Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMASUKI musim kemarau, Damkar Kabupaten Kuningan, Jawa Barat mengimbau masyarakat waspada dan berhati-hati. Ratusan peristiwa kebakaran sudah terjadi di Kabupaten Kuningan selama lima tahun terakhir.
Kepala Kantor UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan, Mh Khadafi Mufti, menjelaskan menghadapi musim kemarau seperti sekaranag, masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan berhati-hati. "Karena saat ini suhu udara tinggi ditambah cuaca kering dan angin kencang. Sehingga rawan terjadi kebakaran," tutur Khadafi.
Ditambahkan, sejak 2017 hingga Juli 2022 telah terjadi 637 kasus kebakaran di Kabupaten Kuningan. Kebakaran tersebut dibagi menjadi beberapa kategori yaitu kategori bangunan permukiman penduduk, tempat usaha, lahan dan hutan. "Estimasi kerugian yanag ditimbulkan mencapai Rp 63,3 miliar," tutur Khadafi.
Untuk itu masyarakat diimbau untuk mewaspadai potensi terjadinya kebakaran yang bisa diakibatkan dari tungku atau gas, listrik, pembakaran sampah dan lainnya. Sedangkan untuk masyarakat yang memiliki tempat usaha atau melaksanakan kegiatan yang melibatkan orang banyak juga diminta untuk melengkapi system proteksi kebakaran. Dengan demikian saat terjadi kebakaran upaya penanganan bisa lebih cepat dilakukan.
Khadafi juga menjelaskan bahwa tidak hanya kebakaran, pemadam kebakaran juga memiliki tugas pelayanan non kebakaran. Hal itu tertuang dalam PP No 2 tahun 2018 tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang dijabarkan dalam Permendagri 114 tahun 2018 tentang SPM Pencegahan dan Penanggulangan kebakaran non kebakaran di kabupaten dan kota.
Dalam aturan itu disebutkan pemadam kebakaran memiliki empat fungsi pelayanan yaitu pencegahan dan penanggulangana kebakaran, penyelamatan korban kebakaran serta sosialisasi, edukasi dan pembentukan relawan kebakaran dan masyarakat peduli kebakaran. (OL-15)
BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan signifikan titik panas di Provinsi Riau. Hingga Kamis pukul 07.00 WIB, jumlah hotspot tercatat mencapai 160 titik
Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu lebih dari empat jam untuk memadamkan api.
Petugas pemadam kebakaran menunjukkan respons yang cukup impresif dengan tiba di lokasi kejadian hanya enam menit setelah laporan diterima, yakni pukul 21.31 WIB.
Kebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Pedongkelan Belakang, RT 03/RW 14, Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (31/1) dini hari.
KEPULAN asap pekat masih membubung dari area pabrik sandal Swallow PT Garuda Mas Perkasa hingga Kamis (29/1) sore.
UPAYA pemadaman kebakaran hebat yang melanda pabrik karet PT Garuda Mas Perkasa, produsen sandal merek Swallow, belum sepenuhnya tuntas hingga menjelang siang, Rabu (28/1).
MASYARAKAT wilayah Cirebon, yang meliputi Kota dan Kabupaten Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Indramayu dilanda suhu panas beberapa hari terakhir.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Rabu, 8 Oktober 2025. Pekan pertama Oktober, sebagian besar wilayah Indonesia memasuki masa peralihan.
KEMARAU panjang semakin berlanjut menyelimuti kawasan Provinsi Aceh.
Masyarakat NTT diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi angin kencang yang bersifat kering. Angin kencang ini berpotensi menyebabkan kebakaran hutan dan lahan.
"Jadi saat wilayah yang mudah terbakar meluas, kami mohon bantuan, dukungan yang berada di Provinsi Riau benar-benar menjaga jangan sampai lahan itu terbakar,"
MUSIM kemarau menyebabkan krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Krisis air bersih terjadi di Desa Lebaksiu Kidul, Kecamatan Lebaksiu, yang terdampak
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved