Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
HINGGA Selasa (12/7) tercatat delapan jemaah haji asal Provinsi Jawa Barat (Jabar) meninggal dunia di Tanah Suci. Dua jemaah terakhir yang mengembuskan napas terakhir adalah warga Kota Bandung.
Demikian data yang tercatat di Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Jabar. "Jemaah haji yang wafat bertambah jadi delapan, dua terakhir jemaah yang meninggal berasal dari Kota Bandung," kata Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kanwil Kemenag Jabar, Ahmad Handiman Romdony, Rabu (13/7).
Menurut Ahmad, dari informasi yang didapat, jemaah haji asal Kota Bandung meninggal karena kelelahan. Kedua jenazah dimakamkan di Arab Saudi.
"Hal itu juga berlaku untuk jenazah jemaah lainnya yang wafat saat menjalankan ibadah haji jadi semua jemaah yang meninggal di Arab Saudi dimakamkan di Arab Saudi," lanjutnya.
Terkait dengan rencana kepulangan Jemaah haji, Ahmad mengatakan pihaknya akan melakukan beberapa persiapan seperti melakukan pengecekan kesehatan terhadap seluruh Jemaah yang tiba. "Kita sudah melakukan rapat bersama seluruh emberkasi dengan PHU pusat (Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag RI), bahwa seluruh jamaah yang masuk emberkasi itu akan di-skrining suhu tubuh, dan nanti kalau misalnya ada yang terindikasi (covid-19) sebanyak 37,5 (persen) baru kita akan lakukan swab," jelasnya.
Ditambahkan, dalam melakukan pemeriksaan kesehatan pada jemaah, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan tim kesehatan yang ada di Kemenag Jabar. Akan tetapi berdasarkan laporan yang ada, rata-rata jemaah yang akan melakukan kepulangan masih dinyatakan sehat.
"Secara umum relatif sehat, dan kalaupun ada yang sakit, itu karena faktor cuaca dan kelelahan. Makanya nanti setibanya di emberkasi, kita dari tim kesehatan hanya memeriksa suhu tubuh jamaah saja," ujarnya.
Untuk teknis penjemputan, Ahamd mengungkapkan bahwa tim dari Kemenag bersama Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) akan menunggu di asrama kedatangan. Sehingga, ketika para jamaah tiba di Tanah Air, akan langsung memberi fasilitas kesehatan berupa pengecekan suhu tubuh, pemberian konsumsi, hingga pengambilan air zam-zam dan barang bawaan.
"Jadi di asrama itu tidak lama, kurang lebih 1 jam-an dan setelah itu langsung menuju ke bus yang menjemput mereka dari daerahnya masing-masing. Kami akan mengimbau kepada keluarga jemaah untuk tidak melakukan penjemputan ke emberkasi, bahkan hingga ke Bandara Soekarno Hatta," terangnya. (OL-15)
HARI ini, Minggu, (8/2) yang bertepatan dengan 20 Syaban 1447 H, pemerintah Arab Saudi resmi mulai menerbitkan visa haji 2026 atau 1447 Hijriah.
Sebanyak sembilan pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) di Kabupaten Sidoarjo terancam gagal berangkat ibadah haji 2026.
MENTERI Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan atau Gus Irfan mengungkapkan bahwa pihaknya kerap menerima komentar negatif terkait kebijakan istitha’ah kesehatan jemaah haji.
Menhaj menjelaskan alasan petugas haji 2026 dilatih semi-militer. Fokus pada disiplin, kesiapan fisik-mental, dan tantangan medan di Arab Saudi.
Ketua Komnas Haji Mustolih Siradj menilai persiapan penyelenggaraan ibadah haji yang dilakukan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) masih berada di jalur yang tepat.
Kiat aman menunda haid dengan obat hormon bagi calon jamaah haji perempuan agar ibadah lancar, sesuai anjuran dokter spesialis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved