Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Jawa Tengah Ganjar Pranowo, melakukan olahraga pagi tak biasa. Kali ini, Ganjar berolahraga pagi sambil mengevakuasi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Banyumas.
Bersama dengan Relawan ODGJ Banyumas, organisasi peduli ODGJ tanpa tempat tinggal, Ganjar menyusuri ruas jalan Purwokerto dengan berjalan kaki untuk mencari ODGJ yang akan dievakuasi.
Sesampainya di Jalan Dr Angka, Ganjar mendapati satu ODGJ paruh baya sedang tidur di sebuah halte. Ganjar dan Relawan ODGJ Banyumas langsung menghampiri ODGJ tersebut.
"Ini kawan-kawan Relawan ODGJ Banyumas yang dengan hati mereka tulus dengan ODGJ. Hebat lah mereka ini. Mereka juga tau ada tempat-tempat yang biasanya ada ODGJ," ujar Ganjar usai olahraga pagi pada Senin (18/7.
Pada saat evakuasi, hal pertama dan yang terpenting yang dilakukan relawan adalah mengajak berkomunikasi ODGJ. Ganjar yang memperhatikan, tampak kagum dengan kemampuan relawan dalam membujuk ODGJ.
Setelah ODGJ bisa diajak bicara, para relawan langsung membersihkan ODGJ tersebut. Ganjar juga terlihat asyik saat bersenda gurau bersama ODGJ itu sambil dipotong kukunya dan digunting rambutnya oleh relawan.
"Cara berkomunikasinya bagus dengan mereka (ODGJ), mulai dari ngga mau terus kemudian sampe bisa tersenyum itu sebuah proses yang saya ngga punya ilmunya," kata Ganjar.
Baca juga : Peringati Sewelasan di Purworejo, Ganjar Pesan Ini ke Para Santri
Ganjar menambahkan, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab seperti yang tertuang dalam Pancasila sila ke-2 adalah kewajiban yang harus diterapkan dalam kehidupan bersosial dan bermasyarakat.
Oleh karena itu, Ganjar mendukung penuh gerakan seperti Relawan ODGJ Banyumas yang memanusiakan manusia. Menurutnya, meskipun orang mengalami gangguan jiwa, namun hak-haknya sebagai manusia tetap harus dipenuhi.
"Bicara Pancasila itu boleh lah tidak menghafal, tapi melakukan. Artinya Kemanusiaan yang Adil dan Beradab itu. Tadi ODGJ-nya udah takut mau dipasung, tapi ngga. Terus dirayu oleh mereka," ucap Ganjar.
Sementara itu, Ketua Relawan ODGJ Banyumas Sapto Adi mengatakan, Ganjar sangat mengapresiasi keberadaan relawan. Sapto menilai, Ganjar adalah sosok pemimpin yang sulit ditemui karena selalu turun langsung untuk menyelesaikan suatu persoalan.
"Alhamdulillah kata Pak Ganjar bagus dan positif ya. Sangat membantu untuk masyarakat, untuk pemerintah kabupaten sendiri. Semoga di semua kewilayahan khususnya Kabupaten Banyumas adanya ODGJ bisa tertangani dengan sepenuhnya," ungkap Sapto.
Perlu diketahui, sebagai bentuk dukungan, Ganjar memberikan satu unit ambulans kepada mereka. Nantinya, ambulans itu akan digunakan sebagai kendaraan operasional Relawan ODGJ Banyumas. (RO/OL-7)
Dokumen tersebut mencakup kajian mendalam mengenai Pengelolaan Sampah di Kota Sorong dan Penanganan Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Kala kesibukan kota berlangsung penuh dinamis di sepanjang Senin (22/12), Griya Palang Merah Indonesia (PMI) Solo menjadi saksi bisu momen haru dan hangat pada peringatan Hari Ibu.
Manajemen Griya PMI Solo, memanfaatkan kesempatan untuk mensosialisasikan kebijakan terbaru, bertajuk Terminasi Layanan, bertepatan perayaan Hari Ibu 2025.
Pemerintah Kota Tasikmalaya mengakui kesulitan dalam memberantas TPS liar di wilayahnya.
Jaringan Swiss-Belhotel International wilayah Yogyakarta, Solo dan Semarang menggelar kegiatan sosial bertajuk “Berbagi Kebahagiaan di Griya PMI Peduli” pada Kamis (13/11)
PERHATIAN terhadap anak yatim piatu, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), serta keluarga pra-sejahtera di Indonesia disebut harus terus ditingkatkan.
Kabupaten Banyumas dianggap telah berhasil mengelola sampah secara menyeluruh, mulai dari pemilahan hingga pemanfaatan akhir.
Di Purwokerto, penurunan harga terjadi pada daging ayam ras, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan telur ayam ras.
Penyaluran ini ditujukan untuk memperkuat ketersediaan stok minyak goreng rakyat sekaligus menjaga keterjangkauan harga di pasaran, terutama menjelang bulan Ramadan.
SEJUMLAH ibu terlihat berkumpul di sebuah ruang dengan ukuran sekitar 7 x 5 meter dari keseluruhan bangunan dengan luas sekitar 63 meter persegi.
Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian dan empati atas situasi nasional yang saat ini tengah menghadapi serangkaian musibah
Risiko kelangkaan komoditas strategis di Kabupaten Banyumas dan sekitarnya berada pada level rendah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved