Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH pengendara mobil mengeluhkan ketika hendak mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan Solar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) menggunakan aplikasi MyPertamina di Bandung. Aturan baru tersebut dinilai ngawur karena pengendara harus menggunakan smartphone ketika mengisi BBM.
Menurut Andi, salah seorang pengendara menilai, penerapan transaksi pengisian Pertalite dan Solar melalui aplikas tersebut tersebut dinilai sangat membahayakan. Pasalnya, pengendara haru membuka ponsel untuk bertransaksi di area pengisian BBM.
"Padahal kan sudah jelas aturan di pom bensin saat isi itu tidak boleh menyalakan mesin, terus juga tidak boleh sambil menggunakan HP. Tapi ko sekarang malah disuruh pakai aplikasi, terus itu kan pasti buka HP, menurut saya bahaya kan," kata Andi saat ditemui di SPBU Dago, Jalan Ir. H. Djuanda, Kota Bandung, hari ini
Hal senada pun diungkapkan Sarah, warga asal Ledeng ini yang menilai aturan transaksi tersebut belum tepat diterapkan. Bahkan, lanjutnya, seharusnya pemerintah tetap memberikan pilihan kepada konsumen cara bertransaksi.
Baca juga: Kemenkominfo dan Siberkreasi Latih Calon Agen Literasi Digital di Banda Aceh
"Ya cash tetep ada, pake aplikasi juga ada. Jangan langsung diterapkan begini. Karena enggak semuanya yang punya mobil itu punya saldo buat topup. Harusnya tetap ada pilihan, kalau mau laku pake aplikasi transaksinya, ya dibikin promo atuh, jada dedet kaya gini," beber Sarah ditempat yang sama.
Keluhan pun muncul dari para pengemudi angkutan kota (angkot). Mereka menilai, untuk transportasi umum atau pun taksi tidak usah diwajibkan pakai aplikasi untuk bertransaksi isi Pertalite.
"Kan enggak semuanya sopir angkot itu punya HP bagus (smartphone). Ini saya mending punya, tapi teman-teman masih ada yang pake HP jadul, yang ga bisa ada WA (whatsappnya), apalagi buat instal aplikasi ini. Udah mah susah cari penumpang, sekarang mau beli Pertalite aja ribet," kata Dadang, salah satu sopir angkot.
Sebelumnya, pemerintah menerapkan aturan transaksi pembelian BBM jenis Pertalite dan Solar wajib menggunakan aplikasi MyPertamina mulai 1 Juli 2022. Sebanyak 11 wilayah dipilih dalam uji coba penerapan transaksi melalui aplikasi tersebut diantaranya, Kota Bukit Tinggi, Kab. Agam, Kota Padang Panjang, Kab. Tanah Datar, Kota Banjarmasin, Kota Bandung, Kota Tasikmalaya, Kab. Ciamis, Kota Manado, Kota Yogyakarta, dan Kota Sukabumi.(OL-4)
PT Pertamina Patra Niaga menorehkan prestasi internasional dengan meraih penghargaan Indonesia Digital Experience of the Year dalam ajang Asian Experience Awards 2025.
PT Pertamina Patra Niaga melaporkan program MyPertamina Tebar Hadiah 2025 terus mendapat sambutan hangat dari masyarakat di berbagai daerah.
PT Pertamina Patra Niaga mengundi pemenang program tahunan MyPertamina Tebar Hadiah (MTH) 2025 periode I, di SPBU, Cirebon, Jabar, Minggu (20/7).
Dana yang terkumpul akan langsung disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya di sekitar lokasi layanan Pertamina dan Baznas.
Melalui aplikasi MyPertamina, masyarakat dapat menikmati potongan harga hingga Rp300 per liter produk BBM tersebut dari periode Selasa-Senin, 1-7 April 2025, setiap pukul 06.00–20.00 WIB.
Pertamina Patra Niaga hadirkan berbagai penawaran menarik bagi pelanggan Pertamax Series dan Dex Series untuk menyambut Hari Pelanggan Nasional, Rabu (4/9).
Mendukung penanganan bencana pada masa tanggap darurat, BPH Migas memberikan keringanan pembelian solar dan pertalite di Aceh, dengan pembebasan barcode.
Anggota Komisi VI DPR Khilmi meminta masyarakat tidak mudah percaya dengan informasi yang belum tentu kebenarannya seperti kasus Pertalite yang dicampur air di Jawa Timur.
Sejumlah warga di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) yang mengeluh motor rusak setelah diisi Pertalite.
PERTAMINA Patra Niaga Regional Jatimbalinus memperpanjang posko aduan terkait kendaraan yang 'brebet' atau mogok usai mengisi BBM jenis pertalite, hingga 10 November 2025 mendatang.
DPR RI akan memanggil pemerintah dan Pertamina menyusul laporan kendaraan yang mogok atau motor brebet setelah mengisi bahan bakar jenis Pertalite di Jawa Timur.
Upaya menjaga mutu bahan bakar minyak (BBM) dan pelayanan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) terus diperkuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved