Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SUPLAI daging sapi di DIY dijamin tetap aman. Paguyuban Pedagang Daging Sapi (PPDS) Segoroyoso, di Kecamatan Pleret, Bantul, tidak melakukan aktivitas penyembelihan lantaran beberapa pasar hewan tutup karena adanya hewan yang terkena penyakit mulut dan kuku (PMK) di tempat tersebut. Aktivitas penyembelihan sapi berhenti mulai Selasa (31/5) malam hingga Jumat (3/6).
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X menyatakan, suplai daging sapi di DIY tetap terjaga walaupun tidak ada penyembelihan di Segoroyoso. Pasalnya, di tempat-tempat lain masih ada aktivistas penyembelihan hewan ternak. "Yang penting itu bagaimana (PMK) jangan sampai (terjadi) penularan)," terang dia.
Ia menyebut, kasus PMK di DIY masih bisa ditangani dengan baik. "Kan ada kecenderungan seperti di Kulon Progo kemarin itu, bisa kita eliminir untuk tidak meluas," lanjut Sri Sultan.
Sri Sultan pun berpikiran positif, berhentinya aktivitas penyembelihan di Segoyoyoso bentuk kehati-hatian agar hewan yang disembelih benar-benar tidak terinfeksi PMK.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, Sugeng Widodo menyampaikan, pihaknya menanggulangi penyakit mulut dan kuku secara cepat. Ia mencontohkan, penutupan tempat peternakan ataupun pasar hewan langsung dilakukan hingga ternak benar-benar sembuh.
Di sisi lain, lalu lintas ternak akan diperketat. Hewan ternak harus dilengkapi surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) untuk menghindari penyebaran PMK ke daerah yang sehat.
"Kami melibatkan satgas melalui pos lalu lintas ternak dapat dilakukan secara terpadu," kata dia. Pos pemantauan lalu lintas hewan ternak berada di enam titik, yaitu dua titik di Kulonprogo, dua titik di Sleman, dan dua titik di Gunungkidul. (AT/OL-10)
Sudaryono menegaskan harga sapi di kandang peternak saat ini terpantau masih berada di bawah batas acuan yang telah ditetapkan pemerintah.
Kontes Ternak dan Bursa Sapi Potong di Rumah Potong Hewan (RPH) Indihiang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.
Sapi yang dirawat dengan baik akan tumbuh menjadi besar hingga beratnya bisa mencapai 500 kilogram. Ukuran itu dapat memproduksi banyak daging.
Emilia Achmadi, seorang ahli Gizi Olahraga yang merupakan lulusan Universitas Oklahoma, mengungkapkan bahwa kualitas daging sapi lokal dan impor dapat berbeda.
pengorbanan juga bisa dilakukan di lingkup yang paling kecil mulai dari level keluarga bahkan hingga rela berkorban demi bangsa dan negara.
Stok hewan kurban di Sulsel sangat mencukupi tahun ini, dengan ketersediaan sapi, kerbau, dan kambing jauh melebihi kebutuhan masyarakat.
Kunjungan PDHI sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap upaya deteksi dini penyakit mulut dan kuku (PMK) yang tengah diwaspadai menjelang Iduladha.
Menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 H/2025 M, Kementerian Pertanian (Kementan) memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban.
Pemerintah daerah diminta aktif melaporkan hasil pemeriksaan hewan, baik sebelum (antemortem) maupun sesudah pemotongan (postmortem), melalui aplikasi iSIKHNAS.
JELANG Hari Raya Idul Adha, Pemkab Tuban, Jatim, meningkatkan pengawasan mobilitas ternak antarprovinsi.
Pemkab Bandung Barat membentuk Satgas Penanganan PMK yang terdiri dari unsur pemerintah, TNI, Polri, asosiasi peternakan, dan sektor swasta.
Menjelang perayaan Idul Fitri 2025, Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan upaya pengendalian penyakit mulut dan kuku (PMK) tetap berjalan optimal di seluruh Indonesia
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved