Jumat 08 Juli 2022, 21:16 WIB

Heboh Soal ACT, Ganjar Jamin Baznas Jateng Aman Dan Terpercaya

Haryanto | Nusantara
Heboh Soal ACT, Ganjar Jamin Baznas Jateng Aman Dan Terpercaya

MI/Haryanto
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo

 

BEREDARNYA  pemberitaan soal penggelapan uang donasi umat yang dilakukan petinggi perusahaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) beberapa hari ini mengundang kontraversial di masyarakat.

Menanggapi itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memilih lembaga terkait untuk menyalurkan dana zakat, infak maupun sodaqoh.

Ganjar menyampaikan, masyarakat lebih baik menyalurkan dana melalui lembaga yang tidak memiliki rekam jejak negatif agar lebih aman dan terjamin, seperti Badan Amil Zakat Nasional atau BAZNAS.

Menurutnya, BAZNAS tidak hanya mengumpulkan dana saja, tetapi juga data penyalurannya untuk para penerima jelas. Sebab BAZNAS merupakan badan zakat resmi milik negara yang kegiatannya diawasi langsung.

"Baznas menurut saya lebih bagus ya. Tidak hanya mereka membagikan atau mengumpulkan saja, apakah mustahik-mustahiknya dicatat tapi governance-nya juga perlu dicatat," ujar Ganjar.

Tak hanya itu, Ganjar menjelaskan, BAZNAS tidak hanya diatur melalui Undang-Undang saja, terapi juga beberapa lembaga tinggi seperti Kementerian Agama dan Pemerintah Daerah. Oleh karena itu, penyaluran dananya terjamin.

Berbeda dengan ACT yang segala kegiatannya dijalankan sendiri oleh perusahaannya, sehingga pengawasannya jadi tidak bebas.

"Tapi beda, ACT kan juga bukan model zakat. Dia kan institusi sosial dibawah Kemensos. Kalo ini (BAZNAS) kan ngga ini undang-undang terus Kemenag mengatur, Pemda mengatur dan ini unsurnya juga sudah jelas," papar Ganjar.

"Fiqihnya ada, aturannya ada, syaratnya ada maka betul-betul aturan agama kalo ini. Dari awal kita udah ingatkan agar governance-nya ada. Maka berikutnya juga harus perlu diaudit ya gitu," sambungnya.

Sebelumnya, muncul pemberitaan bahwa dana umat yang dikumpulkan di ACT diduga disalahgunakan oleh petinggi ACT untuk meraup keuntungan pribadi. Dana umat yang terkumpul disebut-sebut dipotong dan masuk ke rekening pribadi petinggi ACT.(OL-13)

Baca Juga:  Sahabat Sandiuno Bogor Latih Emak-emak Membuat Kerupuk Cangkalang

Baca Juga

dok.Ant

Peredaran 750 liter Miras Captikus ke Gorontalo Digagalkan Polres Bolmong

👤Voucke Lontaan 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 14:00 WIB
PETUGAS Polres Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara, gagalkan penyelundupan 750 liter minuman keras tradisional (Captikus) tanpa...
Antara/Bayu Pratama

IKN Nusantara Jadi Harapan Pemerataan Pembangunan

👤Deny Susanto 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 13:34 WIB
Pemindahan ibu kota RI ke Kalimantan Timur membawa dampak pemerataan pembangunan bagi daerah penyangga, antara lain Kalimantan...
MI/Denny S

Rayakan HUT Kemerdekaan ke 77 RI, Nasdem Bali Tanam 3 Ribu Mangrove

👤Arnoldus Dhae 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 13:25 WIB
KADER dan pengurus Partai Nasdem Bali merayakan HUT Kemerdekaan ke 77 RI dengan menanam 3.000 mangrove secara bersamaan pada lima...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya