Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui anak usahanya PT Perkebunan Nusantara V mendistribusikan 168 ton minyak goreng curah murah di Bumi Lancang Kuning, Provinsi Riau.
Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Mohammad Abdul Ghani meninjau langsung penjualan minyak goreng curah murah seharga Rp 12.000/Kg di salah satu titik pendistribusian, Venue Tennis Komplek Perkantoran PTPN V, Jalan Rambutan, Pekanbaru, Kamis (14/7).
Di sela-sela kunjungannya, ia mengatakan bahwa penjualan minyak goreng curah murah ini merupakan bagian dari program berkesinambungan PTPN Group membantu pemerintah dalam menstabilkan harga kebutuhan dasar, terutama minyak goreng di masyarakat. Selain di Provinsi Riau, kegiatan serupa dilaksanakan oleh beberapa anak perusahaan holding perkebunan lain seperti PTPN II, PTPN III dan PTPN IV di Sumatera Utara.
"Program ini merupakan bagian dari program sosial berkelanjutan dari Holding Perkebunan Nusantara dalam menyikapi kelangkaan dan meningkatknya harga minyak goreng dalam beberapa waktu terakhir," kata Ghani dalam keterangan persnya di Pekanbaru.
Meningkatnya harga minyak goreng, lanjutnya, menjadi salah satu faktor turunnya daya beli masyarakat saat ini. Sehingga, sebagai perusahaan milik negara ia menuturkan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) perlu menempuh langkah-langkah yang tepat dan cepat, termasuk menyalurkan minyak goreng murah kepada masyarakat.
Distribusi migor curah di Riau pekan ini diawali dari Kantor Pusat Kota Pekanbaru dengan jumlah total minyak goreng tersedia mencapai 28 ton pada Rabu dan Kamis (13-14 Juli 2022). Masyarakat yang menginginkan Migor Curah Murah ini harus menyertakan foto copy Kartu Penduduk dan Kartu Keluarga agar dapat membeli maksimal 10 kg per Kepala Keluarga.
Mohammad Abdul Ghani yang didampingi langsung Direktur PTPN V, Jatmiko Santosa serta Komisaris Utama PTPN V, Fauzi Yusuf bersyukur atas antusiasme masyarakat Kota Bertuah, Pekanbaru yang begitu tinggi akan pelaksanaan program tersebut.
"Bapak dan ibu semua, terima kasih telah menjaga ketertiban. Mohon doanya agar PTPN Group bisa terus memberikan kontribusi dan kemanfaatan kepada masyarakat," ujar Ghani kepada ratusan masyarakat yang tengah antri berbaris rapi.
Sementara itu Direktur PT Perkebunan Nusantara V, Jatmiko Santosa, menjelaskan selain di kantor pusat PTPN V, pendistribusian Migor murah tersebut juga dilaksanakan di seluruh unit usaha perkebunan PTPN V berbagai penjuru Riau. Jatmiko berharap program tersebut dapat membantu masyarakat Riau dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Kamsiah, salah seorang ibu rumah tangga mengaku bersyukur bisa memperoleh minyak goreng curah murah tersebut. "Alhamdulillah, meskipun harus antri, senang bisa mendapat minyak goreng murah. Kualitasnya saya lihat ini setara yang kemasan," kata ibu empat anak itu seraya menenteng 10 Kilogram minyak goreng dengan sumringah.(RO/M-4)
Selain stok beras CBP sebanyak 22.000 ton, Bulog Sulteng juga memiliki stok gula sekitar 236 ton serta minyak goreng sebanyak 537.000 liter.
Penyaluran Minyakita untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok penting bagi masyarakat.
Meski sempat dipengaruhi cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi, fluktuasi harga di pasar tradisional dinilai masih wajar dan tidak menimbulkan gejolak signifikan menjelang ramadan.
Pengawasan pergerakan harga dilakukan secara koordinasi lintas sektor. Salah satunya mengawasi harga komoditas yang bisa memengaruhi inflasi.
Harga beras kelas medium masih berkisar Rp13.500-Rp14.500 per kilogram, harga bawang putih Rp40.000-Rp45.000 per kilogram, bawang merah Rp30.000-Rp35.000 per kilogram.
Para pelaku usaha di sektor pangan diminta untuk semakin taat menjalankan harga acuan pemerintah jelang Ramadan.
MENJELANG Idul Fitri 2024 minyak goreng kemasan merek Minyakita dan Curah mengalami kelangkaan dan mahal di pasar tradisional yang ada di Kota Depok, Jawa Barat (Jabar).
HARGA minyak goreng curah atau minyak goreng tanpa merk dengan kemasan plastik di pasar tradisional Kota Depok, Jawa Barat terpantau melambung tinggi, harganya hampir setara
Jika HET minyak goreng curah dinaikkan, sudah barang tentu akan menambah beban masyarakat. Padahal, masalah utamanya ada pada aspek distribusi.
Permasalahan di sisi distribusi diduga yang mendorong pemerintah berencana menaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng kemasan seusai Lebaran 2024.
MENTERI Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan kenaikan harga minyak goreng curah tak bisa dihindari.
Kementerian Perdagangan (Kemendag) menegaskan bahwa tidak akan ada perubahan terhadap harga eceran tertinggi (HET) untuk minyak goreng.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved