Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK mengantisipasi dan menanggulangi penyebaran berbagai virus penyakit terutama Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Cikungunya dalam cuaca yang tidak menentu saat ini, Pemkot Denpasar melalui Dinas Kesehatan memfasilitasi dan bekerja sama dengan Kelurahan Padangsambian melaksanakan kegiatan fogging, Rabu (4/5).
Lurah Padangsambian, Alit Artika mengatakan, kegiatan fogging ini difokuskan di wilayah Gang Buana Listrik, Lingkungan Merta Buana, Kelurahan Padangsambian. "Kegiatan fogging di wilayah kami ini difasilitasi oleh Dinas Kesehatan Kota Denpasar dengan melibatkan serta menerjunkan Koordinator Jumantik yang langsung atensi di lapangan," kata Artika.
Dia mengharapkan dengan melakukan fogging ini dapat menanggulangi penyebaran penyakit, khususnya demam berdarah dan Cikungunya, terutama saat cuaca tidak menentu. Yakni sebentar hujan sebentar panas seperti sekarang.
Selain fogging, Artika juga gencar melakukan sosialisasi agar masyarakat berperan aktif melakukan gerakan 3 M, yakni menutup, menguras dan mengubur barang bekas yang berpotensi sebagai sarang nyamuk. (RS/OL-10)
Fogging bukan solusi utama atasi DBD. WHO dan EPA menegaskan fogging hanya efektif jika dilakukan tepat waktu, terukur, dan dikombinasikan dengan pengendalian lingkungan.
Kasus DBD di Kabupaten Klaten 2025 meningkat. Hingga minggu ketujuh terdapat 142 kasus dan satu kematian.
TIGA kecamatan di Batam, yakni Sekupang, Batu Aji, dan Bengkong menjadi zona merah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) pada awal tahun ini.
Kegiatan fogging di lingkungan Mapolres setempat ini bertujuan untuk mencegah berkembangnya nyamuk Aedes aegypti, penyebab utama DBD.
Kasus DBD dialami oleh semua umur, mulai anak-anak, remaja, hingga orang tua.
Bahaya Demam Berdarah Dengue (DBD) yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti semakin meningkat saat musim hujan.
Case fatality rate (CFR) atau jumlah angka kematian karena demam berdarah dengue (DBD) menurun signifikan dari 2021 di kisaran 0,9%, menjadi 0,4% pada 2025.
Indonesia mencatatkan capaian signifikan dalam upaya pencegahan angka kematian dari kasus demam berdarah (DBD).
KASUS demam berdarah di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, melonjak tajam. Dalam satu bulan sebanyak 157 warga terkena penyakit akibat gigitan nyamuk Aedes aegypti itu.
Pada 2025, tercatat 161.752 kasus Dengue dengan 673 kematian yang tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia.
Cuaca 2026 semakin tak menentu. Simak panduan medis menjaga imunitas tubuh, mencegah penyakit pancaroba, dan tips menghadapi gelombang panas (heatwave).
Kementerian Kesehatan memperkuat kewaspadaan terhadap peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD) di musim hujan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved