangkaian Operasi Keselamatan Candi 2026 guna memastikan keamanan dan kenyamanan armada transportasi umum
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved