Senin 16 Mei 2022, 19:15 WIB

Petani Sharp Mapan Hasilkan Kualitas Panen Setara Beras Organik

Mediaindonesia.com | Nusantara
Petani Sharp Mapan Hasilkan Kualitas Panen Setara Beras Organik

DOK Pribadi.
Keberhasilan program di tahap pertama mampu menarik perhatian para petani sekitar untuk ikut bergabung dan mengikuti pendampingan.

 

ISU ketahanan pangan menjadi topik hangat global dan menjadi sorotan beberapa negara termasuk Indonesia pada pertengahan April 2022. Melalui program corporate social responsibility (CSR) berupa pendampingan petani padi, Sharp Indonesia berkontribusi untuk meningkatkan kesejahteraan kelompok tani yang akan berdampak terhadap peningkatan hasil pertanian nasional.  

"Kami melihat isu ketahanan pangan berpotensi memicu permasalahan besar ke depan. Daerah Karawang yang merupakan ring 1 dari perusahaan menjadi salah satu lumbung padi di Indonesia menjadi wilayah yang tepat bagi kami untuk menginisiasi program pendampingan petani dengan memperkenalkan metode penanaman modern. Dibantu dengan penggunaan bibit unggul khusus beras sehat GMP 04, kami harap program ini dapat menjadi upaya dalam mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh pemerintah Indonesia," ujar Andry Adi Utomo selaku National Sales Sr. General Manager Sharp Indonesia. 

Melibatkan ratusan petani yang tergabung sejak awal Juli 2021, program CSR Sharp Mapan menghasilkan lebih dari 85 ton beras di lahan seluas 20 hektare. Pada program pendampingan ini Sharp menyediakan kebutuhan permodalan dan juga operasional petani, pelatihan penggunaan alat pertanian terkini, penyediaan bibit unggul, hingga pupuk yang ramah terhadap lingkungan. Hasilnya, kualitas berasnya setara dengan beras organik atau beras sehat, sehingga meningkatkan harga jual hasil panen. 

Keberhasilan program di tahap pertama mampu menarik perhatian para petani sekitar untuk ikut bergabung dan mengikuti pendampingan di tahap dua ini. Kepala Bidang Pra Sarana dan Sarana Dinas Pertanian Kabupaten Karawang Usmaniah menyampaikan apresiasinya saat pembukaan acara. "Kami sangat berterima kasih atas kepedulian PT Sharp Electronics Indonesia dengan membantu para petani kami. Kami harap program Sharp Mapan dapat menjadi contoh dan dapat diikuti oleh petani lain di sekitar Karawang."
 
Pada pelaksanaannya, Sharp menggandeng yayasan nirlaba Aksi Cepat Tanggap (ACT) selaku fasilitator di lapangan yang didukung oleh Dinas Pertanian Kabupaten Karawang dan Unit Teknis Pelaksanaan Daerah (UPTD) Karawang Timur. Kerja sama dinamis ini menjadi kunci keberhasilan dalam pelaksanaan program yang sudah berjalan selama 10 bulan. "Kami bersyukur bekerja sama dengan Sharp Indonesia yang memiliki kesamaan visi misi untuk membangun lingkungan yang lebih baik melalui tanah pertanian. Melihat hasil panen yang berkualitas, kami juga berharap program ini dapat memberikan dampak positif lanjutan pada fase berikutnya," ujar Sri Eddy Kuncoro selaku Presiden Global Wakaf Aksi Cepat Tanggap.

Adapun fase lanjutan yang dimaksud yaitu pendampingan generasi muda untuk membangun usaha swadaya masyarakat sebagai wadah untuk memperjualbelikan beras hasil Sharp Mapan secara mandiri. Generasi milenial dan Z yang memiliki ketertarikan tinggi terhadap sosial media diberdayakan dan dilatih untuk mempromosikan penjualan beras secara daring. Selain itu, mereka diberikan pembekalan mengenai tata kelola administrasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Baca juga: Kecelakaan Maut di Tol, Sopir Bus Ardiansyah Berpotensi Tersangka

"Program Sharp Mapan mencoba membangun ekosistem UMKM bagi petani yang bertujuan mengimplementasikan Sustainable Development Goals. Dari perspektif keberlangsungan pangan, saat ini kami mencoba memperkenalkan ke generasi muda mengenai dunia pertanian agar mereka tertarik dan dapat jadi petani penerus di masa depan. Sementara dari perspektif ekonomi seluruh penjualan beras dari program ini akan kembali digunakan untuk mendanai program dengan melibatkan masyarakat yang lebih luas," terang Andry.

Pada kegiatan panen raya tersebut, salah seorang perwakilan petani, Udin Tajudin, mengungkapkan opininya mengenai Sharp Mapan. "Saya sangat senang, karena kami telah didampingi dengan baik dan memberikan hasil yang lebih baik. Meskipun harus menyesuaikan dengan beberapa cara baru, seluruh jerih payah kami terbayar dengan hasil panen yang berkualitas." Menurutnya, program sejenis perlu ditingkatkan, sehingga para petani menjadi lebih sejahtera. (RO/OL-14)

Baca Juga

MI/Arnoldus Dhae

Bali Dirikan Posyandu ABG Jaga Kesehatan Generasi Muda

👤Arnoldus Dhae 🕔Selasa 28 Juni 2022, 15:25 WIB
PEMPROV Bali melakukan terobosan di bidang kesehatan dengan program Posyandu anak baru gede (ABG) alias Remaja. Selama ini Posyandu...
ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma

Pendataan Kendaraan Penerima BBM Bersubsidi Dimulai di Yogyakarta, 1 Juli

👤Haryanto, Ardi T Hardi 🕔Selasa 28 Juni 2022, 15:15 WIB
Pendataan tersebut mulai dijalankan per 1 Juli 2022 di 11 kota/kabupaten terpilih, salah satunya di Kota...
MI/Dwi Apriani

Terima 12.200 Dosis, Sumsel Mulai Gencarkan Vaksinasi PMK

👤Dwi Apriani 🕔Selasa 28 Juni 2022, 15:09 WIB
PEMPROV Sumatra Selatan telah menerima distribusi sebanyak 12.200 dosis vaksin untuk mencegah wabah penyakit mulut dan kuku pada sapi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya