Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
BUPATI Cirebon Imron Rosyadi dilaporkan ke polisi atas dugaan ancaman melakukan santet kepada warganya. Pelaporan Imron tersebut dilakukan oleh warga Kabupaten Cirebon, Ivan Maulana, 43, melalui pengacaranya ke Polres Cirebon, Jawa Barat, Rabu (6/7).
Dugaan ancaman dari Imron itu terjadi saat Ivan bersama temannya Warcono berkunjung ke Kantor DPRD Kabupaten Cirebon pada 1 Juli 2022
lalu. Ivan mengatakan, dirinya percaya akan adanya santet sehingga merasa terancam.
"Di Indonesia sebagian besar budayanya mempercayai itu (santet). Jadi wajar saya merasa terancam," ujar Ivan dalam keterangan yang
diterima, Kamis (7/7).
Ivan menyampaikan, saat itu dia dan temannya tersebut melihat Imron keluar dari ruangan Ketua Dewan. Dia sempat memberi hormat dan menjulurkan tangan untuk bersalaman.
"Tangan saya diterima dan kita bersalaman. Tapi ketika melihat teman saya, Pak Bupati marah menunjuk-nunjuk saya. Dan dia mengatakan bahwa saya telah memaki-maki melalui WhatsApp," katanya.
Baca juga: Kejati Jateng Tangkap Tiga Pejabat Yayasan Angkasa Pura
Merasa tidak pernah melakukan yang dituduhkan oleh Imron, lantas Ivan meminta konfirmasi kembali. Saat itu juga, Ivan ditengahi oleh Ketua
DPRD hingga akhirnya Bupati Cirebon Imron keluar ruangan.
"Saya mencoba meminta konfirmasi lagi, karena saya sendiri tidak pernah menyimpan nomor yang bersangkutan," katanya.
Ivan mengatakan, Bupati Imron lalu mengancam akan melakukan santet kepada Ivan bilamana terbukti memaki-maki.
Saat itu juga Ivan mendapatkan konfirmasi dari Bupati Imron bahwa yang ditudingkan terhadapnya yaitu memaki melalui grup percakapan.
"Yang bersangkutan mengatakan akan menyantet saya jika dia bisa menemukan bukti bahwa saya sudah memaki dengan kata-kata kotor di grup WA," katanya.
Ivan menyayangkan, karena seharusnya Imron sebagai bupati tidak asal main tuduh dan mengancam akan menyantet. Pengaduan masyarakat yang dilakukan oleh pihaknya ke polisi, menurut dia, agar menjadi pelajaran agar seorang pejabat publik dapat menjaga lisannya.
"Bagi saya, seorang bupati di muka umum, di Kantor DPRD menjelang (rapat) paripurna, dan dia mengunakan seragam safari lalu mengancam akan menyantet. Secara etika moralnya seperti apa?" katanya. (S-2)
Menurut Oegroseno, semestinya hal-hal seperti ini tidak terjadi, karena tak diatur oleh KUHAP.
Trunoyudo menyebutkan bahwa momentum bulan suci Ramadan turut melandasi semangat kedua belah pihak untuk saling memaafkan dan melakukan introspeksi diri.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah menyoroti penembakan remaja oleh oknum polisi di Makassar, Sulawesi Selatan. Perlu evaluasi SOP senjata api
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Sarah Nuraini Siregar dari BRIN menyoroti penggunaan istilah "oknum" untuk anggota polisi, menegaskan tindakan individu mencerminkan institusi.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
Perbaikan jalan merupakan bagian dari pemeliharaan rutin bidang Bina Marga.
Dari hasil sementara, penyebab banjir antara lain pendangkalan sungai dan sampah.
Pergerakan tanah dipicu aliran air sungai yang mengikis tebing. Ditambah kondisi tanah yang memang labil
Kabupaten Cirebon merupakan daerah yang rentan diterjang bencana hidrometeorologi di musim penghujan ini. Baik itu bencana banjir, tanah longsor, cuaca ekstrem dan lainnya.
BPBD sudah menyiapkan langkah kesiapsiagaan, termasuk menghadapi potensi pohon tumbang akibat cuaca ekstrem
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon belum akan memberlakukan WFH untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved