Kamis 30 Juni 2022, 19:51 WIB

Ganjar Minta Desa Bentuk Bolo Ternak untuk Tanggulangi PMK

Widjajadi | Nusantara
Ganjar Minta Desa Bentuk Bolo Ternak untuk Tanggulangi PMK

ANTARA FOTO/Maulana S
Dokter hewan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Solo menyuntikkan vaksin untuk sapi

 

GUBERNUR Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta para peternak sapi membentuk tim bolo ternak di tingkat desa, sebagai penyikapan agar wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) dapat ditanggulangi secara cepat dan tepat.

Hal tersebut ditegaskan Ganjar ketika meninjau pelaksanaan vaksinasi PMK hewan ternak sapi di Desa Genengsari, Kecamatan Polokarto, Kamis (30/6). Selain para peternak, dalam konsep bolo ternak ada petugas kesehatan hewan, atau dokter hewan.

Menurut dia, dengan konsep bolo ternak atau jogo ternak di tingkat desa di masa wabah PMK, akan membuat pertolongan dan penyehatan hewan ternak sapi menjadi lebih cepat.

"Jelang Idul Adha ini kan mestinya masa panen (bagi peternak) nggih. Karena itu agar bisa maksimal, maka pengawasan terhadap PMK juga tidak boleh lengah," kata Ganjar di depan para peternak sapi.

Hewan ternak sapi, saran dia, sebaiknya tidak diumbar di luar kandang dan dikelola secara baik, kondisi kandang bersih dan rutin disemprot disinfektan.

Pada bagian lain, terkait sapi untuk kurban Idul Adha 2022, karena masih dalam kondisi PMK, Ganjar mendorong agar disembelih di rumah potong hewan (RPH) dengan disaksikan oleh dokter hewan atau petugas kesehatan hewan.

"Sebaiknya hewan ternak untuk korban dipotong di RPH, disaksikan oleh dokter hewan, jangan di luar," saran Gubernur Ganjar.

Baca juga: Epidemiolog Apresiasi Langkah Sigap Penanganan PMK

Sementara untuk peternak sapi yang menanggung angsuran KUR (kredit usaha rakyat) pada masa wabah PMK, Ganjar juga memberikan perhatian supaya mendapatkan perlakuan khusus dari pihak kreditor bank.

Kepala Dinas Peternakan Bagas Windaryatno menegaskan pihaknya akan membantu meringankan, dengan meminta pihak bank untuk menjadwal ulang angsuran kredit, sehingga peternak tidak mengalami kerugian terlalu banyak.

Ganjar menaruh perhatian besar atas munculnya wabah PMK dengan mendatangkan vaksin darurat dari Prancis, yang kini sudah diterima seluruh daerah di Jawa Tengah.

Di Sukoharjo pun menjadi wilayah perdana untuk vaksinasi PMK, yang langsung dipimpin Mentan Syahrul Yasin Limpo pada dua pekan lalu. Vaksin kedua dilakukan di Desa Genengssri dihadiri Gubernur Ganjar Pranowo.

Secara keseluruhan, wabah PMK menimpa 800 suspect dengan sembuh mencapai di atas 100 ekor sapi, mati 4 ekor. Total populasi sapi di kabupaten terkecil kedua di Jateng ini ada 30.461 ekor. Untuk vaksin darurat dari Prancis ini, Kabupaten Sukoharjo menerima alokasi 1.800 dosis.(OL-5)

Baca Juga

Ist

Lari 7,2 KM dan Ikut Flashmob Jaranan, Cara Atikoh Ganjar Rayakan HUT Jateng

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 12:02 WIB
Siti Atikoh, istri Gubernur Ganjar Pranowo hanyut dalam liak-liuk dan enerjiknya gerakan penari kuda lumping di Lapangan Pancasila,...
Ist/Pemprov Jateng

Sebanyak 1.050 Seniman Meriahkan HUT ke-72 Provinsi Jateng

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 11:55 WIB
Dengan antusias, warga menyaksikan pertunjukan spektakuler seni tradisional jaranan dan gending-gending Jawa bertajuk Gamelan...
MI/Dwi Apriani

Ratusan Perempuan Milenial di Palembang Harapkan Ganjar Pranowo Jadi Presiden

👤Dwi Apriani 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 11:41 WIB
Kegiatan positif selalu menjadi cara Srikandi Ganjar menyatukan para perempuan ke dalam barisan pendukung Ganjar Pranowo Presiden...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya