Sabtu 09 Juli 2022, 09:55 WIB

Pesona Empat Zona Kawasan Pariwisata di Otorita Labuan Bajo 

mediaindonesia.com | Nusantara
Pesona Empat Zona Kawasan Pariwisata di Otorita Labuan Bajo 

Ist
Foto dari udara kawasan wisata Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, provinsi Nusa Tenggara Timur,

 

BPOLBF (Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores) tengah bersiap mengembangkan empat zona pengembangan pariwisata di Hutan Bowosie, Labuan Bajo, Flores, Nusa Tenggara Timur.

Kawasan pariwisata terintegrasi dan berkelanjutan tersebut menempati lahan seluas 400 hektar atau 1,98% dari luas keseluruhan hutan Bowosie yang mencapai 20.193 hektar.

Direktur Utama BPOLBF Shana Fatina mengatakan pengembangan kawasan ini akan dibagi dalam empat zona meliputi zona budaya, zona petualangan, zona alam liar, dan zona hiburan. 

"Pertama yaitu zona budaya, dengan konsep menonjolkan kebudayaan Flores dan NTT dengan mengangkat keunikan dan keragaman budaya Flores dan NTT sebagai daya tarik wisata," ungkap Shana Fatina dalam keterangan pers, Sabtu (9/7).

Zona ini akan menampilkan atraksi seperti hikayat komodo, culture performance art, museum, local cultural gallery, agriculture tourism. dan pray hill.

Kedua, zona alam liar dengan konsep menjaga eksotisme kehidupan alam liar berjalan beriringan dan menjadi daya tarik wisata, sebagai ruang untuk memperlihatkan cagar biosfer komodo pada wisatawan.

Baca juga: Pembangunan Infrastruktur di Labuan Bajo Diharapkan Berdampak Positif bagi Warga

"Di dalamnya akan menampilkan atraksi natural reserve gallery, mini Zoo, night safari, dan lumina forest," ungkap Shana.

Berikutnya, lanjut Shana, zona petualangan dengan  konsep memberikan petualangan dan berbagai kegiatan alam terbuka yang unik dan berbeda.

Di dalamnya akan menampilkan atraksi seperti glamping, hiking and biking track, zipline coaster, tree top net playground, sky coaster, ATV offroad track, tree top cycling, glass walkway, flying fox, dan outbound package.

Dan yang terakhir zona Hiburan dengan konsep menjadikan destinasi yang menyediakan berbagai aktivitas hiburan dan self-treatment. Di dalamnya berisi berbagai atraksi seperti sky restaurant, wedding venue, sunset view point, spa and wellness, forest pavilion, dan park area. 

"Kawasan Otorita Labuan bajo akan menjadi representasi landmark cagar biosfer komodo, karena tidak hanya menciptakan ruang bermain untuk manusia tapi juga ruang bermain untuk hewan, alam lengkap dengan ekosistemnya. Sebab itu kami melakukan pengkajian Amdal secara mendalam, diharapkan keragaman hayati Labuan bajo bisa hidup kembali dan lestari," ungkap Shana Fatina. 

Ia menambahkan, posisi kawasan pariwisata otorita sangat strategis, terletak di atas Kota Labuan Bajo dan terlihat jelas dari Bandara Komodo sangat cocok untuk kegiatan pertemuan internasional, seperti Asian Summit dan kegiatan MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) lainnya.

Pembedayaan masyarakat sekitar 

Keberadaan kawasan pariwisata otorita Labuan Bajo disanggah oleh dua desa dan satu kelurahan, yaitu Desa Gorontalo, Desa Golo Bilas, dan Kelurahan Wae Kelambu.

Shana menjelaskan, sejak dua tahun lalu BPOLBF banyak melakukan program pemberdayaan masyarakat di wilayah tersebut yang disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan masyarakat sekitar, seperti dengan Karang Taruna Desa Golo Bilas melakukan pelatihan hidroponik dan dukungan bagi sanggar budayanya.

Desa Gorontalo melakukan program daur ulang sampah limbah plastik dan dengan kelurahan wae kelambu melalui program pengolahan sampah. Selain itu, program pelestarian budaya Manggarai di kampung adat sekitar, seperti kampung adat Kaper. 

"Ke depan juga diperlukan keterlibatan masyarakat sekitar kawasan untuk kebutuhan tenaga kerja tentunya, kami juga akan bermitra dengan masyarakat desa untuk menciptakan produk kreatif agar bisa terserap di kawasan otorita," katanya.

"Ini akan berkelanjutan, semakin maju kawasan otorita juga akan berdampak semakin maju juga masayarakat sekitar," ungkap Shana. (RO/OL-09)

 

Baca Juga

dok.ist

Ke Buleleng, Sandiaga Uno Bantu Pengrajin Limbah Kertas Punya Logo Brand

👤Arnoldus Dhae 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 20:38 WIB
MENPAREKRAF Sandiaga Uno berkunjung ke Desa Sudaji, Sawan, Buleleng, Bali. Sandiaga Uno bertemu dengan Ibu Luh Rusmiati (43) yang merupakan...
dok.ist

Ganjar: Rakyat Indonesia Selalu Punya Cara untuk Bersatu

👤Haryanto 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 19:48 WIB
GUBERNUR Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo menyebut rkayat Indonesia selalu memiliki cara untuk...
DOK MI

25 Persen Nakes di Kota Padang Sudah Dapatkan Dosis Booster Kedua

👤Yose Hendra 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 19:33 WIB
SEBANYAK 25 persen tenaga kesehatan (Nakes) di Kota Padang, Sumbar sudah mendapatkan vaksinasi covid-19 dosis keempat atau booster...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya