Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Jawa Tengah Ganjar Pranowo, menyebut perilaku korup bisa dilakukan siapa saja. Ganjar menilai, korupsi bisa dicegah dengan memberikan contoh-contoh baik dari tingkat paling atas.
Ganjar menyampaikan itu, saat membuka Jambore Nasional Komunitas Penyuluh Anti Korupsi (Kompaksi) se-Indonesia yang digelar di Wisata Goa Kreo, Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati, Semarang, Jawa Tengah, kemarin.
"Bahasa saya, kalau top leadernya tidak tegas, maka yang di bawahnya pasti akan goyah. Tapi kalau di atasnya semuanya tegas, insya Allah yang di bawahnya pasti ikut," ujar Ganjar.
Pada kesempatan ini, Ganjar juga mengajarkan kepada peserta untuk berani dan tegas terhadap segala bentuk perilaku menyimpang, seperti korupsi, kolusi, nepotisme, suap dan lainnya yang merugikan masyarakat.
Hal tersebut bisa dimulai dari pendidikan sejak dini. Jadi, lanjut Ganjar, edukasi anti korupsi tidak harus masuk ke pelajaran dan kurikulum. Tetapi bisa dicontohkan dengan bersikap dan berperilaku jujur dan adil.
"Tadi juga disampaikan arahan, satu melalui sistem pendidikan yang ada. Tidak harus melulu dengan kurikulum khusus tapi bisa diesensikan ke mata kuliah atau mata pelajaran yang ada," tutur Ganjar.
Lebih lanjut, Ganjar juga menyampaikan cara kepemimpinannya selama dua periode menjadi Gubernur Jawa Tengah. Ganjar selama ini selalu tegas dan tidak mentoleransi segala bentuk tindak penyelewengan.
Karena dengan itu, masyarakat akan senang dan bangga dengan kotanya, termasuk pemerintahannya karena tidak ada yang mesti dikhawatirkan di lingkungan birokratnya.
"Minimal pengalaman di Jawa Tengah dan ternyata membikin Aparatur Sipil Negara juga senang. Swasta juga senang karena mereka terlayani dengan baik. Masyarakatnya senang karena tidak ada pungutan atau pungli," ucap Ganjar.
"Kita butuh budaya baru, kita butuh budaya bersih, kita butuh bangun integritas, dilakukan bersama. Kalau mereka bisa berjejaring dan memberi pengalaman pasti sangat memperbaiki kondisi republik ini agar makin bersih," tambah Ganjar. (OL-13)
Baca Juga: Takut Diteror Pendukung Setan Merah, Pogba Batal Membelot ke Manchester City
Prof Totok menekankan pentingnya kolaborasi, integritas, dan semangat kebersamaan dalam membentuk generasi muda yang berkarakter dan berdaya saing.
Jambore ini bukan sekadar ajang tahunan, melainkan pengejawantahan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Kontingen Kalsel menjadi salah satu kontingen terbesar dari Indonesia dalam World Muslim Scout Jamboree 2025 ini
Pada booth WMSJ, pengunjung disambut nuansa khas kepramukaan lengkap dengan atribut, cendera mata, serta petugas berseragam pramuka.
Kegiatan berskala internasional ini digelar di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, pada 9–14 September 2025.
Lebih dari 300 anggota TeRuCI yang hadir bersama sekitar 200 kendaraan dari 32 chapter di seluruh Indonesia.
Penahanan dilakukan setelah penyidik mengantongi minimal dua alat bukti yang sah.
Peneliti Pusat Studi Antikorupsi menilai maraknya kasus korupsi kepala daerah akibat tak ada efek jera dalam penegakan hukum dan hukuman yang rendah
BUPATI Pekalongan Fadia Arafiq mengaku tak sadar telah melakukan tindak pidana korupsi. Ia mengatakan tak punya pengetahuan soal rasuah lantaran berlatar belakang sebagai penyanyi dangdut.
KPK menetapkan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq (FAR) sebagai tersangka kasus dugaan rasuah pengadaan barang dan jasa outsourcing di wilayahnya. KPK menjelaskan modus yang digunakan Fadia
KPK menilai permohonan praperadilan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas tidak tepat sasaran.
Unsur mens rea sangat krusial dalam membedakan korupsi dari kesalahan administrasi biasa
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved