Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
TERCATAT ada 7.709 Orang dengan HIV AIDs (ODHA) di Riau sampai Juni 2022, dari jumlah itu di antaranya terdapat 3.622 orang dalam kondisi stadium AIDS.
"Temuan kasus HIV/AIDs di Riau itu baru pada angka 66,4 persen dari 11.596 target yang ditetapkan nasioanal. Yang sudah diobati atau minum obat sebanyak 2.930 orang. Artinya masih banyak pasien yang positif HIV/AIDS belum sepenuhnya memiliki kesadaran meminum obat HIV," kata Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution pada rapat koordinasi Pengurus Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Riau di Pekanbaru, kemarin.
Menurut dia, dalam upaya pencegahan dan penaggulangan HIV/AIDS tidak bisa hanya dibebankan kepada Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit saja akan tetapi juga pada keluarga dan penderita.
"Sebab kasus HIV/AIDS sangat dipengaruhi oleh perilaku, budaya, faktor sosial dan lingkungan. HIV merupakan masalah sosial kemasyarakatan dan pembangunan sehingga upaya penanggulangannya perlu diintegrasikan dalam program pembangunan nasional di Provinsi hingga kabupaten/kota," katanya.
Penanggulangan tersebut dapat dilakukan secara sistemik dan terpadu, dimulai dari perilaku hidup sehat, pencegahan penyakit, perawatan dukungan obat bagi orang dengan HIV/AIDS (Odha) dan orang yang terdampak HIV/AIDS.
Selain itu juga harus dilakukan oleh masyarakat sipil dan pemerintah secara bersama–sama berdasarkan prinsip kemitraan dengan strategi mencegah dan mengurangi resiko penularan HIV/AIDS, meningkatkan kualitas hidup Odiv, mengurangi dampak sosial dan ekonomi akibat HIV/AIDS pada setiap individu keluarga dan masyarakat.
"Dengan harapan agar setiap individu menjadi produktif dan bermanfaat bagi pembangunan. Disamping perlu kesadaran mengendalikan HIV/AIDS melalui peningkatan cakupan program penanggulangan HIV/AIDS, meningkatkan efektifitas program pencegahan, menjamin keberlanjutan program pencegahan dan penanggulangan," katanya.
“Masyarakat perlu menghilangkan segala bentuk stigma dan diskriminasi kepada orang dengan HIV/AIDS,” tutur Wagubri.
Sebanyak 7.709 Odha di Riau itu dengan karakteristik temuan kasus HIV/AIDS di Provinsi Riau dengan kasus terbanyak di Pekanbaru yakni berjumlah 4.566 orang. Untuk peringkat ketiga yakni ibu rumah tangga. Temuan kasus HIV terbesar pada umur 25–45 tahun (usia produktif) mencapai proporsi lebih dari 60 persen.
Pemprov Riau telah berupaya menanggulangan HIV/AIDS dengan menetapkan Perda No.4 tahun 2006 tentang penanggulangan HIV/AIDS dan membentuk Lembaga KPA Provinsi Riau.
Pemerintah melalui Kemendagri telah menetapkan peraturan Mendagri No. 100 tahun 2018 tentang penerapan standar pelayanan minimal (SPM) yang harus dicapai oleh Pemerintah Daerah (Pemda) sebagaimana tertuang dalam PP No. 2 tahun 2018 dan Permenkes No. 4 tahun 2019.
Untuk mencapai Standar Pelayanan Minimal (SPM) --berlaku untuk semua warga negara-- menjadi tanggung jawab Pemda mulai dari bupati, wali kota hingga gubernur, terkait untuk mereka yang beresiko HIV/AIDS agar mendapatkan edukasi, tes skrining pemeriksaan HIV, dan merujuk untuk pengobatan lebih lanjut. (Ant/OL-13)
Baca Juga: 36,9 Juta Masyarakat Sudah Terproteksi Booster
Dinas Kesehatan Jawa Timur tidak cukup hanya mengandalkan pendekatan kuratif dan pelaporan kasus, melainkan perlu memperkuat langkah preventif.
"Hasil pendataan kami, temuan HIV/AIDS selama 10 bulan mulai Januari-Oktober di Kota Sukabumi ada 124 kasus. Terdapat lima orang meninggal dunia,"
Para pengidap HIV/AIDS harus mendapat jaminan kesehatan dari pemerintah.
KETUA DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan dan Lingkungan Hidup, Ribka Tjiptaning, menyoroti masih adanya stigma dan diskriminasi terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHA).
Universitas Esa Unggul melalui akademisi dan pakar Mikrobiologi, memberikan pandangan dan informasi ilmiah terkini terkait perkembangan penanganan HIV/AIDS di dunia dan Indonesia.
Stigma dan diskriminasi terhadap ODHIV bisa menghambat pengobatan.
PENYEBAB Gajah Sumatera mati terpenggal di Riau dari posisi badan yang terduduk, sedangkan sepasang gading telah raib hilang diduga akibat ditembak.
Seekor Gajah Sumatera ditemukan mati mengenaskan di area konsesi PT RAPP, Pelalawan, Riau. Polisi dan BBKSDA menyelidiki dugaan pembunuhan satwa dilindungi.
BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan signifikan titik panas di Provinsi Riau. Hingga Kamis pukul 07.00 WIB, jumlah hotspot tercatat mencapai 160 titik
DM ditangkap saat tengah mengolah kayu menggunakan mesin chainsaw di Resort Air Sawan, Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, pada 21 Januari 2026.
Di lokasi, tim mengupayakan penanganan dengan mengedepankan prinsip keselamatan manusia sekaligus perlindungan satwa harimau sumatera yang dilindungi.
POLISI mengamankan sembilan orang terkait jual beli dan perusakan fasilitas satgas di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Rabu (21/1).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved