Selasa 24 Mei 2022, 10:30 WIB

Hasil Panen Padi di Sikka Anjlok Dibanding Tahun Lalu

Gabriel Langga | Nusantara
Hasil Panen Padi di Sikka Anjlok Dibanding Tahun Lalu

MI/Amiruddin AR
Petani sedang memanen padi

 

PARA petani mengeluhkan hasil panen padi tahun ini mengalami penurunan yang drastis. Hasilnya jauh dibanding dengan hasil panen tahun-tahun sebelumnya. Seperti yang dirasakan oleh sejumlah petani yang ada di Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.

Salah satu petani Magepanda, Abidin mengaku turunnya hasil panen padi diakibatkan karena faktor alam. Yang mana, intensitas curah hujan pada musim tanam kemarin tinggi hingga sawah harus kena imbas terserang banjir.

"Faktor cuaca. Dimana, pada saat kita melakukan penyemprotan pupuk di tanamanan tiba-tiba datang hujan hingga membuat banjir. Sehingga pupuk yang kita semprot terbawa oleh banjir. Ini terjadi berulang terus," ungkap Abidin kepada mediaindonesia.com, Selasa (24/5)

Untuk itu kata dia, berdampak pada hasil panen padi tahun ini yang mengalami penurunan yang signifikan. Yang mana, tahun sebelumnya di musim panen ia biasa memperoleh hasil panen sekitar 120 karung gabah. Namun tahun  ini hanya memperoleh 60 sampai 80 karung gabah.

"Ini tahun karena faktor alam yang membuat hasil panen kami turun. Hasil panen turun ini diakibatkan intensitas curah hujan yang tinggi hingga timbulkan banjir. Yang mana usai kita semprot pupuk ditanam padi, tiba-tiba dihajar banjir hingga pupuk harus terbawa air," ucap dia.

Meski begitu, ia mengaku kualitas padi yang dihasilkan tahun terbilang bagus. "Tahun ini hasil padi kurang bagus. Jadi tahun ini kita pasrah saja tetapi kualitas padi tahun ini bagus. Jadi kita berharap masa panen tahun berikutnya bisa lebih meningkat lagi," ujar Abidin ini.

Sementara itu, petani lainnya, Apelinus Mete petani asal Desa Kolisia mengaku hasil panen menurun diakibatkan dikarenakan mereka kesulitan memperoleh pupuk subsidi pada saat musim tanam. "Iya hasil panen padi kita menurun itu karena kami kesulitan pupuk saja. Untuk mendapatkan pupuk sangat sulit terutama pupuk subsidi. Jadi banyak tanaman padi kita tidak disemprot pupuk. Dampaknya tahun ini hasil panen padi kami menurun," pungkas dia. (OL-13)

Baca Juga: Pasar Hewan Tanah Laut Kembali Dibuka Khusus Sapi Lokal

Baca Juga

Dok. Pribadi

Sandiaga Bantu Pemuda di Kulon Progo yang Manfaatkan Limbah Jagung

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 03 Juli 2022, 01:23 WIB
Sandiaga pun berdialog dengan Ade. Sebab, pemuda tersebut bisa memanfaatkan limbah jagung menjadi produk yang...
DOK.MI

3 Tersangka Kasus Korupsi Pembangunan Pagar Puskesmas di NTT Ditahan

👤Palce Amalo 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 23:25 WIB
Anggaran proyek itu bersumber dari Dinas Kesehatan Rote Ndao sebesar Rp1,120...
Dok. Pribadi

Sandiaga Berikan Bantuan Seniman Tari Surakarta Kembangkan Bakatnya

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 23:17 WIB
Dalam kesempatan itu, Dzari mengatakan tarian goleknya belum memiliki musik pengiring. Sebab Dzari terkendala biaya untuk menyewa gamelan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya