Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
INTENSITAS hujan tinggi yang terjadi di berbagai wilayah telah menyebabkan Sungai Citumang dan Sungai Cijolang meluap dan menggenangi permukiman warga di Desa Bojong, Kecamatan Parigi, dan Desa Cikalong, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
Air kedua sungai itu mulai meluber dan membanjiri wilayah permukiman dan jalan pada Sabtu (13/8) sekitar pukul 13.00 WIB sehingga petugas masih tetap siaga di beberapa titik hingga kini.
Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Pangandaran, Nana Suryana, mengatakan, hujan deras yang terjadi selama ini telah menyebabkan aliran Sungai Citumang dan Sungai Cijolang telah meluap mengenangi rumah warga. Kini, petugas Tagana mewaspadai kenaikan debit air yang turun dari wilayah pegunungan.
"Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan air Sungai Citumang dan Sungai Cijolang meluap menggenangi pemukiman warga yang berada di Kecamatan Pangandangan dan Sidamulih. Sejauh ini tidak ada korban jiwa tapi yang harus diwaspadai curah hujan di pegunungan seperti di Cigugur, Sidamulih, dan Langkap Lancar," katanya, Sabtu.
Baca juga: Tim SAR Temukan Nelayan Terseret Arus di Perairan Jembrana
Nana mengatakan, hujan masih sering terjadi di wilayahnya, sehingga para petugas Tagana masih melakukan monitoring, terutama di sejumlah kawasan yang lebih tinggi seperti di Citonjong. Pasalnya, ketinggian air biasanya hanya 1,5 meter, kini sudah melewati batas. Warga di bantaran sungai diminta waspada.
"Kami sudah menyiapkan perahu karet untuk evakuasi warga di bantaran Sungai Citonjong jika terjadi air meluap dan petugas juga tetap melakukan monitoring terutama di aliran sungai," katanya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Kabupaten Pangandaran, Kustiaman, mengatakan, hujan yang terjadi di daerah sejak beberapa hari ini telah meluapnya aliran Sungai Cibening dan menyebabkan ada 72 rumah terendam banjir di Desa Cempaka, Kertamukti, Kecamatan Cimerak, dengan ketinggian air 80 sentimeter. Genangan juga terjadi di Kecamatan Parigi dan Kecamatan Sidamulih.
"Intensitas hujan tinggi yang terjadi sekarang harus diwaspadai bersama terutama warga di bantaran Sungai Citonjong, Citumang, Cijolang, dan beberapa sungai lainnya. Banjir di Pangandaran yang terjadi sejak beberapa hari menyebabkan ribuan hektare lahan pertanian terendam banjir dan bisa menyebabkan gagal panen," paparnya. (OL-16)
Sebuah tebing setinggi 15 meter dilaporkan ambrol dan menutup total akses jalan alternatif yang menghubungkan Kabupaten Tasikmalaya menuju Kabupaten Pangandaran.
Wisatawan menikmati berbagai pesona alam, main air, jetski, banana boat dan naik ATV.
Satuan Polairud Polres Pangandaran melibatkan Basarnas, Brimob Polda Jabar, TNI, BPBD, Tagana dan nelayan terus mencari korban dengan menggunakan dua jet sky, perahu boat dan 3 perahu jukung
Ketiga penerjun selamat setelah berhasil mendarat di bibir pantai, sedangkan dua korban di tengah lautan
Momen libur Nataru bersamaan dengan masa libur anak sekolah. Untuk itu, pemkab akan memprioritaskan kenyamanan dan keamanan bagi wisatawan.
UR diduga kuat melakukan pencabulan terhadap lima orang remaja putri yang semuanya berusia 14 tahun
Tembok SMPN 182 Jakarta sepanjang 65 meter roboh diduga akibat tanah urukan labil. BPBD DKI memastikan tak ada korban amun drainase sekolah tersumbat total.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Agam (BPBD) menyatakan dua jembatan darurat di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, hanyut terbawa banjir.
Menurut BPBD, korban meninggal dunia merupakan warga Pacitan yang tertimpa reruntuhan dinding saat gempa terjadi.
Ada dua fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan, yaitu Sekolah Dasar (SD) Jetis dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) 1 Jetis, dengan kerusakan cukup berat.
Analisa cuaca harian menjadi pijakan utama dalam pengambilan keputusan strategis.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan penanganan bencana tanah bergerak di Kabupaten Tegal tidak boleh berhenti pada fase tanggap darurat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved