Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SMA Negeri 3 Padang Panjang resmi memulai kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru tahun ajaran 2025/2026, Senin (14/7) kemarin.
Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara pembukaan simbolis yang berlangsung di musala sekolah dan diikuti seluruh siswa baru, dewan guru, serta pengurus OSIS.
Kegiatan MPLS dijadwalkan berlangsung selama empat hari, 14-17 Juli 2025. Kepala SMAN 3, Febriace secara resmi membuka kegiatan ini dan menyampaikan pesan penting kepada peserta didik baru.
“MPLS bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi momentum penting untuk membangun fondasi karakter, disiplin, dan semangat belajar bagi siswa baru,” ujar Febriace.
Ia menambahkan, sejak hari pertama, siswa harus dikenalkan pada budaya sekolah yang menjunjung tinggi nilai integritas, kebersamaan, dan etos kerja yang positif. Menurutnya, MPLS yang mengangkat tema " Berkarakter, Berbudaya, dan Breprestasi bersama SMAN 3 Padang Panjang" dapat menjadi gerbang awal membentuk mental peserta didik agar siap menghadapi tantangan pembelajaran di jenjang pendidikan menengah.
Pelaksanaan MPLS tahun ini dirancang dengan pendekatan yang lebih partisipatif dan menyenangkan, tanpa mengesampingkan substansi pendidikan karakter. Program ini tidak hanya mengenalkan fasilitas fisik dan peraturan sekolah, tetapi juga menyentuh aspek pembentukan sikap dan kepribadian siswa.
“Kami ingin siswa merasa diterima dan didampingi, bukan ditekan. MPLS menjadi ajang untuk menjalin kedekatan dan solidaritas antarsiswa serta membangun rasa tanggung jawab,” imbuhnya.
Seluruh rangkaian kegiatan MPLS dipandu pengurus OSIS, para guru pembina, serta tenaga pendidik. OSIS memainkan peran penting sebagai fasilitator, menciptakan suasana kegiatan yang dinamis dan inklusif.
Kegiatan MPLS berlangsung di berbagai titik lingkungan sekolah, termasuk aula, lapangan, dan kelas-kelas. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan visi-misi sekolah, sistem belajar di SMA, pengenalan ekstrakurikuler, tata tertib, serta penguatan nilai-nilai toleransi dan gotong royong.
Selain sesi materi, peserta juga diajak untuk mengikuti permainan edukatif, ice breaking, dan team building guna membangun rasa kebersamaan dan kekompakan.
Pendekatan MPLS yang berpusat pada siswa dapat meningkatkan sense of belonging sekaligus mengurangi potensi kecemasan di hari-hari awal masuk sekolah. (H-1)
Wali Kota Padang Fadly Amran menegaskan pentingnya penetapan Zona Merah atau zona berbahaya di beberapa kecamatan terdampak bencana, terutama di sepanjang aliran sungai.
Untuk pengumpulan donasi dilakukan di dua lokasi pos.
Memasuki fase pemulihan (recovery) paling berat, pemerintah daerah terus mengerahkan personel lintas unsur.
Starlink yang baru dipasang di Huntara Rusus Lubuk Buaya tersebut merupakan unit yang sebelumnya dipasang di tempat pengungsian Lubuk Minturun dan Lambung Bukit.
Di dekat Jembatan Baru, Batu Busuk, Kecamatan Pauh, banjir memasuki satu rumah warga. Air setinggi lutut membuat delapan penghuni rumah terjebak.
Sebanyak 80 unit rumah bekas isolasi mandiri Covid-19 di Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar) kini diperancak (ditata) untuk pengungsian korban banjir bandang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved