Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
RATUSAN titik panas atau hotspot yang diduga dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terpantau satelit di Bangka Belitung (Babel), Jumat (19/8). Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Babel. Mikron Antariksa menyebut jumlah hotspot yang terpantau mencapai 138 titik.
Ke-138 titik ini menurutnya tersebar di Lima kabupaten. Terbanyak terdapat di Bangka Barat dengan 74 titik "Bangka 28 titik, bangka barat 74 titik, Bangka Selatan 18 titik, Bangka Tengah 17 titik dan Belitung Timur 1 titik," kata Mikron.
Kuat dugaan, dari 138 titik panas tersebut ada yang berasal daeri karhutla. Tingkat akurasinya di angka delapan dengan status warna merah dan kuning.
"Dari 138 titik ini kemungkinan besar ada karhutla mengingat cuaca saat ini panas dan angin kecang. Potensi karhutla tinggi sekali," ujarnya.
Dengan kondisi cuaca seperti saat ini, Mikron mengimbau masyarakat yang tinggi di kawasan hutan untuk waspada. Selain itu pihaknya juga meminta masyarakat tidak membakar sampah atau membuka kebun dengan cara membakar.
"Kalau untuk bakar sampah sebenarnya tidak masalah asalkan ditunggu. Tapi kalau buka kebun dengan cara dibakar, itu dilarang dan dapat di pidana jika berubah menjadi karhutla," tegasnya. (OL-15)
Wahyu menyebut luas area terbakar pada Juli 2025 mencapai 99.099 hektare, hampir dua kali lipat dibanding 53.973 hektare pada Juli 2023
Plt Kepala BPBD Provinsi Babel. Ari Primajaya mengatakan berdasarkan pantauan satelit terdeteksi ada 135 titik.
RATUSAN titik panas atau hotspot terpantau satelit bertebaran di sejumlah Kabupaten di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).
TITIK panas atau hotspot sebagai indikator kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Sumatra masih terus meningkat. Dari pantauan terakhir satelit terdeteksi sebanyak 230 titik panas.
Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Memasuki musim kemarau, Kabupaten Kotawaringin Timur kini berada dalam status waspada tinggi terhadap potensi Karhutla
Karhutla kembali melanda kawasan hutan lindung Bukit Suligi di Desa Pendalian, Kecamatan Pendalian IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau.
Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Memasuki musim kemarau, Kabupaten Kotawaringin Timur kini berada dalam status waspada tinggi terhadap potensi Karhutla
Banyaknya titik panas yang selalu terpantu satelit ini disebabkan kondisi cuaca yang begitu panas dan angin kencang.
Kementerian Lingkungan Hidup mengeklaim hotspot di Provinsi Riau, berdasarkan data dari sistem Sipongi (semua satelit), periode 26 Juli 2025 tidak ada dalam kategori tinggi.
BMKG memperingatkan tingginya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Riau dan sekitarnya, menyusul puncak musim kemarau awal Agustus.
Penurunan luas karhutla dimulai sejak 2015 seluas 2,6 juta hektare, menjadi 1,6 juta hektar (2019), 1,1 juta hektare (2023), dan 24.154 hektare pada 2024.
Menggunakan smartphone sebagai hotspot untuk berbagi koneksi internet memang sangat praktis, terutama saat Anda tidak memiliki akses Wi-Fi atau ketika sedang dalam perjalanan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved