Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo dinilai sukses merealisasikan pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh daerah. Hal tersebut mendatangkan pujian dari tokoh sekaligus penggagas terbentuknya Provinsi Sulawesi Barat, Dr Syahrir Hamdani.
Pujian Syahrir itu didasari oleh keberhasilan Jokowi yang tidak hanya membangun di Pulau Jawa. Namun, Presiden ke-7 RI itu mampu mewujudkan kemajuan pembangunan hingga ke pelosok negeri.
"Kemajuan-kemajuan yang saya lihat ini orientasi pembangunan ini tidak lagi terpusat di Jawa, tetapi sudah melebar ke Sumatra, Irian, termasuk Sulawesi Barat," ujar Syahrir. Pemerataan pembangunan ini, menurut Syahrir, akan mampu membawa kesejahteraan untuk masyarakat. Soalnya, ketika akses suatu daerah mudah dijangkau, ongkos produksinya pun bakal lebih murah.
Baca juga: 346 Puskesmas dan 87 Rumah Sakit Disiagakan untuk Jalur Mudik di Sumsel
Kesuksesan Jokowi mewujudkan pemerataan pembangunan disebutnya sebagai kelihaian yang tidak dimiliki oleh pemimpin-pemimpin lain. Itu sebabnya pemerataan pembangunan baru terwujud di era kepemimpinan Jokowi. "Ini seharusnya sudah hadir dari periode-periode sebelumnya. Nah kenapa baru hadir, di situ kelihaian Pak Jokowi," kata Syahrir.
Terakhir Syahrir mengungkapkan rasa apresiasinya terhadap kepemimpinan Jokowi selama hampir dua periode ini. Ia melihat, kebijakan-kebijakan yang telah diambil Jokowi cukup baik untuk kepentingan bangsa dan negara. "Pilihannya (kebijakan) betul-betul dia berpikir untuk Indonesia," tegas Syahrir. (RO/OL-14)
Akankah perlawanan Roy Suryo cs akhirnya bakal kandas nanti?
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak segera memanggil Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) untuk diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi kuota haji 2023-2024.
Langkah ini diambil sebagai bentuk kepastian hukum setelah tercapainya kesepakatan antara pihak-pihak yang berperkara.
Setelah adanya permohonan RJ dari para pelapor dan tersangka, serta mempertimbangkan terpenuhinya syarat keadilan restoratif sesuai ketentuan yang berlaku.
Jokowi disebut menanyakan kapan Eggi berangkat ke Malaysia untuk berobat.
Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan atensi terkait penanganan perkara ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved