Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui stasiun di Balikpapan mendeteksi adanya 104 titik panas (hot spot) tersebar di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), sehingga diharapkan pihak berwenang menindaklanjuti dengan penanganan.
"Sebanyak 104 titik panas tersebut terpantau hari ini mulai pukul 01.00 Wita hingga pukul 17.00 Wita," ujar Prakirawan Stasiun Kelas I
Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan BMKG Kota Balikpapan, Carolina Meylita Sibarani, di Balikpapan, Selasa (23/8).
Sebaran 104 titik panas tersebut telah pihaknya informasikan ke instansi terkait, terutama kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) baik di tingkat Provinsi Kaltim maupun kabupaten setempat agar mendapat penanganan lebih lanjut.
Dua hari sebelumnya pihaknya juga mendeteksi adanya 90 titik panas yang tersebar pada lima kabupaten dan langsung diinformasikan ke pihak terkait, sehingga titik panas tersebut sudah hilang setelah dilakukan pemadaman.
Sedangkan 104 titik panas yang terpantau hari ini dan tersebar pada empat kabupaten, merupakan titik panas yang berada di lokasi berbeda, meskipun masih ada yang dalam kabupaten yang sama.
Baca juga: Gempa 6,5 Magnitudo Guncang Bengkulu, tidak Berpotensi Tsunami
Adapun empat kabupaten yang terdeteksi 104 titik panas tersebut adalah di Kabupaten Kutai Barat ada 2 titik, Kutai Timur 46 titik, Kutai Kartanegara 2 titik, dan Kabupaten Berau terdapat 54 titik panas.
Rinciannya adalah, lanjut ia, untuk 2 titik panas yang di Kutai Barat, keduanya berada di Kecamatan Barong Tongkok, untuk 2 di Kutai Kartanegara, tersebar di Kecamatan Loa Kulu dan Muara Kaman.
Di Kabupaten Kutai Timur yang terdeteksi 46 titik panas, tersebar pada delapan kecamatan, yakni Kecamatan Busang terdapat 20 titik, Kecamatan Kongbeng terdeteksi 5 titik panas.
Kemudian di Kecamatan Long Mesangat ada 2 titik, Kecamatan Muara Ancalong ada 2 titik, Kecamatan Muara Bengkal 2 titik, Kecamatan Muara Wahau 8 titik, Kecamatan Rantau Pulung 1 titik, dan Kecamatan Telen 4 titik.
"Di Kabupaten Berau yang terdeteksi 54 titik, tersebar pada enam kecamatan, yakni Kecamatan Gunung Tabur 2 titik, Kelay 8 titik, Sambaliung 7 titik, Segah 35 titik, Kecamatan Tabalar dan Teluk Bayur masing-masing 1 titik panas," ujar Carolina. (Ant/OL-16)
BMKG deteksi 228 titik panas di Riau, sebagian besar di Bengkalis, menandakan potensi karhutla yang membahayakan lingkungan dan kesehatan masyarakat. BPBD Riau siaga darurat.
BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan signifikan titik panas di Provinsi Riau. Hingga Kamis pukul 07.00 WIB, jumlah hotspot tercatat mencapai 160 titik
Wahyu menyebut luas area terbakar pada Juli 2025 mencapai 99.099 hektare, hampir dua kali lipat dibanding 53.973 hektare pada Juli 2023
Plt Kepala BPBD Provinsi Babel. Ari Primajaya mengatakan berdasarkan pantauan satelit terdeteksi ada 135 titik.
RATUSAN titik panas atau hotspot terpantau satelit bertebaran di sejumlah Kabupaten di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).
TITIK panas atau hotspot sebagai indikator kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Sumatra masih terus meningkat. Dari pantauan terakhir satelit terdeteksi sebanyak 230 titik panas.
Dari sebanyak 8 lokasi Karhutla di Riau, wilayah Kabupaten Pelalawan merupakan daerah yang cukup luas terdampak.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Riau resmi menetapkan status siaga darurat Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) per Jumat (13/2) yang berlaku hingga 30 November 2026 mendatang.
KEBAKARAN hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Provinsi Riau terus meluas dan bahkan telah menembus hingga 745,5 hektare (ha).
JUMLAH titik panas atau hotspot sebagai indikator karhutla di Riau terus melonjak. Berdasarkan pantauan terakhir satelit ditemukan sebaran titik panas yakni 336 di sumatra
Awal 2026 yang seharusnya berada dalam periode musim hujan justru ditandai dengan lonjakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terutama di ekosistem gambut.
Hingga kini proses pemadaman karhutla terus dilakukan secara intensif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved