Selasa 17 Mei 2022, 16:55 WIB

Petugas Gagalkan Penyelundupan Ribuan Baby Lobster Senilai Rp3 M Via Bandara Juanda

Heri Susetyo | Nusantara
Petugas Gagalkan Penyelundupan Ribuan Baby Lobster Senilai Rp3 M Via Bandara Juanda

MI/Heri Susetyo.
Konfrensi pers penggagalan penyelundupan baby lobster di Bandara Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur.

 

PETUGAS gabungan berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 30.911 ekor baby lobster melalui Bandara Juanda Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Puluhan ribu bibit lobster itu diperkirakan memiliki nilai Rp3 miliar.

Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi intelijen, bahwa akan ada pengiriman baby lobster dari Surabaya tujuan Singapura, Kamis (12/5) melalui Terminal 2 Bandara Juanda. Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas gabungan dari Satgaspam Bandara Juanda, Bea Cukai, Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, BKIPM Surabaya I, PT Angkasa Pura I (Persero), serta Otoritas Bandara Wilayah III Surabaya melakukan pengawasan pengetatan di pintu keberangkatan penerbangan internasional.

Petugas kemudian mencurigai penumpang berinisial ST beserta barang bawaan berupa koper dan ransel. ST merupakan penumpang pesawat Scoot Air Nomor Penerbangan TR263 tujuan Surabaya-Singapura.

Petugas kemudian melakukan penggeledahan pada ST termasuk barang bawaannya. Ternyata di dalamnya didapati puluhan ribu ekor baby lobster yang hendak diselundupkan ke Singapura.

"Kami mendapatkan 41 kantong benih bening lobster dengan rincian sebanyak 23 kantong disembunyikan di dalam koper dan 18 kantong disembunyikan di dalam ransel," kata Kepala Kanwil Bea Cukai Jatim 1 Padmoyo Tri Wikanto, Selasa (18/5).

Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Surabaya I selanjutnya melakukan penghitungan lebih detail. Hasilnya ada 30.911 ekor baby lobster dari berbagai jenis seperti jenis mutiara  dan baby lobster jenis pasir.

ST yang merusak warga Sidoarjo dijerat pasal 102A Undang-Undang Nomor 17 tahun 2006 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 10 tahun 1995 tentang Kepabeanan. Ancaman pidana penjara paling singkat satu tahun dan paling lama 10 tahun serta pidana denda paling sedikit Rp50 juta dan paling banyak Rp5 miliar. (OL-15)

 

Baca Juga

DOK MI

Cianjur Genjot Vaksinasi Covid-19 Dosis Booster

👤Benny Bastiandy/Budi Kansil 🕔Rabu 06 Juli 2022, 17:59 WIB
CAPAIAN vaksinasi covid-19 dosis ketiga atau booster di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, masih cukup rendah. Bersamaan meningkatnya kembali...
MI/Yose Hendra

Media Indonesia-Unand Sevisi Untuk Kemajuan Bangsa

👤Yose Hendra 🕔Rabu 06 Juli 2022, 17:51 WIB
MGN yang diwakili Media Indonesia bertandang ke lantai IV Rektorat Unand bukan saja melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman, melainkan...
MI/Benny Bastiandy

Bursa Tenaga Kerja Di Cianjur Diserbu Pengunjung

👤Benny Bastiandy 🕔Rabu 06 Juli 2022, 17:47 WIB
PENDAFTAR bursa tenaga kerja di Lapang Prawatasari, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, membeludak, Rabu (6/7). Padahal, lowongan kerja yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya