Sabtu 21 Mei 2022, 08:05 WIB

Tips Ganjar Pranowo Cegah Korupsi dan Pungli di Jawa Tengah

Haryanto | Nusantara
Tips Ganjar Pranowo Cegah Korupsi dan Pungli di Jawa Tengah

dok.Humas Pemprov Jateng
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo membuka Jambore Nasional Komunitas Penyuluh Anti Korupsi (Kompaksi) se-Indonesia yang digelar di Wisata Goa K

 

GUBERNUR Jawa Tengah Ganjar Pranowo, menyebut perilaku korup bisa dilakukan siapa saja. Ganjar menilai, korupsi bisa dicegah dengan memberikan contoh-contoh baik dari tingkat paling atas.

Ganjar menyampaikan itu, saat membuka Jambore Nasional Komunitas Penyuluh Anti Korupsi (Kompaksi) se-Indonesia yang digelar di Wisata Goa Kreo, Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati, Semarang, Jawa Tengah, kemarin.

"Bahasa saya, kalau top leadernya tidak tegas, maka yang di bawahnya pasti akan goyah. Tapi kalau di atasnya semuanya tegas, insya Allah yang di bawahnya pasti ikut," ujar Ganjar.

Pada kesempatan ini, Ganjar juga mengajarkan kepada peserta untuk berani dan tegas terhadap segala bentuk perilaku menyimpang, seperti korupsi, kolusi, nepotisme, suap dan lainnya yang merugikan masyarakat.

Hal tersebut bisa dimulai dari pendidikan sejak dini. Jadi, lanjut Ganjar, edukasi anti korupsi tidak harus masuk ke pelajaran dan kurikulum. Tetapi bisa dicontohkan dengan bersikap dan berperilaku jujur dan adil.

"Tadi juga disampaikan arahan, satu melalui sistem pendidikan yang ada. Tidak harus melulu dengan kurikulum khusus tapi bisa diesensikan ke mata kuliah atau mata pelajaran yang ada," tutur Ganjar.

Lebih lanjut, Ganjar juga menyampaikan cara kepemimpinannya selama dua periode menjadi Gubernur Jawa Tengah. Ganjar selama ini selalu tegas dan tidak mentoleransi segala bentuk tindak penyelewengan.

Karena dengan itu, masyarakat akan senang dan bangga dengan kotanya, termasuk pemerintahannya karena tidak ada yang mesti dikhawatirkan di lingkungan birokratnya.

"Minimal pengalaman di Jawa Tengah dan ternyata membikin Aparatur Sipil Negara juga senang. Swasta juga senang karena mereka terlayani dengan baik. Masyarakatnya senang karena tidak ada pungutan atau pungli," ucap Ganjar.

"Kita butuh budaya baru, kita butuh budaya bersih, kita butuh bangun integritas, dilakukan bersama. Kalau mereka bisa berjejaring dan memberi pengalaman pasti sangat memperbaiki kondisi republik ini agar makin bersih," tambah Ganjar. (OL-13)

Baca Juga: Takut Diteror Pendukung Setan Merah, Pogba Batal Membelot ke Manchester City

Baca Juga

Dok. Pribadi

Sandiaga Bantu Pemuda di Kulon Progo yang Manfaatkan Limbah Jagung

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 03 Juli 2022, 01:23 WIB
Sandiaga pun berdialog dengan Ade. Sebab, pemuda tersebut bisa memanfaatkan limbah jagung menjadi produk yang...
DOK.MI

3 Tersangka Kasus Korupsi Pembangunan Pagar Puskesmas di NTT Ditahan

👤Palce Amalo 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 23:25 WIB
Anggaran proyek itu bersumber dari Dinas Kesehatan Rote Ndao sebesar Rp1,120...
Dok. Pribadi

Sandiaga Berikan Bantuan Seniman Tari Surakarta Kembangkan Bakatnya

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 23:17 WIB
Dalam kesempatan itu, Dzari mengatakan tarian goleknya belum memiliki musik pengiring. Sebab Dzari terkendala biaya untuk menyewa gamelan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya