Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 29 ekor hewan ternak sapi di Kota Padang, Sumatera Barat, yang tertular penyakit mulut dan kuku (PMK), sudah dinyatakan sembuh.
Kabid Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kota Padang Sovia Hariani mengungkapkan bahwa dari 32 sapi yang positif PMK, 29 ekor sudah sembuh.
"3 ekor sapi yang belum sembuh ini masih memiliki gejala PMK, namun sudah mulai membaik," jelasnya, Kamis (9/6).
Baca juga: Hanya Ternak Sehat yang Bisa Masuk Pasar Hewan
Menurutnya, lebih baik mengetahui kasus positif PMK sejak dini. Sehingga, pedagang berikut konsumen menjadi lebih waspada saat membeli sapi.
"Kemudian kita juga mengontrol sapi yang masuk. Sebab, sapi yang positif PMK ini ini berasal dari luar Padang," imbuh Sovia.
Sebelumnya, terdapat 32 sapi yang berada di kandang Lubuk Begalung dan dinyatakan positif PMK. Adapun sejumlah sapi ini didatangkan dari luar wilayah Padang.(OL-11)

Pemkot Padang dan Kadin Indonesia membangun 10 huntap bagi penyintas bencana November 2025, yang menjadi pertama di provinsi itu.
Polresta Padang kerahkan 600 personel gabungan amankan Ramadan 1447 H. Fokus tekan tawuran, balap liar, dan peringatan larangan Balimau di sungai.
Kondisi saluran irigasi Gunung Nago arah kiri, tepatnya di depan SMA 9 Padang, mengalami pendangkalan serius akibat tumpukan sedimen.
“Saat ini progres sudah mencapai 98%. Tinggal 2% lagi, berupa penutupan U-ditch dan finishing,”
Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus mendorong percepatan penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana alam.
KEBUTUHAN akan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana di Kota Padang terus meningkat seiring berulangnya banjir yang melanda wilayah tersebut.
Satgas PRR Pascabencana Sumatera menargetkan seluruh pengungsi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat keluar dari tenda darurat sebelum Idul Fitri 2026
Rumah Makan Padang Nan Lamak resmi dibuka di Jakarta Selatan. Sajikan rendang dan ayam goreng khas Solok dengan resep autentik Minang dan konsep made-to-order.
Mendagri Tito Karnavian memaparkan skema bansos korban bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar, termasuk bantuan Rp8 juta untuk rumah rusak berat serta Dana Tunggu Hunian Rp1,8 juta.
Syaiful enggan merinci proses penyelidikan yang dilakukan. Ia juga tak menjawab soal apakah ada rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk melacak pelaku.
Selama menjalankan misi kemanusiaan, tim memberikan layanan pemeriksaan kesehatan umum, pengobatan, konsultasi medis, serta edukasi kesehatan bagi warga terdampak.
Bantuan ini menjadi komitmen BUMN sektor kesehatan itu untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses perlindungan kesehatan dasar pada fase darurat bencana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved