Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Padang, siap menggelar Padang Bagoro guna membersihkan sampah-sampah yang ada di sekitar Panggung Cimpago Pantai Purus Padang. Kegiatan bertemakan olahraga sambil memunggut sampah ini dilaksanakan besok, Sabtu (6/8/2022) mulai pukul 06.00 WIB
Asisten I Pemko Padang Edi Hasyimi mengatakan, kegiatan membersihkan pantai ini bagian persiapan rangkaian kegiatan Rakernas Apeksi ke-XV dengan Padang sebagai tuan rumah.
Nantinya, di Pantai Purus tersebut akan dilakukan lomba memasak rendang dan membuat teh talua yang akan diikuti Wali Kota dan Ibu PKK se Indonesia.
"Kita juga melakukan pembersihan pantai sebagai pusat kegiatan merandang. Kita sudah melakukan goro seminggu yang lalu dan Sabtu ini kita akan kembali melalukan goro masal disana," ungkap Edi Hasyimi, Jumat (5/8)
Menurutnya, goro masal ini akan dilakukan bersama masyarakat Kecamatan Padang Barat dan terbuka untuk umum. "Nantinya juga akan ada doorprize dan suvernir bagi yang beruntung pada saat goro," pungkasnya. (OL-13)
Baca Juga: 60 Persen Warga Padang Berada di Zona Merah Tsunami
Polresta Padang kerahkan 600 personel gabungan amankan Ramadan 1447 H. Fokus tekan tawuran, balap liar, dan peringatan larangan Balimau di sungai.
Kondisi saluran irigasi Gunung Nago arah kiri, tepatnya di depan SMA 9 Padang, mengalami pendangkalan serius akibat tumpukan sedimen.
“Saat ini progres sudah mencapai 98%. Tinggal 2% lagi, berupa penutupan U-ditch dan finishing,”
Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus mendorong percepatan penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana alam.
KEBUTUHAN akan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana di Kota Padang terus meningkat seiring berulangnya banjir yang melanda wilayah tersebut.
Akses utama ke kawasan terdampak banjir bandang bulan lalu di Batu Busuk itu kini terputus karena banjir susulan.
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) menegaskan penertiban aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Sumbar masih berjalan melalui kerja tim terpadu lintas sektor.
PEMERINTAH pusat telah menyiapkan total anggaran sebesar Rp2,6 triliun untuk Sumatera Barat (Sumbar), untuk kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved