Senin 27 Juni 2022, 21:06 WIB

PMK Mewabah, Harga Hewan Kurban di Bangka Naik

Rendy Ferdiansyah | Nusantara
PMK Mewabah, Harga Hewan Kurban di Bangka Naik

ANTARA
Ilustrasi

 

PENYAKIT Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternah yang mewabah saat ini berdampak terhadap harga hewan kurban di Bangka, Bangka Belitung. Selain itu permintaan akan hewan kurban pun menurun hingga 50 persen.

Lukman salah satu pedagang hewan kurban kambing di Bangka mengatakan,  PMK mengakibatkan biaya operasional yang dikeluarkan meningkat. Akibatnya, harga hewan kurban naik dibanding tahun-tahun sebelumnya.

"Dari segi operasional untuk mendatangkan hewan kurban ini tentunya lebih mahal karena selain biaya karantina, untuk urusan surat menyurat juga memerlukan biaya, makanya harga kambing juga naik per ekor kurang lebih Rp500 ribu," kata Lukman Senin (27/6).

Ia menuturkan, wabah PMK yang menyerang hewan ternak ini juga turut  membuat minat masyarakat kurban menurun hingga 50 persen dari tahun  sebelumnya.

"Selain segi pasokan yang memang lebih sedikit, minat masyatakat kurban juga turun karena sebagian yang ingin berkurban ini takut," ungkap dia.

Sementara Yusuf pedagang sapi mengatakan selain menjalani karantina, sapi yang ada dikandang miliknya ini juga turut diberi vitamin. "Sapi ini kan sudah datang sebelum lebaran kemarin dan mereka ini dalam kondisi yang sudah dikarantina, namun ditengah kondisi saat ini kita juga tetap lakukan pemberian vitamin apabila kondisi sapi kurang sehat," ucapnya.

Diakuinya, total 27 ekor sapi yang ada dikandang semua dalam kondisi sehat dan tidak ada yang terserang PMK. "Alhamdulillah sehat, kita juga kemarin ada dokter yang juga sudah ngecek langsung sapi. Untuk vaksin sendiri memang tidak dilakukan karena sebelum sapi datang kesini juga telah divaksin," ungkap dia.

Untuk harga ia tak menapik tahun ini harga jual sapi kurban lebih mahal ketimbang tahun sebelumnya. "Sudah ada beberapa yang pesan untuk kurban, tapi jumlahnya masih jauh dari tahun lalu," pungkas dia. (OL-15)

Baca Juga

Dok BPNB Aceh

Potensi Warisan Budaya Tak Benda di Kabupaten Nias Barat Cukup Besar

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 17 Agustus 2022, 20:16 WIB
Usulan warisan budaya Nias yang akan ditetapkan tahun 2023 adalah Famasao Ono Nihalö, Fondrakö, Famözi Göndra,...
dok.Ant

Peringati HUT ke 77 RI: Pengibaran Bendera Di Bawah Laut Cirebon

👤Nurul Hidayah 🕔Rabu 17 Agustus 2022, 20:15 WIB
PERINGATI HUT ke 77 Kemerdekaan Repubik Indonesia (RI), pengibaran bendera merah putih dilakukan di bawah laut Cirebon, Jawa...
ANTARA

Bocah Asal Ende Meninggal Dunia di RSUD Maumere Karena Rabies

👤Gabriel Langga 🕔Rabu 17 Agustus 2022, 20:10 WIB
SEORANG bocah asal Watuneso, Kabupaten Ende, NTT, meninggal dunia akibat rabies di RSUD dr. TC Hillers Maumere, Sikka, Selasa (16/8) malam...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya