Selasa 26 Juli 2022, 16:35 WIB

60 Persen Warga Padang Berada di Zona Merah Tsunami

Yose Hendra | Nusantara
60 Persen Warga Padang Berada di Zona Merah Tsunami

AFP/Apu Gomes
Ilustrasi gelombang tsunami

 

KOTA Padang rentan tsunami sehubungan terletak di bibir pantai Samudra Hindia. Pemerintah setempat berharap seluruh warga memiliki edukasi dalam menghadapi bencana, khususnya tsunami.

"Hampir sejuta penduduk Kota Padang, 60% di antaranya berada di zona merah tsunami, warga mesti dibekali dengan edukasi menghadapi
bencana," kata Asisten I Setdako Padang Edy Hasymi saat mewakili Wali Kota pada kegiatan Kelurahan Siaga Bencana Tahun 2022 di Balai Kota Padang, Sumatra Barat, Senin (25/7).

Dijelaskannya, skill dan pemahaman dalam menghadapi bencana mesti dimiliki oleh setiap orang. Karena, menurutnya, mereka yang tidak
memiliki skill saat terjadi bencana akan terlebih dahulu menjadi korban.

"Karena tak punya pengetahuan bagaimana menghadapi bencana, semua mempunyai cara berbeda saat bencana datang, kita mesti punya
pengetahuan," ujar Edy.

Selama ini, Pemkot Padang telah melakukan edukasi kepada masyarakat. Bahkan, Kota Padang diharapkan menjadi kota cerdas bencana. Namun, edukasi yang diberikan kepada masyarakat sempat terhenti karena pandemi covid-19.


Baca juga: Siswa SDN di Malang dan Sidoarjo Dapat Edukasi Pandemi


Edy berharap, edukasi dalam menghadapi bencana dapat diberikan pihak kelurahan kepada seluruh warga. Karena itu, ia berkeinginan seluruh aparat di kelurahan dan masyarakat memahami edukasi atau pengetahuan tentang kebencanaan yang diberikan narasumber dalam kegiatan Kelurahan Siaga Bencana Tahun 2022.

"Sehingga pengetahuan yang didapat kemudian diberikan kepada seluruh warga," harapnya.

Kegiatan Kelurahan Siaga Bencana Tahun 2022 digelar selama sehari penuh. Lima kelurahan menjadi titik fokus dalam kegiatan kali ini.

Lurah beserta perangkat kerjanya termasuk masyarakat setempat diundang untuk mendengarkan langsung edukasi bencana dari sejumlah narasumber.

"Lima kelurahan itu yakni Berok Nipah, Purus, Lubuk Buaya, Gates, serta Air Tawar Barat. Seluruh daerah itu berada di bibir pantai," ucap Plt
Kepala Plt BPBD Kota Padang, Arfian.

Arfian menyebut, salah satu tujuan kegiatan ini dilaksanakan secara partisipatif guna membangun kesiapsiagaan masyarakat. Termasuk melindungi masyarakat yang berada di kawasan rawan bencana. (OL-16)

Baca Juga

Metrotv/Fransiskus Gerardus Molo

Kunjungi Desa Terpencil, Aiptu Yoseph Harus Gotong Motor

👤Fransiskus Gerardus Molo 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 10:00 WIB
Akses jalan itu dibuka sejak 2017 namun hingga kini belum diperhatikan. Akses jalan putus akibat diterpa Badai Seroja, pekan lalu, sehingga...
MI/Palce Amalo

Bank Indonesia NTT Lepas Ekspor Perdana Kacang Lurik Organik ke Jerman

👤Palce Amalo 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 09:30 WIB
Ekspor perdana dilepas dari gudang Kantor Cabang PT Profil Mitra Abadi Cabang Kupang di Kelurahan Maulafa, Kota Kupang, yang ditandai...
ANTARA/Fransisco Carolio

Titik Api Bertambah 10 Kali Lipat, Sumut Siaga Karhutla

👤Yoseph Pencawan 🕔Sabtu 13 Agustus 2022, 23:25 WIB
Sumut memiliki wilayah yang rentan mengalami karhutla karena memiliki 3,7 juta ha lahan hutan dan 261 ha lahan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya