Kamis 25 Agustus 2022, 14:24 WIB

Petani Mitra UPL Indonesia Didaftarkan Program BPJS Ketenagakerjaan 

mediaindonesia.com | Nusantara
Petani Mitra UPL Indonesia Didaftarkan Program BPJS Ketenagakerjaan 

Ist
Acara penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada petani mitra PT UPL Indonesia di Enrengkang, Sulsel, Rabu (24/8).

 

BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jakarta Mangga Dua bekerja sama dengan PT UPL Indonesia memberikan secara simbolis kartu kepesertaan BPJAMSOSTEK kepada petani di Enrekang, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Rabu (24/8).

Kegiatan penyerahan kartu ini merupakan lanjutan dari program peduli petani yang diinisiasikan oleh PT. UPL Indonesia di Nganjuk, Jawa Timur, dengan total 10 ribu petani yang akan dilindungi oleh program BPJS Ketenagakerjaan.

Dalam acara tersebut ,Direktur PT. UPL Indonesia Devendra Gangwar memberikan secara simbolis kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan kepada petani.

Devendra mengatakan, tujuan perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan agar dalam menjalankan pekerjaanya merasa aman dan terhindar dari risiko.

Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan turut menciptakan kondisi pertanian yang berkelanjutan untuk mendukung ketahanan pangan.

"Kami akan terus berkolaborasi dengan komunitas - komunitas petani indonesia agar seluruh petani di tanah air dapat terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan." ucap Devandra dalam event UPL group bersama petani

Selain memberikan perlindungan kepada petani, UPL Indonesia juga berkomitmen memberikan perlindungan kepada tanaman dan lingkungan melalui produk yang solutif dan berkelanjutan.

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Tingkatkan Produktivitas Pekerja Lewat Gerakan Sejuta Langkah

Melalui event ini, UPL memberikan edukasi pertanian tentang paket solusi perlindungan tanaman (Pronutiva) khususnya untuk tamaman padi, jagung, dan bawang merah. 

Sementara itu Kepala Kantor BPJamsostek Cabang Jakarta Mangga Dua, Yudi Amrinal, menyampaikan kegiatan lanjutan ini merupakan bukti bahwa kepedulian UPL Indonesia kepada petani indonesia untuk dapat diberikan perlindungan dari program bpjs ketenagakerjaan.

"Sekali lagi kami sangat berterimakasih kepada UPL Indoneisa atas kepeduliannya terhadap jaminan sosial para petani indonesia." ucap Yudi

Melalui perlindungan Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM ) tersebut, lanjut Yudi, jika ada peserta yang mengalami kecelakaan kerja, seluruh biaya pengobatan dan perawatan medis akan ditanggung oleh pihak BPJamsostek sampai dinyatakan sembuh.

Apabila kecelakaan kerja itu mengakibatkan meninggal dunia, maka ahli warisnya akan mendapat santunan sebesar 48 kali upah yang dilaporkan.

"Dan jika meninggal dunia oleh sebab yang lain, ahli waris dari peserta akan mendapatkan santunan sebesar Rp42 juta," jelas Yudi.

Yudi juga menyampaikan tentang pentingnya menjadi peserta aktif BP Jamsostek.

Yudi uga berharap apabila masa perlindungan dari UPL Indoensia ini berakhir, para peserta tersebut dapat melanjutkan kepesertaannya secara mandiri dan secara sadar ikut serta melindungi diri mereka sendiri sebagai seorang petani. (RO/OL-09)

Baca Juga

AFP/Timur Matahari

Dinkes Sumut Laporkan Kasus Harian Covid-19 Bertambah 16 Orang

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 27 September 2022, 01:05 WIB
Dinas Kesehatan Provinsi Sumatra Utara melaporkan kasus harian covid-19 di daerah tersebut bertambah sebanyak 16 orang pada...
MI/M Taufan SP Bustan

Melawan Paham dan Aksi Ekstrimisme Melalui Film

👤M Taufan SP Bustan 🕔Senin 26 September 2022, 23:50 WIB
Cerita dalam film ini adalah salah satu fakta yang ada pasca KSB Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Santoso alias Abu Wardah eksis...
Medcom

Korban Terseret Arus di Pantai Batu Tampih Ditemukan Meninggal

👤Ruta Suryana 🕔Senin 26 September 2022, 22:10 WIB
TIM SAR akhirnya menemukan satu korban terseret arus di Pantai Batu Tampih, Tabanan, Bali, Senin...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya