Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Jawa Tengah Ganjar Pranowo, melakukan olahraga pagi tak biasa. Kali ini, Ganjar berolahraga pagi sambil mengevakuasi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Banyumas.
Bersama dengan Relawan ODGJ Banyumas, organisasi peduli ODGJ tanpa tempat tinggal, Ganjar menyusuri ruas jalan Purwokerto dengan berjalan kaki untuk mencari ODGJ yang akan dievakuasi.
Sesampainya di Jalan Dr Angka, Ganjar mendapati satu ODGJ paruh baya sedang tidur di sebuah halte. Ganjar dan Relawan ODGJ Banyumas langsung menghampiri ODGJ tersebut.
"Ini kawan-kawan Relawan ODGJ Banyumas yang dengan hati mereka tulus dengan ODGJ. Hebat lah mereka ini. Mereka juga tau ada tempat-tempat yang biasanya ada ODGJ," ujar Ganjar usai olahraga pagi pada Senin (18/7.
Pada saat evakuasi, hal pertama dan yang terpenting yang dilakukan relawan adalah mengajak berkomunikasi ODGJ. Ganjar yang memperhatikan, tampak kagum dengan kemampuan relawan dalam membujuk ODGJ.
Setelah ODGJ bisa diajak bicara, para relawan langsung membersihkan ODGJ tersebut. Ganjar juga terlihat asyik saat bersenda gurau bersama ODGJ itu sambil dipotong kukunya dan digunting rambutnya oleh relawan.
"Cara berkomunikasinya bagus dengan mereka (ODGJ), mulai dari ngga mau terus kemudian sampe bisa tersenyum itu sebuah proses yang saya ngga punya ilmunya," kata Ganjar.
Baca juga : Peringati Sewelasan di Purworejo, Ganjar Pesan Ini ke Para Santri
Ganjar menambahkan, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab seperti yang tertuang dalam Pancasila sila ke-2 adalah kewajiban yang harus diterapkan dalam kehidupan bersosial dan bermasyarakat.
Oleh karena itu, Ganjar mendukung penuh gerakan seperti Relawan ODGJ Banyumas yang memanusiakan manusia. Menurutnya, meskipun orang mengalami gangguan jiwa, namun hak-haknya sebagai manusia tetap harus dipenuhi.
"Bicara Pancasila itu boleh lah tidak menghafal, tapi melakukan. Artinya Kemanusiaan yang Adil dan Beradab itu. Tadi ODGJ-nya udah takut mau dipasung, tapi ngga. Terus dirayu oleh mereka," ucap Ganjar.
Sementara itu, Ketua Relawan ODGJ Banyumas Sapto Adi mengatakan, Ganjar sangat mengapresiasi keberadaan relawan. Sapto menilai, Ganjar adalah sosok pemimpin yang sulit ditemui karena selalu turun langsung untuk menyelesaikan suatu persoalan.
"Alhamdulillah kata Pak Ganjar bagus dan positif ya. Sangat membantu untuk masyarakat, untuk pemerintah kabupaten sendiri. Semoga di semua kewilayahan khususnya Kabupaten Banyumas adanya ODGJ bisa tertangani dengan sepenuhnya," ungkap Sapto.
Perlu diketahui, sebagai bentuk dukungan, Ganjar memberikan satu unit ambulans kepada mereka. Nantinya, ambulans itu akan digunakan sebagai kendaraan operasional Relawan ODGJ Banyumas. (RO/OL-7)
Pelaku mengamuk menggunakan parang dan melukai enam orang, yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia serta lainnya harus menjalani perawatan medis.
Polsek Cibatu mengamankan seorang ODGJ yang meresahkan pemudik di jalur Bandung-Tasikmalaya, Garut. Simak kronologi dan imbauan polisi di sini.
Dokumen tersebut mencakup kajian mendalam mengenai Pengelolaan Sampah di Kota Sorong dan Penanganan Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Kala kesibukan kota berlangsung penuh dinamis di sepanjang Senin (22/12), Griya Palang Merah Indonesia (PMI) Solo menjadi saksi bisu momen haru dan hangat pada peringatan Hari Ibu.
Manajemen Griya PMI Solo, memanfaatkan kesempatan untuk mensosialisasikan kebijakan terbaru, bertajuk Terminasi Layanan, bertepatan perayaan Hari Ibu 2025.
Pemerintah Kota Tasikmalaya mengakui kesulitan dalam memberantas TPS liar di wilayahnya.
ARUS mudik Lebaran 2026 atau 1447 Hijriah di wilayah Ajibarang, Banyumas, Jawa Tengah terpantau ramai namun tetap lancar, sebanyak 85.258 kendaraan melintas dari arah Jakarta
Salah satu produk yang paling diminati adalah daging sapi yang dijual dengan harga Rp100 ribu per kg jauh lebih murah dibanding harga pasar.
CUACA ekstrem yang ditandai dengan hujan lebat disertai angin kencang melanda Banyumas, Jawa Tengah pada Rabu (4/3) petang.
JAJARAN Polresta Banyumas, Jawa Tengah menggagalkan dugaan peredaran bahan peledak yang diduga untuk petasan seberat sekitar 9 kilogram (kg) dalam Operasi Pekat Candi (TO OPC) 2026.
Tingginya harga cabai terjadi karena faktor cuaca karena sejumlah daerah sentra seperti Pemalang, Kabupaten Semarang, Temanggung, Demak, Pati belum ada panen besar.
Harga beras medium di Pasar Sidodadi Cilacap berada pada kisaran Rp13.000–Rp13.500 per kg dan beras premium Rp14.000–Rp14.500 per kg.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved