Jumat 27 Mei 2022, 15:20 WIB

Pemkab Klaten Usulkan Dr R Soeharto Sebagai Pahlawan Nasional

Djoko Sardjono | Nusantara
Pemkab Klaten Usulkan Dr R Soeharto Sebagai Pahlawan Nasional

MI/DJOKO SARDJONO
Peresmian Jalan Dr R Soeharto di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah

 


PEMERINTAH Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, menetapkan ruas jalan
Gebyok-Jimbung di Kecamatan Kalikotes, menjadi Jalan Dr R Soeharto. Penamaan jalan itu merupakan bentuk penghormatan atas perjuangan putra daerah itu yang kini tengah diusulkan sebagai pahlawan nasional itu.

Almarhum Dr R Soeharto yang merupakan putra Desa Tegalgondo, Wonosari,
Klaten, telah diusulkan oleh  Pemerintah Kabupaten Klaten dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebagai pahlawan nasional. Dokter pribadi Bung Karno dan Bung Hatta itu pernah menduduki jabatan penting di militer dan kementerian.

Untuk mengapresiasi dan menghormati jasa-jasa Dr R Soeharto, Pemkab
Klaten mengabadikan namanya untuk nama jalan sepanjang 2,71 kilometer
dari simpang empat Gebyok sampai simpang tiga Rawa Jombor. Jalan Dr R
Soeharto diresmikan oleh Bupati Sri Mulyani di Balai Desa Jimbung, Jumat (27/5).

Dalam sambutannya, Bupati Sri Mulyani mengaku bangga atas jasa-jasa
almarhum Dr R Soeharto. Putra asli Klaten ini telah diusulkan ke
pemerintah pusat sebagai pahlawan nasional. Usulan pemerintah kabupaten
dan pemerintah provinsi itu sekarang masih diproses di Kementerian
Sosial RI.

Semasa hidupnya, dokter pribadi Bung Karno dan Bung Hatta itu pernah
menduduki jabatan sebagai Kepala Administrasi Militer Pusat di
Kementerian Pertahanan RI, Menteri Perindustrian Rakyat, Menteri
Perdagangan, dan Menteri Urusan Perencanaan Pembangunan Nasional.

"Kita patut bangga, bersyukur, dan terima kasih atas pengorbanan
almarhum Dr R Soeharto yang turut serta membangun Indonesia. Itu patut
teladani. Nah, salah satu wujud bangga kita, yakni nama beliau, Dr R
Soeharto, diabadikan untuk nama jalan dari Gebyok sampai Jimbung,
Kecamatan Kalikotes," ujarnya.

Dijelaskannya, Jalan Dr R Soeharto itu lanjutan dari Jalan Ir Soekarno.
Ini menunjukkan ada keterikatan batin antara Bung Karno dan Dr R
Soeharto. Pun dengan diresmikannya Jalan Dr R Soeharto diharapkan dapat
meningkatkan kunjungan wisatawan ke Objek Wisata Bukit Sidoguro dan Rawa Jombor.

Sementara itu, Dewi Kamaratih, putri Dr R Soeharto, menyampaikan terima
kasih kepada Pemkab Klaten dan Pemprov Jawa Tengah yang mengusulkan
ayahandanya sebagai pahlawan nasional. Selain itu, keluarga merasa
bangga nama Dr R Soeharto dijadikan nama jalan terusan dari Jalan Ir
Soekarno.

"Kami berterima kasih Rama Dr R Soeharto diusulkan sebagai pahlawan
nasional dan namanya dijadikan nama jalan. Selain sebagai penghormatan
atas jasa-jasa almarhum, penamaan jalan itu juga pengikat keluarga besar Dr R Soeharto dengan pemerintah daerah dan masyarakat Klaten," imbuhnya.

Menurut Dewi, Dr R Soeharto meninggal pada 2000 di usia 92 tahun. Semasa hidupnya, dokter pribadi Bung Karno dan Bung Hatta itu juga terlibat dalam pendirian UGM, BNI, IDI, dan bahkan pernah dipercaya pemerintah menangani proyek-proyek mercusuar, seperti Sarinah, Monas, dan Masjid Istiqal.

Syukuran dan peresmian Jalan Dr R Soeharto di Balai Desa Jimbung,
dihadiri Kepala Dinas Sosial Jawa Tengah Harso Susilo, Penjabat
Sementara (Pj) Sekda Jajang Prihono, Asisten I Jaka Purwanto, Kepala OPD Kabupaten Klaten, serta putra-putri dan cucu almarhum Dr R Soeharto yang tinggal di Jakarta. (N-2)

Baca Juga

DOK MI

Ribuan UMKM Tumbuh Di Lamongan Selama Pandemi Covid-19

👤M Yakub 🕔Jumat 30 September 2022, 22:28 WIB
PEMKAB Lamongan, Jawa Timur menyatakan sebanyak 3.015 pengusaha di wilayahnya memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui Sistem Online...
Dok. KEIND

Menkominfo, Menparekraf, dan Gubernur Jateng akan Hadir di Rakernas Perdana KEIND di Solo

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 30 September 2022, 22:02 WIB
Rapat Kerja yang juga dibarengi dengan acara Entrepreneur Summit ini telah mengundang lebih dari 3.000 UMKM dari seluruh Indonesia yang...
DOK Pribadi.

Rumah Pejuang Kanker Peroleh Bantuan Sicepat dan Indonesia Bisa

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 30 September 2022, 22:00 WIB
Rumah Pejuang Kanker Ambu yang berdiri sejak 2009 terus berkembang sehingga kini yayasan itu memiliki empat rumah kanker di Jalan Bijaksana...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya